Tidak Cukup Dicuci, Ini Trik Hilangkan Darah dan Aroma Amis Daging Sapi Pakai 2 Bahan

Aroma amis dan bekas darah pada daging sapi bisa dibersihkan dengan 2 bahan ini. Ikuti caranya.

Nurrohman Sidiq
Oleh Nurrohman Sidiq - Reporter
Tidak Cukup Dicuci, Ini Trik Hilangkan Darah dan Aroma Amis Daging Sapi Pakai 2 Bahan
Tidak Cukup Dicuci, Ini Trik Hilangkan Darah dan Aroma Amis Daging Sapi Pakai 2 Bahan (Merdeka.com)

Ketika perayaan Idul Adha pekan lalu, tidak sedikit yang masih bingung bagaimana cara membersihkan daging sapi dengan benar.

Bagi yang belum berpengalaman, biasanya daging sapi langsung dicuci dengan air mengalir untuk menghilangkan bau dan darah. Padahal, mencuci daging sapi dengan cara ini tidak efektif dan bahkan tidak disarankan.

Namun demikian, terdapat metode alternatif yang lebih efektif untuk membersihkan daging sapi dengan hanya menggunakan dua bahan. Metode ini dibagikan oleh pengguna Instagram @melizah21 dan akan dirangkum pada Minggu (23/06/2024).

Siapkan Daging Sapi yang Bau Amis
Dok. Istimewa

Hampir semua potongan daging sapi segar dari pemotongan hewan kurban biasanya masih mengandung darah dan berbau amis. Namun, ada beberapa bagian seperti tenderloin atau sirloin yang tidak terlalu berbau.

Selain itu, daging yang terlalu lama disimpan di lemari es juga bisa menimbulkan bau tak sedap. Letakkan daging yang masih berbau amis ini ke dalam sebuah mangkuk.

Gunakan Cuka dan Terigu
Dok. Istimewa

Sebarkan cuka dan tepung terigu di seluruh permukaan daging sapi. Selanjutnya, aduk menggunakan tangan agar cuka dan tepung terigu tercampur merata dengan daging.

Cuka efektif membersihkan dan menghilangkan bau, sedangkan tepung terigu membantu menyerap bau amis.

Rendam dalam Air
Dok. Istimewa

Setelah mencampurkan cuka dan tepung terigu, tambahkan air ke dalam mangkuk hingga daging terendam.

Balik-balikkan daging dan bilas sampai seluruh darahnya terangkat ke permukaan air.

Daging Bisa Langsung Direbus
Dok. Istimewa

Jika sudah dirasa cukup bersih, buang air rendaman dan daging siap untuk direbus.

Sekarang, daging sapi telah bebas dari sisa darah dan bau amis yang mengganggu.

Jika daging sudah mengeluarkan bau tak sedap, sebaiknya jangan dimasak karena sudah tidak layak untuk dimakan.

Kebersihan saat pemotongan hewan kurban merupakan faktor utama.

Jika proses pemotongan tidak steril, daging bisa terkontaminasi bakteri dan mikroorganisme yang menyebabkan bau tak sedap.

Jeruk nipis efektif menghilangkan bau amis dengan membunuh bakteri. Cukup oleskan air perasan jeruk nipis pada daging dan biarkan selama tiga puluh menit.

Garam juga bisa mengatasi bau amis dengan menaburkannya pada daging dan mendiamkannya selama satu jam.

Untuk memastikan daging aman dikonsumsi, perhatikan kesegaran warnanya.

Daging sapi, kambing, atau kerbau yang segar biasanya berwarna merah cerah, tidak pucat, dan bebas dari noda.

Lapisan berlendir pada daging menandakan pembusukan. Biasanya, lendir ini disertai bau tak sedap dan perubahan warna. Daging dalam kondisi ini sebaiknya segera dibuang.

Rekomendasi