Sensasi Unik Berenang di Mata Air Cikandung Sumedang, Kolamnya Jernih dan Ada di Tengah Sawah

Unik, pemandian alam di Sumedang i ini berada di tengah sawah.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Sensasi Unik Berenang di Mata Air Cikandung Sumedang, Kolamnya Jernih dan Ada di Tengah Sawah
Jernihnya air di sini bikin siapaun betah berlama-lama bernenang. (© 2024 merdeka.com)

Unik, pemandian alami ini berada di tengah sawah

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Berendam di mata air kawasan pegunungan mungkin sudah biasa. Namun bagaimana jika kolam pemandian alami berada di tengah sawah? Sensasi unik ini bisa dirasakan di mata air Cikandung, Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Setiap akhir pekan kawasan ini selalu dipadati pengunjung hingga luar daerah. Mereka merasa penasaran dengan wisata kolam alami ini yang keberadaannya persis di tengah sawah.

Walau bukan di tengah-tengah pegunungan, namun kondisi air yang mengalir tetap jernih dan segar, dengan pemandangan hijau wilayah Gunung Tampomas.

“Air di sini jernih banget, dan di sini kalian bisa merasakan sensasi berenang dikelilingi sawah,” kata ambassador pariwisata Jawa Barat, Aldy, mengutip Instagram Disparbud Jabar

Air jernih hingga dasar kolam terlihat
© 2024 merdeka.com

Selain dikelilingi sawah, daya tarik lain dari wisata ini adalah airnya yang jernih dan jauh dari cemaran sampah.

Bahkan saking beningnya, bagian dasar kolam yang merupakan bebatuan berpasir bisa terlihat dari luar kolam. Ini tentu membuat siapapun yang berenang menjadi nyaman.

“Sumpah ini kabita pisan (senang sekali) berenang di sini, yang nggak bisa renang jangan khawatir karena bisa menyewa ban,” tambahnya

Selain berenang, di sini juga tersedia sajian kuliner tradisional Sunda lotek, dan warung-warung kopi. 

Menikmati secangkir kopi hangat yang dijajakan warga sekitar, sembari memandang kolam dan persawahan syahdu jadi salah satu cara untuk healing di mata air Cikandung.

Kolamnya sendiri terbilang aman bagi anak-anak karena hanya memiliki kedalaman sekitar 60 sampai 70 sentimeter.

Bisa sewa tikar untuk keluarga
© 2024 merdeka.com

Selain penyewaan ban, pengelola juga menyewakan tikar untuk keluarga yang berlibur di sini. Tikar bisa digunakan untuk botram atau makan bersama dalam rangka piknik.

Walau banyak warung jajanan, pengelola juga tidak melarang pengunjung membawa makanan dari luar selama bisa ikut menjaga kebersihan.

“Fasilitas disini baru bisa menyediakan penyewaan ban untuk berenang anak-anak, penyewaan tikar, dan warung-warung jajanan serta UMKM kerajinan tangan warga,” terang pengelola, Asep Suryapudin, mengutip sumedangkab.go.id.

Walau sempat diterpa musim kemarau yang panjang, namun sumber air di Cikapundung tidak pernah habis.

Keberadaannya di tengah sawah juga tidak membuat kawasan tersebut menjadi panas dan gersang karena berada di kaki bukit dan Gunung Tampomas.

“Jadi memang kekeringan belum pernah, dan hanya menyusut saja. Semoga ke depan bisa bertambah lagi fasilitasnya seperti gazebo dan lainnya,” katanya

Tiket Mata Air Cikandung hanya Rp2 ribu per orang
© 2024 merdeka.com

Selain nyaman dikunjungi, kawasan wisata ini juga punya harga tiket yang sangat terjangkau. Pengunjung akan dikenakan biaya Rp2 ribu per orang.

Biaya ini di luar biaya sewa tikar yakni Rp10 ribu dan ban, yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk menikmati liburan di lokasi.

Untuk biaya parkir pengunjung akan dikenakan biaya Rp2 ribu untuk sepeda motor dan Rp5 ribu untuk roda empat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selesai berwisata, pengunjung bisa berburu tahu Sumedang hangat, kicimpring maupun ubi Cilembu sebagai buah tangan yang menarik untuk keluarga.

Rekomendasi