Mengutip dari WebMD, kacang merah kaya akan nutrisi seperti protein, serat, zat besi, dan mineral.
Namun demikian, proses memasak kacang merah tidaklah mudah. Sedikit kesalahan dalam memasaknya dapat membuat teksturnya menjadi keras.
Tidak perlu khawatir, pemilik kanal YouTube Sajian Bunda memiliki metode khusus untuk membuat kacang merah menjadi empuk.
Menariknya, teknik ini hanya membutuhkan satu alat dan tidak menggunakan baking soda. Berikut ulasan lengkapnya pada Minggu (09/06/2024).
Advertisement
Advertisement
Tahap pertama yang harus dilakukan adalah mencuci kacang merah dengan air mengalir sampai bersih.
Selain mencegah kemungkinan paparan bahan kimia, langkah ini juga membantu mengurangi kadar garam pada kacang merah.
Advertisement
Advertisement
Masukkan satu liter air ke dalam panci dan tambahkan kacang merah.
Rebus kacang merah tersebut hingga mendidih dengan panci tertutup. Setelah mendidih, biarkan rebusan selama tiga puluh menit.
Advertisement
Advertisement
Setelah mendidih selama tiga puluh menit, matikan kompor. Biarkan panci dalam keadaan tertutup dan tunggu hingga rebusan hangat tanpa membuka penutupnya.
Pastikan lubang pada tutup panci tertutup agar panas tetap terjaga di dalam panci.
Advertisement
Advertisement
Setelah rebusan kacang merah menjadi hangat, lanjutkan perebusan dengan api sedang selama dua puluh menit.
Sebenarnya, pada tahap ini, kacang merah sudah cukup lunak, tetapi akan lebih lembut jika direbus kembali.
Advertisement
Advertisement
Setelah mengalami proses perebusan selama dua puluh menit, langkah selanjutnya adalah mematikan kompor dan mengangkat penutup panci.
Terlihat bahwa kacang merah telah mencapai tingkat keempukan yang diinginkan dan bahkan jadi lumer. Selain itu, warna air rebusan kacang merah juga semakin mendalam menjadi merah pekat.
Advertisement
Agar kacang merah empuk saat dimasak, rendamlah dalam air semalaman.
Saat memasaknya, gunakan metode 5-30-7 untuk memasaknya dengan efisien dan cepat.
Advertisement
Sebaiknya buang air rebusan kacang merah. Karena kacang merah mengandung senyawa lectin dan oligosakarida, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan dan perut kembung saat dikonsumsi.
Advertisement
Jika tidak diproses dengan baik, kacang merah dapat memiliki tekstur keras dan masih mengandung zat beracun.
Menurut Live Strong, lektin phytohaemagglutinin yang terdapat dalam kacang merah dapat menjadi racun jika tidak diolah dengan benar.
Advertisement
Perendaman bertujuan untuk melunakkan biji dan mencegah pertumbuhan bakteri pembusuk selama fermentasi.
Bakteri dalam air akan memulai proses fermentasi kulit biji.
Advertisement
Merendam kacang dalam waktu yang cukup lama akan menghasilkan kadar air yang sesuai untuk memasak secara efisien dan merata, tanpa risiko pecah atau kehilangan nutrisi.
Menurut California Dry Bean Board, meskipun merendam kacang semalaman, nutrisi kacang tidak akan larut dalam air perendaman.