Kecamatan di Bandung Ini Berhasil Turunkan Angka Stunting Lewat 1 Butir Telur, Begini Caranya

Dengan kekompakan warga, masalah stunting di Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung ini bisa diatasi

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Kecamatan di Bandung Ini Berhasil Turunkan Angka Stunting Lewat 1 Butir Telur, Begini Caranya
Kecamatan di Bandung Ini Berhasil Turunkan Angka Stunting Lewat 1 Butir Telur, Begini Caranya (Merdeka.com)

Dengan kekompakan warga, masalah stunting di Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung ini bisa diatasi.

Stunting masih menjadi persoalan kompleks di berbagai daerah. Namun, dengan kekompakan warga, masalah stunting di Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung ini bisa diatasi. 

Cara mengatasinya cukup sederhana hanya dengan sedekah 1 butir telur. 

Masalah pertumbuhan ini memang menjadi perhatian oleh warga di sana.

Sebab jika tidak ditangani akan berpengaruh ke masalah kesehatan dan kebutuhan gizi di masa pertumbuhan.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kiranya, cara ini bisa ditiru di tempat lain, sebagai upaya kolaboratif dari berbagai pihak mulai dari masyarakat, Puskesmas sampai pemerintah setempat.

Berbagi Lewat Satu Butir Telur
Dok. Istimewa

Sedekah telur dijalankan melalui kesadaran warga setempat untuk memberikan satu butir telur.

Satu butir telur disepakati lantaran dirasa tidak mahal. Walau begitu, kandungan proteinnya sangat tinggi dan dapat membantu menurunkan angka stunting.

“Kami berinovasi dengan gerakan satu butir telur. Alhamdulillah, program ini sudah berjalan baik," ujar Camat Buahbatu Edi Juhendi, mengutip bandung.go.id.

Adapun gerakan sedekah telur ini dijalankan dengan cara mengumpulkan satu butir per warga di tiap RW. Telur yang terkumpul banyak, kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan, demi mengatasi kondisi stunting.

Secara resmi, Kecamatan Buahbatu menamakan kegiatan ini dengan “Gerakan Sedekah Satu Butir Telur”.

“Masyarakat di setiap RW mengumpulkan satu butir telur. Meskipun harganya tidak begitu mahal, kandungan proteinnya yang tinggi bisa membantu menurunkan angka stunting,” ucapnya.

Kegiatan positif ini kemudian dilaporkan berhasil. Sebanyak 50 balita dikabarkan telah terbebas dari kondisi stunting, usai diberi bantuan telur secara berkala oleh kader Posyandu.

Menurut pihak Kecamatan Buahbatu, kolaborasi bisa menunjang kesehatan dan kebutuhan warga yang benar-benar membutuhkan.

Melalui gerakan ini, serta dukungan dari tim Puskesmas, Kecamatan Buah Batu diharapkan bisa terus membantu menurunkan angka stunting sehingga anak-anak yang tumbuh bisa menjadi generasi sehat dan cerdas di masa depan. 

Mengedukasi Calon Pengantin
Dok. Istimewa

Selain menjalankan gerakan sedekah satu butir telur, keseriusan Kecamatan Buahbatu untuk mengatasi stunting juga terlihat dari kegiatan penyuluhan kepada calon pengantin.

Lewat para calon pengantin ini, penyampaian informasi untuk kesehatan keluarganya di masa depan kelak bisa terwujud dan menyambut Indonesia Emas 2024.

Selain itu, ibu-ibu yang datang ke Posyandu juga biasa menabung kencleng alias memasukan uang receh ke wadah yang disediakan. Nantinya, uang tersebut bisa bermanfaat untuk membantu menjalankan program penanganan stunting di Kecamatan Buahbatu.

“Kami menandatangani MOU dengan Puskesmas. Calon pengantin yang ingin menikah akan mendapatkan sertifikat setelah diberikan edukasi tentang cara merawat anak dengan baik dan memberikan gizi yang cukup," tambahnya.

Rekomendasi