Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Situs Bersejarah Thailand, Ayutthaya Siap Terima Turis Kembali

Situs Bersejarah Thailand, Ayutthaya Siap Terima Turis Kembali Ayutthata, Thailand. ©Pixabay/bertomic

Merdeka.com - Setelah pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah selama berbulan-bulan, situs bersejarah Ayutthaya sudah siap menerima pengunjung kembali. Kawasan kota lama Ayutthaya kembali dibuka akhir pekan lalu. Sejumlah situs bersejarah dan kuil di sana bakal segera menyambut wisatawan.

Dikutip dari The Thaiger, Senin, 25 Mei 2020, pembukaan pembatasan itu diharapkan memulihkan kembali ekonomi Thailand yang selama ini bergantung kepada pariwisata. Pejabat setempat berharap setidaknya turis domestik bisa kembali berwisata dan diperkirakan berjalan mulai Juni mendatang.

ayutthata thailand

©Pixabay/BondSupanat

Gubernur Ayutthaya mengatakan provinsinya kini aman dari virus corona dengan tak ada catatan infeksi baru dalam sebulan terakhir. Total, terdapat delapan kasus Covid-19 di provinsi tersebut dengan satu di antaranya meninggal dunia.

Untuk mencegah terjadinya gelombang kedua, para pengunjung destinasi wisata itu harus menaati peraturan yang berlaku, seperti memakai masker, menggunakan hand sanitizer, mengecek suhu tubuh, dan menjaga jarak. Dari beberapa destinasi, kuil Budha Wat Phanan Choeng dan Wat Yai Chai Mongkhon merupakan yang paling banyak dikunjungi turis pada akhir pekan lalu.

ayutthata thailand

©Pixabay/KPG_2016

Ekonomi Thailand pada dasarnya dikontribusi oleh sektor pariwisata. Namun, penutupan perbatasan dan pembekuan penerbangan internasional, kecuali untuk penerbangan repatriasi telah membuat industri pariwisata di negeri itu tumbang.

Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) memprediksi jumlah turis asing menurun hingga 65 persen pada tahun ini. Tetapi, dampaknya terhadap industri ini akan lebih tinggi.

ayutthata thailand

©Pixabay/sasint

Presiden Dewan Pariwisata Thailand mengatakan kepada Bangkok Post bahwa lebih dari 3000 bisnis yang berkaitan dengan pariwisata telah mengajukan permintaan utang. Jumlahnya mencapai 12,7 miliar baht. Tetapi, sejauh ini hanya 36 kasus yang bernilai 87,2 juta baht yang disetujui.

Saat ini, negeri gajah putih itu sedang membenahi sektor travel domestik setelah pandemi dengan memulai kampanye berjudul 'We Love Thailand'. Presiden TCT mengatakan pembukaan kembali destinasi wisata dan bisnis untuk turis domestik akan memberi perpanjangan hidup bagi operator travel.

Reporter: Dinny MutiahSumber: Liputan6.com

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP