Babi Hutan Berkeliaran di Pejaten Pasar Minggu Bikin Heboh Warga, Begini Penjelasan Pemkot Jaksel

Pihak Sudin KPKP memastikan tidak ada peternakan babi di Jakarta Selatan (Jaksel).

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Babi Hutan Berkeliaran di Pejaten Pasar Minggu Bikin Heboh Warga, Begini Penjelasan Pemkot Jaksel
Babi Hutan Berkeliaran di Pejaten Pasar Minggu Bikin Heboh Warga, Begini Penjelasan Pemkot Jaksel (Merdeka.com)

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan menegaskan belum ada larangan beternak babi di Jakarta menyusul video viral di Instagram @wargajakarta.id yang memperlihatkan seekor babi yang dikejar warga di kawasan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/6).

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Irawati Harry Artharini menjelaskan, babi dalam video itu merupakan babi hutan, bukan babi ternak. Pihak Sudin KPKP memastikan tidak ada peternakan babi di Jakarta Selatan (Jaksel).

"Jakarta tidak melarang, tapi memang tidak ada yang beternak," kata Irawati saat dihubungi di Jakarta, Senin (16/6), seperti dikutip dari Antara.

Dia menegaskan, babi dalam video itu merupakan babi hutan, bukan babi ternak. Pihak Sudin KPKP memastikan tidak ada peternakan babi di Jakarta Selatan (Jaksel).

Sebelumnya memang ada tempat penampungan hewan sementara (shelter) di kawasan Pejaten tersebut. Namun babinya telah dilepaskan ke habitat.

"Itu babi hutan, bukan untuk diternakan. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi karena sudah dibawa keluar Jakarta dan dilepaskan ke habitatnya," kata dia.

Seorang warga bernama Titi memberikan kesaksiannya melihat seekor babi berkeliaran di sekitar lokasi tersebut. "Saya lihat ada satu babi, tapi saya takut enggak berani keluar," kata Titi kepada wartawan.

Sejumlah warga mengaku resah dengan adanya "shelter" hewan di Pejaten yang diduga menampung babi hutan di dekat permukiman warga.

Rekomendasi