7 Manfaat Olahraga untuk Otak, Tingkatkan Daya Ingat hingga Cegah Demensia
Merdeka.com - Tidak hanya baik untuk otot dan tulang, berolahraga juga dapat menjaga kesehatan otak Anda. Manfaat olahraga dapat meningkatkan kesehatan kognitif Anda, seperti membantu berpikir, belajar, memecahkan masalah, dan mengatur keseimbangan emosional. Selain itu, juga dapat meningkatkan daya ingat dan mengurangi kecemasan atau depresi.
Tetapi Anda tidak harus menjadi ahli kebugaran untuk mendapatkan manfaatnya. Setiap olahraga yang Anda lakukan sudah dapat membantu. Tidak peduli usia atau tingkat kebugaran Anda, aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, kesehatan otak, dan kualitas hidup.
Selain meningkatkan kesehatan otak, olahraga secara teratur juga dapat mengurangi risiko penurunan kognitif, seperti demensia. Satu studi menemukan bahwa penurunan kognitif hampir dua kali lebih umum terjadi di antara orang dewasa yang tidak aktif bergerak dibandingkan dengan mereka yang aktif bergerak.
Berikut ini, kami akan menyampaikan apa saja manfaat olahraga untuk otak yang dilansir dari webmd.com.
Meningkatkan Daya Ingat

©Shutterstock/Peshkova
Manfaat olahraga untuk otak yang pertama adalah untuk membantu meningkatkan daya ingat Anda. Latihan aerobik seperti berjalan atau jogging dapat membantu hippocampus otak Anda tumbuh.
Bagian ini terkait dengan memori dan pembelajaran. Selain itu, olahraga juga dapat memperlambat penyusutan hippocampus yang dapat menyebabkan kehilangan memori seiring bertambahnya usia.
Membantu Atasi Depresi dan Kecemasan
Manfaat olahraga untuk otak yang kedua adalah untuk mengatasi depresi dan kecemasan. Latihan aerobik meredakan gejala depresi dan kecemasan dengan sangat baik, dan dokter atau terapis Anda mungkin juga menyarankannya sebagai pengobatan.
Bisa jadi karena olahraga memperlambat kerusakan dan pemecahan sel-sel otak. Mungkin perlu berbulan-bulan untuk mendapatkan manfaat penuh, jadi biasakan untuk aktif berolahraga.
Membuat Otak lebih "Fleksibel"
Manfaat olahraga untuk otak yang ketiga yakni untuk membuat otak lebih fleksibel. Neuroplastisitas adalah kemampuan otak Anda untuk berubah ketika Anda belajar dan mengalami hal-hal baru.
Otak yang lebih muda umumnya lebih baik daripada yang lebih tua dalam melakukan hal ini, tetapi mereka yang seusia dapat memiliki kapasitas yang sangat berbeda. Para ilmuwan percaya baik latihan aerobik dan latihan beban dinilai membantu membuat otak lebih fleksibel.
Membantu Menghindari Demensia
Manfaat olahraga untuk otak yang keempat yaitu untuk mencegah demensia. Orang yang tidak banyak berolahraga lebih rentan terkena penyakit Alzheimer dan bentuk demensia lainnya. Itu sebagian karena olahraga membantu mencegah banyak hal yang terkait dengan demensia, seperti kegemukan, diabetes, tekanan darah tinggi, dan depresi.
Membantu Aliran Darah
Manfaat olahraga untuk otak yang kelima yaitu membantu darah untuk mengalir ke otak. Latihan aerobik membantu darah untuk sampai ke otak Anda. Ini sebagian karena olahraga membuat jantung dan pembuluh darah lebih kuat, dari pembuluh yang lebih besar yang membawa darah ke kepala hingga pembuluh mikro kecil di otak Anda.
Pembuluh darah yang kuat dianggap dapat membantu menghentikan penumpukan plak yang terkait dengan demensia. Para ilmuwan juga percaya aliran darah yang kuat membantu menyehatkan otak dengan cara memperlambat penurunan mental.
Membantu Menghubungkan Sel-sel Otak

dementiatalk.net
Manfaat olahraga untuk otak yang berikutnya yakni untuk membantu menghubungkan sel-sel otak. Penelitian menunjukkan olahraga meningkatkan kemampuan Anda untuk mengatur dan menafsirkan informasi, dan bertindak dengan cara yang masuk akal, ini adalah sesuatu yang disebut "fungsi eksekutif."
Hanya satu sesi latihan yang dapat memulai prosesnya. Dalam jangka panjang, olahraga dinilai dapat mengubah struktur materi putih di otak Anda dengan cara yang membantu sel-sel otak terhubung.
Membantu Tidur
Manfaat olahraga untuk otak yang terakhir adalah untuk membantu seseorang tidur nyenyak. Olahraga dapat membantu Anda menjaga suasana hati tetap seimbang, bersantai sebelum tidur, dan membangun siklus tidur-bangun yang sehat (ritme sirkadian).
Efek otak yang tepat tidak selalu jelas, tetapi orang yang berolahraga lebih banyak cenderung mendapatkan banyak "gelombang lambat" dalam tidur, yaitu jenis tidur nyenyak yang membantu merevitalisasi otak dan tubuh Anda.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya