Unggulnya Gula Aren Asli Lebak, Bersertifikasi Halal dan Baik bagi Penderita Diabetes

Produksi gula aren di kawasan Lebak, merupakan yang terbesar di Provinsi Banten, hingga mencapai ribuan ton per bulan. Sasaran penjualannya telah tersebar ke berbagai daerah di Tanah Air.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Unggulnya Gula Aren Asli Lebak, Bersertifikasi Halal dan Baik bagi Penderita Diabetes
Pembuatan gula aren di Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. ©2021 Youtube Arsan Baduy/editorial Merdeka.com

Gula aren telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, sebagai produk unggulan daerah. Pengukuhan itu berdasarkan keuntungan penjualan yang mampu mendongkrak ekonomi masyarakat.

Produksi gula aren di kawasan Lebak, merupakan yang terbesar di Provinsi Banten, hingga mencapai ribuan ton per bulan. Sasaran penjualannya telah tersebar ke berbagai daerah di Tanah Air.

"Kami terus mendorong agar produksi gula aren mampu meningkatkan kesejahteraan dan dapat mengatasi kemiskinan," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa di Lebak, Senin (21/3), dilansir dari ANTARA.

Omzet Pelaku Usaha Capai Rp96,65 Miliar per Tahun

Kawasan Lebak memiliki sentra kebun aren yang tersebar dari Kecamatan Sobang, Cijaku, Cigemblong, Cihara, Malingping, Panggarangan, Bayah, Cilograng, Cibeber, Leuwidamar, Cirinten, Muncang, dan Lebak Gedong.

Menurut Imam, produsen gula aren saat ini tercatat sebanyak 5.815 unit dengan omzet yang menembus angka Rp96,65 miliar per tahun. Dari situ pemerintah daerah juga terus membina pelaku usaha gula aren agar tumbuh dan berkembang karena dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami optimalkan pembinaan dan pelatihan agar produksi gula aren bisa bersaing pasar," katanya.

Baik Bagi Penderita Diabetes dan Bersertifikat Halal

Produksi gula aren di Kabupaten Lebak, lanjut Imam, telah dikembangkan sesuai permintaan pasar. Beberapa variannya seperti varian cetak yang dikenal gula aren cetak, dan gula aren bubuk yang disebut gula aren semut.

Produk gula aren asal Kabupaten Lebak kebanyakan dijadikan sebagai bahan baku pemanis dari campuran minuman, makanan, aneka kuliner, hingga olahan sirup.

Bahkan gula aren asal Kabupaten Lebak juga cocok bagi penderita diabetes melitus karena tidak terpapar bahan kimia di seluruh perkebunan aren yang tersebar.

"Semua pelaku usaha gula aren diberikan sertifikasi halal juga sertifikasi organik secara bertahap guna menembus pasar nasional hingga ekspor," katanya.

Tembus Pasar Korea Selatan

Senada, Ketua Kelompok Usaha Bersama (Kube) Mitra Mandala, Kabupaten Lebak, Anwar Aan mengatakan jika pihaknya mengembangkan produksi gula aren dan gula semut melalui pemanfaatan pohon aren yang melimpah.

Produksi gula aren dan gula semut yang dikembangkan melalui perkebunan sendiri telah mencapai 170 hektar dengan jumlah petani 148 orang.

Produk gula aren kelompok Kube juga dipasok ke berbagai daerah, bahkan hingga diekspor ke Korea Selatan dan Australia melalui perusahaan eksportir.

"Produksi gula aren di sini dapat menggulirkan uang dari hasil pengembangan usaha hingga ratusan juta rupiah per bulan," katanya.

 

Rekomendasi