DPRD DKI Usul Lahan Perumda Pasar Jaya Dibuat Rusun: Kenapa Kita Harus Beli Tanah

Pras menilai, pembangunan tersebut tak akan membuang anggaran secara sia-sia. Sebab, anggaran yang dikeluarkan hanya satu kali untuk membangun rusun.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
DPRD DKI Usul Lahan Perumda Pasar Jaya Dibuat Rusun: Kenapa Kita Harus Beli Tanah
Proyek rumah susun. shutterstock

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengusulkan tanah Perumda Pasar Jaya dibangun rumah susun sekaligus pasar. Nantinya, pasar bisa dibuat di lantai dasar rusun dan bagian atas sebagai hunian.

"Tanah kita sudah banyak, kita fungsikan yang betul. Pasar Jaya itu banyak asetnya, besar-besar. Kenapa kita harus beli tanah? Bangun itu rumah susun, pasar di bawah, rumah susun di atas dan masyarakat di situ enggak akan lari," kata Pras dalam sambutan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2024 Jakarta Selatan, Kamis (16/3).

Pras menilai, pembangunan tersebut tak akan membuang anggaran secara sia-sia. Sebab, anggaran yang dikeluarkan hanya satu kali untuk membangun rusun.

"Dari pada uang itu beli dua kali, kerugiannya dua kali, pembuangan anggarannya besar-besar juga. Beli tanah, bangun. Nah kita punya tanah tinggal bangun saja ke atas," tambah Pras.

Pras juga meminta pasar tersebut dibangun seperti Pasar Modern BSD yang menjual berbagai makanan dan kondisi pasar yang selalu bersih.

"Kita fungsikan jadi pasar modern seperti BSD. Bersih. Kenapa kita nggak mencontoh tetangga?" ujar Pras.

Menanggapi usulan Pras, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi menyambut baik usulan tersebut. Namun, ia berujar akan melakukan perencanaan terlebih dahulu sebelum merealisasikan rusun itu.

"Itu masih anggaran 2024. Jadi perlu perencanaan dulu. Nanti dilihat yang pas, pantas untuk dibangun itu," kata Heru kepada wartawan.

Rekomendasi