Menurut informasi dari WebMD, telur yang direbus mengandung Lutein dan zeaxanthin, dua jenis zat yang memiliki sifat anti-radang dan antioksidan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.
Meskipun memiliki banyak manfaat, tampaknya banyak orang menghadapi kesulitan saat hendak mengupas telur rebus karena cara pengupasan yang kurang tepat
Namun, melalui video singkat yang dibagikan oleh kanal GlentinaPasaribu di YouTube, ternyata ada cara yang jauh lebih mudah untuk mengupas telur rebus.
Ditulis pada Kamis (14/03/2024), berikut tahapannya.
Advertisement
Gunakan Api Sedang Saat Merebus
Advertisement
Gunakan api sedang agar telur tidak pecah
Langkah awalnya, panci harus diisi dengan air secara merata agar nantinya telur yang dimasak bisa tenggelam seluruhnya. Penting untuk menjaga suhu air tetap merata di seluruh panci demi mendapatkan tekstur telur yang lembut dan cerah di akhir proses.
Dalam proses merebus, pastikan agar api dinyalakan pada tingkat sedang. Jika api terlalu kecil, kemungkinan telur tidak akan matang secara merata. Sebaliknya, jika api terlalu besar, risiko telur pecah akan meningkat.
Advertisement
Rebus Selama 7 Menit
Advertisement
Rebus selama 5-7 menit
Setelah menata rebusan telur di atas kompor dengan api yang tidak terlalu besar, tunggu sekitar 5 hingga 7 menit hingga air mendidih dan timbul gelembung.
Setelah 7 menit berlalu, kompor bisa dimatikan dan biarkan sejenak selama 2 menit.
Advertisement
Rendam Telur dalam Air Dingin
Advertisement
Rendam telur dengan air es agar mudah dikupas
Untuk memudahkan pengelupasan, lebih baik merendam telur rebus dalam wadah berisi air es. Jika tidak memungkinkan, air mengalir dapat digunakan sebagai alternatif yang sesuai.
Dengan merendam telur rebus dalam air es, diharapkan kulitnya akan menjadi lebih rapuh, sehingga proses pengelupasan menjadi lebih mudah.
Advertisement
Pecahkan Telur pada Bagian yang Tumpul
Advertisement
Telur terlihat cerah dan lebih halus
Jika disentuh, terdapat sebagian area pada telur yang sudah direbus dengan matang yang lebih datar dibandingkan bagian lainnya. Pertama-tama, pecahkan bagian yang datar tersebut terlebih dahulu, kemudian kupas sisanya.
Terlihat jelas bahwa telur rebus memiliki nuansa warna yang sangat terang dengan tekstur yang lebih halus. Selain sederhana dan praktis, proses merebus telur ini juga efisien dalam penggunaan gas karena hanya memerlukan waktu 7 menit.
Advertisement
Berapa Lama Merebus Telur Agar Mudah Dikupas?
Ketika telur direbus, dampaknya akan terasa pada saat proses pengolahan telur tersebut. Durasi memasak bisa berubah-ubah, mulai dari 2 hingga 15 menit, tergantung pada tingkat kematangan yang diinginkan.
Cara terbaik untuk memastikan telur matang secara merata dan sempurna adalah dengan merebusnya selama 15 menit.
Advertisement
Kenapa Kulit Telur Rebus Sulit Dikupas?
Saat telur segar dimasak dalam air mendidih, protein dalam bagian putih telur akan segera berikatan dengan membran internal telur karena tingkat pH yang lebih rendah.
Hal ini menyebabkan proses pengupasan cangkang telur tanpa merusak bagian dalamnya menjadi lebih sulit. Artinya, semakin segar telur, semakin sulit untuk mengupas cangkangnya.
Advertisement
Apakah Merebus Telur Menggunakan Air Garam?
Penambahan garam ke dalam air rebusan telur dapat meningkatkan kepadatan bagian putih telur secara optimal. Garam juga berperan dalam menguraikan protein, mengurangi risiko retak pada cangkang telur.
Proses kimia ini membantu penggumpalan putih telur, yang akhirnya dapat menutupi retakan pada cangkang dan mencegahnya bocor ke dalam air rebusan.
Advertisement
Kenapa Telur Rebus Ada Bintik Hitam?
Menurut Anna, adanya bintik-bintik hitam kecoklatan pada telur rebus menandakan bahwa telur tersebut tidak layak dikonsumsi. Dia menjelaskan bahwa telur yang terkontaminasi bakteri dapat mengganggu sistem pencernaan, seperti menimbulkan mual, muntah, dan diare.
Advertisement
Bagaimana Cara Mengetahui Telur Rebus Sudah Matang?
Menurut laporan Food Network, telur yang dimasak dengan putaran cepat, lancar, dan stabil menunjukkan bahwa telur telah dimasak dengan sempurna.
Sebaliknya, jika telur masih mentah, putarannya akan terasa sangat lambat dan bergoyang maju mundur karena ketidakstabilan cairan telur di dalam cangkang.