Agar bisa menikmati manfaat dan cita rasa maksimal dari daging sapi, proses pembersihan harus dilakukan dengan benar.
Banyak orang masih salah paham mengenai cara mencuci daging sapi. Berdasarkan informasi dari pusat kesehatan Universitas Ohio, mencuci daging sapi justru dapat memindahkan bakteri ke wastafel dan peralatan lain yang terkena cipratan air.
Namun, tidak perlu khawatir. Seorang pengguna Instagram dengan akun @ammaizzal membagikan cara efektif untuk membersihkan daging sapi melalui metode yang disebutnya blansir. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dirangkumnya pada Rabu (26/06/2024).
Advertisement
Advertisement
Blansir merupakan teknik merebus daging sapi untuk membersihkan kotoran yang menempel.
Rebus daging sapi dalam air mendidih selama tiga menit, lalu bolak-balik daging menggunakan capitan agar kotoran terangkat sempurna.
Advertisement
Advertisement
Setelah direbus selama tiga menit, angkat daging sapi dengan capitan dan pindahkan ke baskom.
Buang air rebusan yang sudah bercampur dengan kotoran dari daging sapi.
Advertisement
Advertisement
Karena daging sapi sudah direbus, kotorannya telah hilang. Jadi, daging bisa dicuci dengan air dingin untuk memastikan daging tidak panas lagi.
Advertisement
Advertisement
Setelah dibilas dengan air dingin, buang sisa air cucian dari baskom. Daging sapi kini bebas dari kotoran dan bau amis, siap diolah dengan berbagai bumbu.
Advertisement
Sebelum dimasak, sangat penting untuk memastikan daging sapi kurban dalam keadaan bersih. Ini dikarenakan kemungkinan terjadinya kontaminasi bakteri saat proses penyembelihan.
Beberapa orang memilih untuk tidak mencuci daging ini agar kualitasnya tetap baik.
Advertisement
Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa membersihkan permukaan daging mentah dengan larutan asam seperti cuka atau jus lemon lebih efektif mengurangi jumlah bakteri dibandingkan dengan hanya menggunakan air biasa.
Advertisement
Jika daging sudah terlalu lama dicuci, jeruk nipis bisa menjadi pilihan efektif. Jeruk nipis mampu menghilangkan bau tidak sedap dengan membunuh bakteri.
Caranya adalah dengan mengoleskan perasan jeruk nipis pada permukaan daging dan membiarkannya selama sekitar tiga puluh menit.
Advertisement
Bila daging belum dibekukan atau disimpan dalam freezer dalam keadaan basah, ada risiko terjadinya freezer burn. Freezer burn terjadi ketika terbentuk kristal es pada daging, yang dapat menurunkan kualitasnya akibat dehidrasi dan oksidasi makanan. Sebaiknya, daging hanya dibersihkan ketika akan dimasak.
Advertisement
Bagi yang belum tahu apakah perlu mencuci daging beku, tidak perlu mencucinya jika itu daging merah seperti sapi, kambing, atau kerbau. Namun, untuk daging ayam, disarankan untuk mencucinya terlebih dahulu.