Normalisasi Ciliwung, Ahok harus relokasi 5 ribuan kepala keluarga
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama melakukan rapat pembahasan percepatan normalisasi kali Ciliwung dan Sunter. Selain itu, dia juga sempat menyinggung pembangunan Waduk Ciawi.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, setidaknya harus merelokasi 5.000 kepala keluarga untuk menyelesaikan normalisasi Sungai Ciliwung. Dan ini masih terkendala dengan akan ketersediaan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).
"Kita harus pindahin kira-kira 5.000-an KK di Ciliwung. Kita tunggu penyelesaian rumah susun. Tahun ini kira-kira selesai berapa ribu saya lupa," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/3).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengakui, saat ini pihaknya tengah mempercepat pembangunan hunian horizontal tersebut. Namun, dia mengklaim ada beberapa unit rusunawa yang telah siap.
"Tahun ini ada rusun yang jadi. Di Rawa Bebek udah jadi, saya lupa lokasi," tutupnya
Sebelumnya, Ahok mengatakan, Rumah Susun (Rusun) di KS Tubun baru saja selesai dikerjakan. Dia mengungkapkan, rusun tersebut akan diprioritaskan bagi warga Ciliwung yang terkena normalisasi sungai.
Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta sampi saat ini masih belum dapat menyelesaikn normalisasi Sungai Ciliwung lantaran keterbatasan rusun. Alasannya karena normalisasi tidak mungkin berlanjut tanpa melakukan relokasi.
"Sekarang diprioritaskan untuk yang banjir. Hampir semua (rusun)," katanya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya