Mengenal Penyakit Paget, Gangguan yang Muncul pada Proses Regenerasi Tulang
Merdeka.com - Penyakit Paget adalah jenis penyakit tulang kedua yang paling umum terjadi setelah osteoporosis. Penyakit ini adalah gangguan yang terjadi pada proses regenerasi tulang, di mana tubuh menyerap tulang lama dan membentuk tulang baru yang tidak normal.
Pada proses regenerasi umumnya, tulang yang lama akan diserap oleh sel tulang yang disebut osteoklas dan digantikan dengan sel tulang yang baru oleh sel osteoblas. Pada penyakit Paget, osteoklas lebih aktif daripada osteoblas. Sehingga, jaringan tulang lebih banyak diserap daripada dibentuk.
Proses ini dapat menyebabkan tulang yang lemah, rapuh, nyeri tulang, radang sendi, kelainan bentuk, dan patah tulang. Banyak orang dengan penyakit Paget tidak menyadari bahwa mereka mengidapnya, karena gejalanya yang ringan atau tidak terdeteksi.
Jika seseorang dengan penyakit Paget mengalami patah tulang, mungkin akan butuh waktu lama untuk sembuh karena kesalahan dalam proses regenerasi tulangnya.
Penyebab Penyakit Paget
Para peneliti belum bisa menetapkan secara pasti penyebab penyakit Paget. Dikutip dari Medical News Today, penyakit Paget sendiri tampaknya merupakan penyakit turunan dalam keluarga. Menurut American College of Rheumatology, lebih dari satu anggota keluarga memiliki kelainan pada 30 persen kasus.

© scienceunraveled.com
Dugaan lain adalah bahwa gangguan tersebut mungkin terjadi karena infeksi virus campak yang dialami di masa kanak-kanak. Studi terbaru mengemukakan bahwa campak dapat mengubah mekanisme pembentukan tulang, yang mengarah ke penyakit Paget.
Namun, para peneliti belum menemukan hubungan yang jelas antara virus dan penyakit Paget.
Bukti menunjukkan bahwa jumlah orang dengan penyakit Paget telah menurun selama 25 tahun terakhir. Beberapa ilmuwan telah menghubungkan peningkatan vaksinasi di banyak negara dan mengakibatkan penurunan jumlah penderita campak dengan penurunan tingkat penyakit Paget.
Gejala Penyakit Paget
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit Paget karena tidak merasakan gejala. Mereka mungkin juga salah mengira jika gejala yang muncul sebagai kelainan tulang lainnya, seperti radang sendi.
Gejala paling umum yang terjadi berhubungan dengan nyeri tulang atau sendi. Gejala lain termasuk pembengkakan sendi, nyeri tekan, atau kemerahan pada kulit yang menutupi area yang terkena penyakit Paget. Beberapa orang baru menyadari presentasi penyakit Paget setelah mengalami patah tulang pada tulang yang melemah.
Penyakit Paget paling sering terjadi di bagian tulang berikut:
Banyak saraf utama dalam tubuh berjalan melalui atau di sepanjang tulang, sehingga pertumbuhan tulang yang tidak normal dapat menyebabkan tulang menekan atau merusak saraf, sehingga memicu rasa sakit.
Komplikasi
Meski prospek orang yang menderita penyakit Paget umumnya baik, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya, termasuk:
Pengobatan Penyakit Paget
Tidak semua orang dengan penyakit Paget memerlukan pengobatan, tetapi jika ada gejala, atau jika tes menunjukkan bahwa pengobatan diperlukan, pengobatan lini pertama biasanya adalah bifosfonat. Dan mungkin juga dengan meresepkan vitamin D dan kalsium sebagai suplemen.
Bifosfonat adalah obat yang membantu mengurangi kerusakan tulang yang tidak teratur. Orang yang menerima bifosfonat juga perlu mempertahankan kadar vitamin D dan kalsium yang memadai.
Office of Dietary Supplements (ODS) merekomendasikan bahwa setiap orang harus mengonsumsi 1.200 miligram (mg) kalsium dan setidaknya 600 International Unit (IU) vitamin D sehari antara usia 51 dan 70 tahun.
Orang yang berusia lebih dari 70 tahun harus meningkatkan asupan vitamin D menjadi 800 IU sehari. Dokter juga merekomendasikan peningkatan paparan sinar matahari, karena ini meningkatkan kemampuan tubuh untuk membuat vitamin D.
Ambil bifosfonat oral dan suplemen kalsium setidaknya 2 jam terpisah, karena kalsium dapat mengurangi penyerapan bifosfonat. Bifosfonat dan kalsium dapat melindungi bagian tulang yang lebih lemah yang menyebabkan deformitas dan berisiko tinggi patah tulang.
Namun, seseorang dengan penyakit Paget yang sebelumnya pernah mengalami batu ginjal harus berkonsultasi jika ingin meningkatan asupan kalsium dan vitamin D dengan dokter. Pembedahan mungkin diperlukan jika penyakit Paget menyebabkan deformitas tulang yang signifikan atau patah tulang.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya