Kenali Perbedaan Brown Sugar dan Gula Aren, Jangan Sampai Tertukar

Keberadaan gula sebagai pemanis sudah berlangsung sejak dulu, di mana saat ini penggunaannya semakin meningkat seiring kemunculan berbagai varian makanan yang menggunakan gula sebagai bahan dasarnya.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Kenali Perbedaan Brown Sugar dan Gula Aren, Jangan Sampai Tertukar
Ilustrasi gula aren. © Waras Sehat

Keberadaan gula sebagai pemanis sudah berlangsung sejak dulu, di mana saat ini penggunaannya semakin meningkat seiring kemunculan berbagai varian makanan yang menggunakan gula sebagai bahan dasarnya. Salah satu gula yang banyak digunakan untuk minuman dan makanan saat ini adalah brown sugar. Banyak yang beranggapan brown sugar sama dengan gula aren.

Bahkan anggapan tersebut kerap membuat orang keliru saat hendak membeli atau menggunakan kedua jenis gula tersebut. Jika kamu juga bagian dari orang yang bingung membedakan antara brown sugar dan gula aren, tentu kamu tak sendirian sebab di luar sana tak sedikit yang masih kesulitan membedakan keduanya.

Maka dari itu, berikut ini informasi lengkap mengenai perbedaan brown sugar dan gula aren, jangan sampai tertukar telah dirangkum merdeka.com melalui fimela.com.

Brown Sugar

Brown sugar merupakan gula yang terbuat dari tebu. Namun, brown sugar diberi sirup molase saat proses pembuatannya sehingga warnanya jadi lebih cokelat.

Warna cokelat brown sugar mulai dari warna terang hingga warna cokelat tua. Gula ini berbentuk butiran kristal atau pasir dan sangat mirip dengan gula pasir.

Rasa brown sugar manis dengan aroma karamel yang khas. Ini bisa digunakan untuk pemanis kue hingga minuman.

Gula Aren atau Palm Sugar

Sementara sesuai namanya, gula ini terbuat dari nira pohon aren. Gula aren umumnya berbentuk padat seperti gula jawa. Tapi beberapa penjual telah menghaluskan gula aren sehingga bentuknya halus seperti gula pasir. Dibandingkan brown sugar, gula aren memiliki warna yang cokelat pekat. Tekstur gula aren kasar dan padat.

Untuk rasa, gula aren memiliki rasa yang sangat manis dan aromanya khas seperti air nira. Banyak orang menggunakan gula aren untuk bumbu masakan tradisional mulai dari gudeg, semur dan baceman. Gula aren juga sering digunakan untuk saus kue tradisional Jawa, dicampur di adonan kue serta dibuat pemanis aneka wedang tradisional Jawa.

Rekomendasi