Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Harian Tertinggi Jabar, Ini 4 Fakta Klaster Baru di Secapa AD Bandung

Kasus Harian Tertinggi Jabar, Ini 4 Fakta Klaster Baru di Secapa AD Bandung Secapad Ad. Penhumas Secapaad Ad ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa hari yang lalu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Berli Hamdani mengatakan, jika institusi pendidikan kenegaraan, Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di kawasan Hegarmanah, Kota Bandung, dinyatakan menjadi klaster baru penyebaran virus corona atau Covid-19.

Menurut Berli, seperti yang dikutip dari Liputan6 menjelaskan, jika kepastian tersebut berdasarkan dari hasil dari pelaksanaan tes usap (swab test) di Kota Bandung. Tes dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat.

Hasilnya, sekitar 1.262 orang dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 dari kawasan sekolah perwira angkatan darat yang berlokasi di Jalan Hegarmanah No.152, tersebut.

"Institusinya saat ini baru yang teridentifikasi baru di Secapa. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan mulai dari rapid tes kemudian dari hasil rapid tes sudah di tes swab oleh tim Kesdam (Kesehatan Daerah Militer)," kata Berli dalam konferensi pers di Bandung.

Menjadi Fokus Pemda Jabar

konferensi pers terkait new normal di jawa barat

Humas Jabar ©2020 Merdeka.com

Berli menyampaikan, hal tersebut telah menjadi perhatian serius oleh Pemerintah Daerah Jabar. Tak hanya dilakukan pengetesan swab, tim Gugus Tugas juga sudah meminta para siswa di Secapa untuk melakukan isolasi mandiri. Ditambah dengan dilakukan penyemprotan disinfektan di wilayah sekitar sekolah.

Dari sekitar 1.262 siswa yang terkonfirmasi positif, 17 di antaranya ada yang dirawat di Rumah Sakit Dustira dan RSPAD Gatot Subroto, sisanya menjalani karantina mandiri. Saat ini, kasus yang dianggap klaster baru tersebut sudah dilaporkan ke Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar).

"Jadi, terakhir ada 105 dari 126 penambahan kasus itu dari Secapa. Itu bukan rapid tapi swab," ucapnya.

Telah Ditangani Pihak Militer

kepala staf angkatan darat ksad jenderal tni andika perkasa

©2020 Merdeka.com

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad mengatakan, jika saat ini penanganan kasus positif Covid-19 di Secapa AD yang diumumkan sebagai klaster baru di Jawa Barat telah ditangani langsung oleh pihak militer dari Mabes TNI AD atau Kesehatan Daerah Militer (Kesdam).

Penenanganan tersebut dilakukan melalui proses pelacakan hingga penerapan kebijakan protokolernya.

"Saya kira bahwa penanganan itu ditangani langsung oleh pihak TNI AD, termasuk pelacakan dan tindak lanjutnya juga sebagaimana kemarin sudah disampaikan oleh Pak Gubernur dan kami masih konfirmasi terus mengenai hal ini (klaster)," kata Daud dalam jumpa persnya beberapa waktu lalu

Daud juga menambahkan jika Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III/Siliwangi Kolonel Inf FX, pihaknya akan mengungkapkan seluruh teknis penanganan. Keterangan tersebut disampaikan secara lengkap, akan diumumkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, pada Sabtu (11/7) siang.

Dilakukan Tracing Terhadap Aktivitas Para Siswa

Saat ini pemprov telah melakukan tracing atau tracking terhadap para siswa yang positif tersebut, dengan memantau riwayat aktivitas terakhir. Tim juga mengontak para keluarga hingga melakukan tindakan preventif seperti karantina wilayah.

“Kita bisa mengambil kesimpulan, bahwa potensi pertambahan kasus Covid-19 di Jabar masih besar dan bertambah dalam waktu waktu yang akan datang. Oleh karena itu penting melakukan tracing dan tracking, terhadap keluarga dan testing kepada para kontak terakhir pasien,” kata Berli.

Akan Diberlakukan PSBM di Kawasan Hegarmanah

Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) Bandung akan segera melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di wilayah Hegarmanah sebagai tindak lanjut dari munculnya paparan Covid-19 di Secapa TNI AD. Hal itu sesuai dengan rekomendasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Kami akan laksanakan arahan pak gubernur. Saya mengintruksikan Gugus Tugas Kota Bandung untuk adakan rapid test dan penelusuran kepada warga sekitar, Saya belum bisa sampaikan apakah besok atau lusa. Akan saya rapatkan dengan gugus tugas secepatnya” ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. dilansir dari laman resmi Humas Pemkot Bandung.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP