Pemprov DKI berencana integrasikan transportasi massal dengan daring
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengintegrasikan transportasi massal dengan transportasi daring atau online. Hal itu dilakukan agar banyaknya transportasi online bisa diefektifkan dengan transportasi umum yang ada di DKI.
"Kami berharap bahwa transportasi online ini bisa menggalang komunitasnya untuk menggunakan transportasi massal lebih baik. Karena proporsional secara persentase jumlah pengguna transportasi online ini memiliki tendensi yang sangat positif untuk menggunakan transportasi massal," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Rabu (1/11).
Adapun bentuk integrasi dua transportasi tersebut adalah berbentuk sistem pengumpan. Transjakarta akan dimanfaatkan sebagai transportasi utama dan transportasi daring akan dipakai sebagai pengumpan.
"Harus dengan sebuah pendekatan yang secara masif ada insentif untuk pengguna transportasi online ini untuk menggunakan transportasi massal untuk menjemput bolanya," jelas Sandi.
Sandi juga sepakat melakukan pertukaran data dengan Uber. Hal itu semata untuk kajian masalah lalu lintas DKI Jakarta.
"Kami sepakat untuk melakukan data sharing. Ke depan kebijakan pemrov semuanya berbasis data dan smart city akan menjadi data agregator tersebut," tandasnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya