Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keterisian RS Yarsi Jakarta Sudah Full, Mau Dirawat Harus Tunggu Antrean

Keterisian RS Yarsi Jakarta Sudah Full, Mau Dirawat Harus Tunggu Antrean ilustrasi rumah sakit. Shutterstock/sfam_photo

Merdeka.com - Rumah Sakit Umum YARSI, Jakarta mengaku sudah seminggu ini kebanjiran pasien Covid-19. Direktur Pelayanan Medis RS YARSI, Andi Erlina mengatakan saat ini keterisian tempat tidur di rumah sakitnya sudah penuh.

"Sudah 100-an saat ini," kata Andi Erlina menerangkan jumlah tempat tidur khusus pasien Covid-19 di RS YARSI, saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa (22/6).

Menurut Andi Erlina, karena ketersediaan tempat tidur penuh, para pasien Covid-19 yang hendak dirawat di RS YARSI mesti menunggu antrean. Ia mengatakan antrean secara keseluruhan mencapai 20 orang.

"Lebih 20 karena beberapa kami arahkan untuk bisa isoma (isolasi mandiri) dulu dengan tetap konsumsi obat, kontrol, tapi kalau ada keluhan harus segera ke RS," ucap Andi.

Andi pun mengkhawatirkan kondisi fisik dan psikis para tenaga kesehatan di sana. Bagaimana tidak, menurutnya para tenaga kesehatan di RS YARSI mesti berjibaku siang malam demi menjaga kondisi para pasien tetap stabil.

"Untuk saat ini yang dikhawatirkan selain paparan terhadap virus, juga ada kelelahan. Mengingat mereka harus APD lengkap selama berdinas, jumlah SDM yang terbatas dengan jumlah beban kerja yang meningkat," ucap Andi.

Demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan, Andi mengaku pihaknya melakukan dukungan sejumlah hal. Baik itu berupa dukungan fisik agar karyawan tetap bugar, juga dukungan mental.

"Kerja sama tim, support untuk kesehatan karyawan, support psikis mereka dan beberapa hal lainnya kami lakukan agar semua tetap semangat dalam memberikan pelayanan," pungkas Andi.

Reporter: Yopi MSumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP