Anies Bertolak ke Palu Cek Bantuan Pemprov DKI untuk Korban Gempa Bumi dan Tsunami

Jumat, 14 Juni 2019 19:28 Reporter : Merdeka
Anies Bertolak ke Palu Cek Bantuan Pemprov DKI untuk Korban Gempa Bumi dan Tsunami anies baswedan. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan melakukan kunjungan kerja ke Palu, Sulawesi Tengah, (Sulteng). Kunjungan kerja itu dalam rangka memeriksa langsung bantuan dari pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulteng pada September 2018 lalu.

"Iya betul (ke Palu), melihat bantuan dari Pemprov, bantuan hibah yang bencana," kata Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri DKI Jakarta, Muhammad Mawardi, saat dihubungi wartawan, Jumat (14/6).

Mawardi menjelaskan, Anies berangkat ke Palu pagi hari ini. Dia dijadwalkan akan kembali ke Jakarta pada Sabtu besok (15/6).

Namun tidak ada Pelaksana Harian (Plh) Gubernur DKI karena Anies hanya melakukan perjalanan luar kota selama satu hari. "Karena hanya satu hari, jadi nggak ada (Plh), besok pulang, besok siang pulang," jelasnya.

Anies mengatakan, kedatangannya guna meninjau langsung pemanfaatan bantuan diberikan pemerintah Pemprov DKI Jakarta untuk korban bencana di Palu. Dia turut menyampaikan bela sungkawa serta komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk berkontribusi memulihkan daerah yang terdampak bencana.

"Komitmen kita adalah sebisa mungkin turun tangan kalau ada bencana, sehingga kami menyiapkan anggaran yang memungkinkan, serta sudah dikoordinasikan dengan berbagai pihak," kata Anies dalam keterangan tertulisnya.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menganggarkan bantuan sebesar Rp 60 miliar. Hal ini berdasarkan permohonan bantuan keuangan yang diajukan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah kepada Gubernur DKI Jakarta melalui Surat Nomor 360/460/BPBD tanggal 29 September 2018.

Menurut Anies, dana tersebut merupakan wujud dari kontribusi warga Jakarta dalam meringankan beban para korban bencana di Palu, Donggala, dan Sigi.

"Saya ingin menampilkan kondisi before after usai bantuan itu didistribusikan, agar mereka (warga Jakarta) memiliki perasaan sebagai satu saudara, sebangsa, dalam memulihkan bencana. Kami bersyukur, Palu dan Sulteng pulih dengan cepat," ujar Anies.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menyatakan, bantuan Rp 60 miliar dari Pemprov DKI Jakarta telah secara tepat dimanfaatkan untuk fokus kepada satu sektor. Yakni untuk akses jalan ke berbagai desa yang terkena dampak gempa, tsunami, serta longsor.

"Saya sampaikan terima kasih atas semua bantuan Pemprov DKI Jakarta. Saya arahkan bantuan itu pada satu sektor tertentu, yakni perbaikan jalan dari Palu, Donggala, dan Sigi," ujar Longki.

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Tengah, Syaifullah Djafar menjelaskan, keseluruhan dana yang masuk telah dianggarkan ke dalam APBD 2019 dengan dibagi menjadi dua tahap. Yaitu tahap tanggap darurat dan tahap rehabilitasi.

"Pada tahap tanggap darurat fokus menyambung akses jalan antar desa, antara lain Jalan Kalawara-Kulawi sepanjang 18 kilometer dan Poros Pinembani sepanjang 11 kilometer. Sementara itu, tahap rehabilitasi akan fokus pada perbaikan jalan-jalan di kota Palu, Donggala, dan Sigi," pungkas dia.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Anies Baswedan
  2. Pemprov DKI
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini