Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal, Tanaman Herbal Beragam Khasiat

Simak panduan lengkap cara menanam pegagan dalam pot dangkal, mulai dari persiapan hingga perawatan optima, di artikel ini.

Miranti
Oleh Miranti - Reporter
Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal, Tanaman Herbal Beragam Khasiat
Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated

Ingin menghadirkan tanaman herbal kaya manfaat di rumah meski dengan lahan terbatas? Cara menanam pegagan dalam pot dangkal menjadi solusi ideal untuk Anda. Pegagan, atau Centella asiatica, dikenal luas karena khasiat obatnya dan kemampuannya tumbuh subur dengan perawatan yang relatif mudah.

Artikel ini akan memandu Anda melalui setiap tahapan budidaya pegagan, mulai dari persiapan awal hingga tips perawatan agar tanaman Anda tumbuh sehat dan produktif di kebun mini Anda. Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dilansir merdeka.com dari berbagai sumber, Kamis (6/8/2026).

Persiapan Penting Sebelum Menanam Pegagan

Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated
Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal. AI Generated

Sebelum memulai proses cara menanam pegagan dalam pot dangkal, beberapa persiapan krusial perlu diperhatikan demi memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal.

  • Memilih Wadah Tanam yang Ideal

Pegagan memiliki sistem perakaran yang dangkal dan cenderung menyebar secara horizontal melalui stolon. Oleh karena itu, pemilihan pot yang lebar dan dangkal sangat disarankan. Pot dangkal akan memberikan ruang yang cukup bagi stolon untuk menjalar dan membentuk anakan baru. Selain itu, pot jenis ini juga membantu mencegah pembusukan akar akibat genangan air.

Menurut Plantiary, jika Anda ingin menikmati keindahan pegagan tanpa membuatnya mengambil alih halaman, tanaman ini tumbuh sangat baik di pot lebar dan dangkal atau keranjang gantung. Senada, PictureThis juga menyarankan untuk memilih pot yang lebar dan dangkal karena pegagan memiliki sistem akar yang dangkal.

  • Racikan Media Tanam Terbaik

Pegagan menyukai tanah yang lembap namun memiliki drainase yang baik. Campuran media tanam yang ideal adalah tanah, pupuk kandang atau kompos, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1 atau 2:1 (tanah dan pupuk kandang). Penambahan perlite atau vermiculite juga dapat meningkatkan aerasi dan drainase tanah. Penting untuk memastikan pH tanah sedikit asam hingga netral, yaitu sekitar 5.5 hingga 7.0.

Kompas.com menyarankan langkah menyiapkan media tanam dengan mencampurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Sementara itu, Plantiary menyebutkan bahwa tanah yang ideal untuk tanaman ini adalah campuran lumut gambut, pasir, dan tanah liat.

  • Menentukan Bibit Unggul Pegagan

Perbanyakan pegagan umumnya dilakukan secara vegetatif menggunakan stolon atau tunas anakan, karena pertumbuhan dari biji cenderung lebih lambat. Pilihlah stolon terbaik dari induk yang sudah tua dan bebas hama penyakit, dengan minimal dua calon tunas. Stolon ini dapat disemai terlebih dahulu selama 2-3 minggu di polybag kecil dengan media tanam campuran tanah dan pupuk organik, diletakkan di tempat teduh dan disiram setiap hari.

 

Proses Penanaman Pegagan di Pot

Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated
Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated

Setelah semua persiapan selesai, ikuti langkah-langkah berikut untuk menanam pegagan di pot dangkal Anda:

  • Isi Pot dengan Media Tanam: Masukkan media tanam yang sudah disiapkan ke dalam pot dangkal hingga hampir penuh.
  • Buat Lubang Tanam: Buat lubang tanam kecil pada media tanam yang sudah terisi.
  • Tanam Bibit Pegagan: Masukkan bibit pegagan, baik stolon maupun anakan, ke dalam lubang tanam. Jika menggunakan stolon, pastikan bagian yang akan berakar tertanam dengan baik.
  • Tutup dan Padatkan Tanah: Tutup kembali lubang dengan tanah dan padatkan perlahan di sekitar pangkal bibit. Jarak tanam antar bibit di pot bisa sekitar 5-10 cm. Kompas.com juga memaparkan langkah serupa, yaitu membuat lubang tanam, memasukkan bibit, lalu menutupnya kembali dengan tanah.

Penyiraman yang Tepat untuk Pegagan

Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated
Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated

Pegagan menyukai kelembapan tinggi dan tanah yang selalu lembap, tetapi penting untuk tidak membiarkannya tergenang air. Siram tanaman secara rutin, terutama saat musim kemarau atau jika kelembapan udara rendah. Penyiraman bisa dilakukan dua kali sehari menggunakan semprotan.

Plantiary menyarankan untuk menjaga tanah tetap lembap secara konsisten, namun tidak tergenang air. Direktorat Jenderal Hortikultura juga menambahkan bahwa "Pegagan menyukai kelembapan yang tinggi. Kelembapan relatif diatas 60% akan mendukung pertumbuhan yang baik."

Kebutuhan Cahaya Matahari

Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated
Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated

Pegagan dapat tumbuh baik di tempat yang teduh sebagian hingga sinar matahari penuh. Namun, tanaman ini lebih menyukai sinar matahari tidak langsung atau tersaring. Penting untuk menghindari paparan sinar matahari sore yang terik karena dapat menyebabkan daun gosong.

 

Strategi Pemupukan Efektif

Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated
Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated

Untuk mendukung pertumbuhan pegagan yang subur, berikan pupuk organik atau kompos setiap 6-8 minggu. Pupuk cair seimbang (N-P-K 10-10-10) juga dapat diberikan setiap bulan selama musim tanam, yaitu musim semi dan panas. Pastikan tanah dalam kondisi lembap saat pemupukan untuk mencegah akar terbakar. Disarankan menggunakan pupuk organik atau kompos setiap 6–8 minggu untuk mendorong pertumbuhan yang rimbun.

Perawatan Rutin Agar Pegagan Subur

Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated
Ilustrasi Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal/AI Generated

Selain penyiraman dan pemupukan, beberapa perawatan lanjutan akan membantu pegagan Anda tumbuh lebih optimal:

  • Pemangkasan Teratur: Pangkas daun yang mati atau menguning secara teratur untuk mendorong pertumbuhan tunas baru dan menjaga bentuk tanaman. Pemangkasan juga membantu mencegah kepadatan yang berlebihan pada pot.
  • Repotting (Penggantian Pot): Pindahkan pegagan ke pot baru setiap 2-3 tahun, atau ketika pot lama sudah terlalu kecil. Lakukan penggantian pot pada awal musim semi. Pilihlah pot yang sedikit lebih besar, namun tetap mempertahankan bentuk dangkalnya.
  • Pengendalian Hama: Perhatikan potensi serangan hama seperti kutu daun atau siput. Tangani hama ini secara alami jika diperlukan untuk menjaga kesehatan tanaman.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Pegagan dalam Pot Dangkal

1. Mengapa pot dangkal direkomendasikan untuk menanam pegagan?

Pot dangkal direkomendasikan karena pegagan memiliki sistem perakaran yang dangkal dan menyebar melalui stolon, sehingga pot yang lebar dan dangkal memberikan ruang yang cukup untuk pertumbuhannya.

2. Media tanam seperti apa yang paling cocok untuk pegagan di pot?

Media tanam yang paling cocok adalah campuran tanah, pupuk kandang/kompos, dan sekam dengan drainase baik namun tetap lembap, serta pH sedikit asam hingga netral (5.5-7.0).

3. Bagaimana cara memperbanyak pegagan untuk ditanam di pot?

Pegagan paling efektif diperbanyak secara vegetatif menggunakan stolon atau tunas anakan dari tanaman induk yang sehat.

4. Berapa sering pegagan perlu disiram saat ditanam di pot?

Pegagan perlu disiram secara rutin untuk menjaga tanah tetap lembap, namun hindari genangan air. Penyiraman bisa dilakukan dua kali sehari, terutama di musim kemarau.

Rekomendasi