Cuaca bulan September 2023 terasa sangat panas sekali. Bahkan beberapa hari lalu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memprediksikan wilayah Jawa Timur akan mengalami cuaca panas ekstrem dengan paparan sinar Ultraviolet (UV) yang sangat tinggi.
Karena paparan sinar UV yang ekstrem BMKG menyarankan orang-orang untuk menghindari paparan sinar matahari mulai pukul 10.00 pagi hingga 14.00 siang. Serta menggunakan pelembab tabir surya atau sunscreen SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelat berenang atau saat berkeringat.
Advertisement
Dalam penggunaan tabir surya atau sunscreen, perdebatan yang tampaknya sudah ada sejak lama adalah tentang sunscreen semprotan dan sunscreen losion.
Ketika Anda ingin melindungi kulit Anda dari sinar matahari yang kuat, mengoleskan tabir surya adalah salah satu hal paling penting yang dapat Anda lakukan. Tetapi apakah jenis tabir surya yang Anda gunakan dapat memengaruhi seberapa baik kulit Anda dilindungi?
Advertisement
Kedua jenis tabir surya semprot dan losion sangat aman digunakan selama Anda menggunakannya dengan benar, memilih tingkat SPF yang tepat, dan mengaplikasikan jumlah yang cukup.
Menurut Elizabeth Hale, seorang dokter kulit bersertifikat dan profesor klinis dermatologi di New York University Langone Medical Center, "Semua tabir surya di pasaran telah menjalani proses yang ketat dari FDA untuk memastikan bahwa mereka aman dan efektif."
Advertisement
Dr. Hale juga menekankan pentingnya penggunaan tabir surya secara teratur. Menggunakan tabir surya secara teratur dapat mengurangi risiko terkena kanker kulit non-melanoma.
Faktanya, menggunakan tabir surya dengan setidaknya SPF 15 dapat mengurangi risiko Anda terkena karsinoma sel skuamosa (SCC) sekitar 40% dan mengurangi risiko melanoma sekitar 50%.
Ketika memilih tabir surya, angka SPF adalah faktor penting. Vivian Chin, seorang dokter kulit dan dokter kosmetik, menjelaskan bahwa "Angka SPF menunjukkan Faktor Perlindungan Matahari, yang berkaitan dengan berapa lama Anda bisa berada di bawah sinar matahari tanpa terbakar atau merusak kulit dibandingkan dengan kulit tanpa tabir surya."
Advertisement
SPF 30, misalnya, mengindikasikan bahwa Anda dapat berada di bawah sinar matahari selama 30 kali lebih lama sebelum kulit Anda mulai memerah.
Advertisement
Namun, Dr. Chin mengingatkan bahwa kebanyakan orang tidak selalu mengikuti petunjuk dengan benar, seperti mengoleskan tabir surya 30 menit sebelum terkena sinar matahari dan mengoleskan ulang setiap dua hingga tiga jam.
Oleh karena itu, SPF yang lebih tinggi mungkin disarankan, terutama jika Anda berada dekat dengan khatulistiwa atau memiliki riwayat kanker kulit.
Tabir surya semprot telah menjadi populer karena formula yang mudah digunakan dan tidak berminyak. Namun, ada beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Adrienne O’Connell, seorang spesialis estetika dan kesehatan, menjelaskan bahwa "Semprotan langsung ke tubuh Anda seringkali akan lebih banyak menguap ke udara daripada menempel pada kulit Anda sendiri."
Advertisement
Selain itu, tabir surya semprot bisa sulit untuk diaplikasikan secara merata dan terkadang bisa terbawa angin sebelum mencapai kulit Anda.
Untuk mengatasi masalah ini, Dr. Chin menyarankan untuk menyemprotkan tabir surya di telapak tangan Anda dan kemudian menggosokkannya ke wajah atau tubuh Anda.
Advertisement
Tabir surya losion telah mengalami perkembangan yang signifikan, dengan formula yang lebih canggih. Kelebihan utamanya adalah Anda dapat melihat di mana Anda mengaplikasikannya sehingga Anda tidak melewatkan area pada tubuh Anda.
Advertisement
Namun, tabir surya losion cenderung lebih tebal daripada semprotan, sehingga memerlukan sedikit lebih lama untuk memastikan bahwa losion sudah merata.
Beberapa orang juga mungkin tidak suka efek putih yang dapat ditinggalkan oleh tabir surya losion, terutama jika mengandung bahan seperti titanium dioksida atau seng oksida.
Jadi, mana yang terbaik di antara tabir surya semprot, losion, atau stik? Jawabannya tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda. Semprotan cocok untuk kemudahan penggunaan dan area kulit berbulu, tetapi Anda perlu hati-hati dalam pengaplikasiannya.
Lotion adalah pilihan yang lebih melembapkan dan dapat dilihat dengan jelas di kulit, tetapi mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk mengaplikasikannya. Stik cocok untuk penggunaan di sekitar mata dan tahan lama, tetapi mungkin lebih sulit untuk menutupi area yang luas.
Advertisement
Advertisement
Yang terpenting, pilih tabir surya dengan SPF minimal 30 dan pastikan untuk mengulangi penggunaan setiap dua jam.
Tidak ada yang lebih penting daripada melindungi kulit Anda dari bahaya sinar UV yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Jadi, baik Anda memilih semprotan, losion, atau stik, yang terbaik adalah yang akan Anda gunakan secara teratur.