FOTO: Penampakan Sesaknya Permukiman di Jakarta, Salah Satu Kota Terpadat se-Asia Tenggara

Berdasarkan data BPS pada 2023, rata-rata kepadatan penduduk di Jakarta mencapai 16.146 per km persegi. Sementara, Jakarta Pusat menjadi wilayah paling padat.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Penampakan Sesaknya Permukiman di Jakarta, Salah Satu Kota Terpadat se-Asia Tenggara
Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2024). (©Merdeka.com/Arie Basuki)
Permukiman padat di Jakarta
Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2024). ©Merdeka.com/Arie Basuki

Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2024). Jakarta merupakan salah satu kota terpadat di Asia Tenggara.

Permukiman padat di Jakarta
Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2024). ©Merdeka.com/Arie Basuki

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023, rata-rata kepadatan penduduk di Jakarta mencapai 16.146 per km persegi.

Permukiman padat di Jakarta
Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2024). ©Merdeka.com/Arie Basuki

Sementara, Kota Jakarta Pusat menjadi wilayah paling padat di Provinsi Jakarta. Jumlah kepadatannya mencapai 22.061 jiwa per km persegi pada 2023.

Permukiman padat di Jakarta
Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2024). ©Merdeka.com/Arie Basuki

Tingginya angka kepadatan penduduk di Jakarta menimbulkan berbagai persoalan. Salah satunya adalah permasalahan sosial, seperti tingkat pengangguran.

Permukiman padat di Jakarta
Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2024). ©Merdeka.com/Arie Basuki

Selain itu, kepadatan penduduk ini juga memperburuk kondisi kemacetan di Jakarta. Pada 2023, hasil riset TomTom International menunjukkan indeks kemacetan DKI Jakarta naik dari peringkat ke-46 menjadi posisi ke-29 kota termacet di dunia.

Permukiman padat di Jakarta
Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2024). ©Merdeka.com/Arie Basuki

Kemacetan itu kerap terjadi pada jam-jam sibuk, yakni ketika orang-orang berangkat dan pulang kerja.

Permukiman padat di Jakarta
Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2024). ©Merdeka.com/Arie Basuki

Dari tingginya angka kemacetan, lalu timbul persoalan lain. Yaitu, kualitas udara di Jakarta yang memburuk.

Permukiman padat di Jakarta
Pemandangan rumah-rumah warga yang penuh sesak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2024). ©Merdeka.com/Arie Basuki

Kualitas udara di Jakarta beberapa kali tercatat menjadi yang terburuk di dunia. Pada Agustus 2023 lalu, Pemprov DKI Jakarta sampai mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para aparatur sipir negara (ASN) untuk menekan tingkat polusi udara.

Rekomendasi