Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok: Kalau Pak Anies jadi gubernur enggak normalisasi, bohong dia

Ahok: Kalau Pak Anies jadi gubernur enggak normalisasi, bohong dia Anies tinjau lokasi banjir Cipinang. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama angkat bicara terkait aksi pesaingnya, calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan blusukan ke lokasi banjir di Cipinang. Saat blusukan, Anies mempertanyakan soal program normalisasi sungai yang mandek selama 3 tahun.

Basuki atau biasa disapa Ahok yakin, Anies Baswedan akan melakukan hal yang sama untuk meminimalisir banjir Jakarta. Yakni melakukan normalisasi sungai dan otomatis menggusur rumah warga yang ada di bantaran sungai.

"Kalau Pak Anies diizinkan Tuhan jadi gubernur DKI, kalau dia enggak lakukan normalisasi seperti yang saya lakukan, bohong dia itu. Berani taruhan kita. Bener enggak?" ujar Ahok setelah mengunjungi korban banjir di wilayah Bukit Duri, Jakarta Selatan, Senin (20/2).

Menurutnya, siapapun gubernur DKI nanti, pasti akan melakukan normalisasi sungai. Jika tidak melakukan itu, sama saja tidak bekerja untuk meminimalisir banjir Jakarta.

"Siapapun jadi Gubernur kalau dia enggak lakukan normalisasi pasti dia enggak kerja. Kamu pilih banjir atau normalisasi? Jadi kalau dibilang satu pihak enggak mau normalisasi, satu pihak enggak mau banjir, saya enggak tahu ilmu dari mana itu."

Ahok mengatakan, selama ini pihaknya melakukan normalisasi sungai dan berimbas pada penggusuran. Namun ada pihak-pihak yang membawa kebijakannya ini ke ranah politis.

"Tanya sama Pak Iskandar (Kepala BBWSCC, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Kementerian PUPR), dulu untuk kerja waduk bertahun tahun enggak diladenin. Bener enggak Pak Iskandar? Sekarang tanya sama pak Iskandar, gubernur mana yang cepat untuk beliau kerja? Tapi begitu saya kerja cepet dibilang apa? Dibilang enggak manusiawi gusur orang. Ya politik lah," sindir Ahok.

Sebelumnya, Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunjungi Cipinang Melayu, Jakarta Timur, salah satu lokasi terdampak banjir.

Dengan jaket merah, Anies menemui warga yang rumahnya terendam banjir hingga sekitar 1 meter. Anies mempertanyakan mandeknya program normalisasi sungai sehingga banjir kembali melanda perumahan warga di Cipinang.

"Masa mandek 3 tahun. 3 tahun mandek, apa sebabnya saya belum tahu tapi laporannya 3 tahun berhenti," ucap Anies, Senin (20/2).

Menurut mantan menteri pendidikan itu, berhentinya program normalisasi sungai bukan karena permasalahan anggaran sebagai kendala utama. Oleh sebab itu, jika terpilih menjadi gubernur, Anies akan segera menangani permasalahan banjir.

"Saat ini saya belum menjadi gubernur jadi belum bisa berbuat langsung. Tapi satu hal yang pasti coba nanti dilihat rencana tahun 2014 kenapa tidak terlaksana," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP