Festival buah mangga diselenggarakan di Dusun Bojongroreng, Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Rabu (19/10) kemarin. Festival itu diselenggarakan oleh pemerintah setempat. Dalam festival itu terhitung ada 22 jenis mangga lokal dipamerkan.
Konsep lapak tradisional dibuat di lokasi festival. Lapak-lapak itu terbuat dari kayu beratapkan daun kering, dengan puluhan mangga yang ditata secara rapi. Kepala Desa Putridalem, Endah Hendrawati mengatakan, mangga yang ditampilkan merupakan hasil produksi para petani di Bojongroreng, juga desa sekitar di Kecamatan Jatitujuh, Majalengka.
“Di sini memang terdapat lahan kebun mangga seluas 80 hektare,” kata Endah, mengutip ANTARA.
Advertisement
22 Mangga Mejeng di Festival Bojongroreng
22 mangga yang ditampilkan merupakan varian khas dari wilayah Kabupaten Majalengka. Seperti mangga cengkir, harummanis, gedong gincu, Erwin, kuni, bapang, golek dan beragam jenis mangga lainnya.
Endah mengatakan, diselenggarakannya festival ini merupakan upaya promosi dari Dusun Bojongroreng, Desa Putridalem. Pemerintah ingin mengenalkan wilayah tersebut sebagai sentra produksi mangga dengan banyak varian.
“Jadi saya mendorong agar festival ini sebagai salah satu promosi kami bahwa di Putridalem terdapat komoditas mangga yang cukup banyak,” terang Endah.
Advertisement
Pengunjung Bisa Mencicipi Ragam Olahan Mangga
Selain berbentuk buah utuh, Festival Mangga Bojongroreng juga mengenalkan ragam pilihan produk olahan yang dibuat dari bahan mangga murni. Olahan itu berupa selai mangga, dodol mangga, keripik, kerupuk mangga, sambal mangga sampai sirup mangga.
Untuk sekali panen, para petani mampu mengumpulkan hingga satu ton mangga dari satu pohon. Mangga-mangga tersebut memiliki rasa yang manis dan segar serta terjaga kualitasnya karena langsung dari pohon.
“Jadi untuk varian yang ditanam di sini terdapat sekitar 17 varian, namun yang ditampilkan berjumlah 22 varian dengan varian lainnya yang berasal dari desa-desa sekitar,” lanjut Endah.
Advertisement
Dapat Apresiasi dari Kemenperin
Terlaksananya festival ini mendapat apresiasi dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Bahkan Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (Ikma) Reni Yanita, ikut meninjau dan mencicipi langsung beragam olahan mangga di sana.
“Dusun Bojongroreng saat ini tengah mengadakan festival mangga, di mana ini harus disebarkan sebagai upaya promosi demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakatnya,” katanya.
Acara itu juga dimeriahkan oleh sejumlah perlombaan dengan hadiah menarik. Selain itu ada juga apresiasi seni khas Kabupaten Majalengka sebagai identitas di desa tersebut.