Solo, sebuah kota yang kaya akan budaya dan kuliner, menyajikan berbagai hidangan tradisional yang menggugah selera. Salah satu minuman khas yang wajib dicoba adalah Dawet Telasih. Minuman yang menyegarkan ini adalah kombinasi sempurna antara dawet hijau, santan yang gurih, gula cair, dan biji telasih, yang memberikan pengalaman unik di setiap tegukan.
Dawet Telasih biasanya terbuat dari campuran dawet atau cendol hijau, santan kelapa, serta gula merah atau gula putih cair, dengan biji telasih sebagai ciri khasnya. Beberapa variasi dari minuman ini juga menambahkan isian seperti ketan hitam, jenang sumsum, dan tape ketan, sehingga menjadikannya sebagai hidangan penutup yang lengkap dan menyegarkan. Kehadiran biji telasih tidak hanya menambah tekstur, tetapi juga memberikan aroma khas yang membuatnya berbeda dari dawet lainnya.
Bagi Anda yang berencana untuk mengunjungi Solo dan ingin merasakan kesegaran Dawet Telasih dengan cita rasa autentik, ada beberapa rekomendasi tempat makan yang legendaris dan terkenal akan kelezatannya. Setiap tempat menawarkan keunikan tersendiri yang patut dicoba, mulai dari resep yang diwariskan turun-temurun hingga variasi isian yang menggoda selera. Melansir dari berbagai sumber, Kamis (27/11), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Dawet Telasih Bu Dermi (Pasar Gede)
Dawet Telasih Bu Dermi adalah salah satu penjual dawet telasih yang paling terkenal dan legendaris di Solo. Usahanya dimulai sejak tahun 1930-an oleh Harjo Sumini, yang dikenal sebagai Mbah Jo, dan kini dikelola oleh generasi ketiga dan keempat. Dawet ini menjadi salah satu favorit Presiden Jokowi, sehingga menjadi destinasi kuliner yang wajib dikunjungi banyak orang.
Lapak Dawet Telasih Bu Dermi terletak strategis di dalam Pasar Gede Hardjonagoro, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57121. Anda dapat menemukannya dengan mudah di dekat pintu barat Pasar Gede. Tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 14.30 WIB, sehingga Anda bisa mencicipinya kapan saja.
Cita rasa asli dari Dawet Telasih Bu Dermi terletak pada pemilihan bahan-bahan alami tanpa pengawet, yang menjamin kualitas serta kesegaran produk. Keunikan dari dawet ini adalah penggunaan gula putih cair, bukan gula merah atau aren, yang memberikan rasa manis yang khas. Warna hijau dawetnya berasal dari daun suji dan pandan alami, memberikan tampilan yang menarik.
Isian dalam dawet ini sangat lengkap, terdiri dari dawet, ketan hitam, jenang sumsum, tape ketan, biji telasih, gula cair, santan, dan es batu. Dawet ini memiliki cita rasa creamy yang membuat siapa pun ketagihan, dengan keseimbangan rasa manis yang tidak berlebihan, santan yang tidak "berat", serta porsi telasih yang pas.
Harga untuk Dawet Telasih Komplet, yang dilengkapi dengan isian ketan hitam, jenang sumsum, cendol, dan telasih, berkisar antara Rp 12.000 hingga Rp 15.000 per mangkuk. Variasi lainnya juga tersedia, seperti Dawet Telasih Jenang Sumsum seharga Rp 14.000, Dawet Telasih Ketan Ireng seharga Rp 14.000, hingga Es Dawet Telasih + Durian yang dibanderol antara Rp 30.000 hingga Rp 32.000. Tempat ini sering dipadati pengunjung, terutama pada akhir pekan atau hari libur, dan kini pembayaran bisa dilakukan secara cashless menggunakan QRIS.
Advertisement
2. Es Dawet Telasih Hj. Sipon (Pasar Gede)
Es Dawet Telasih Hj. Sipon telah menjadi salah satu ikon kuliner di Pasar Gede Solo sejak didirikan pada tahun 2006. Nama kios ini semakin dikenal luas setelah dikunjungi oleh pakar kuliner Bondan Winarno, serta beberapa tokoh nasional seperti Kaesang Pangarep dan Anies Baswedan, menjadikannya destinasi favorit bagi para pecinta kuliner di Solo.
Kios ini terletak di Kios Nomor 27, Los Makanan Nomor 9, Gedung Timur Pasar Gede, Solo, dan buka setiap hari dari pukul 06.30 hingga 17.30 WIB. Jam operasional yang panjang ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati kesegaran dawet yang ditawarkan. Lokasinya yang strategis di area pasar yang ramai memudahkan akses bagi wisatawan maupun warga setempat.
Keistimewaan Es Dawet Telasih Hj. Sipon terletak pada resep tradisional yang diwariskan secara turun-temurun, serta pemilihan bahan-bahan berkualitas tinggi. Dawet yang disajikan terdiri dari dawet hijau lembut, ketan putih, tape, biji telasih, santan gurih, dan gula jawa cair. Kesegaran minuman ini semakin terasa dengan tambahan es batu yang menyegarkan.
Untuk menikmati semangkuk Es Dawet Telasih Hj. Sipon, Anda hanya perlu membayar sekitar Rp 10.000. Kios ini selalu ramai dikunjungi, terutama mulai pukul 10.00 WIB, dan puncaknya terjadi pada akhir pekan atau hari libur, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap dawet yang lezat ini.
Advertisement
3. Dawet Telasih Batik Ria
Dawet Telasih Batik Ria merupakan salah satu tempat yang sangat direkomendasikan untuk menikmati Dawet Telasih di Solo, terutama karena lokasinya yang strategis. Terletak di depan pusat perbelanjaan batik, tempat ini ideal bagi wisatawan yang ingin berbelanja sambil menikmati kuliner khas Solo.
Alamatnya berada di Jl. R. M. Said, Manahan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Es dawet ini buka setiap hari dari pukul 13.00 hingga 18.00 WIB. Akses yang mudah menjadi nilai tambah bagi pengunjung yang mencari kesegaran di tengah kesibukan mereka.
Dawet Telasih di lokasi ini terkenal dengan rasa manis dan tekstur kenyal, yang terbuat dari perpaduan dawet, gula merah, dan santan, memberikan cita rasa yang unik. Banyak ulasan yang menyebutkan bahwa dawet di sini enak dan harganya terjangkau, sekitar Rp7.000 per mangkuk, bahkan ada yang menyebutkan harga Rp5.000 untuk porsi yang lebih banyak.
Selain itu, tambahan durian juga tersedia bagi mereka yang ingin mencoba dawet dengan cita rasa yang berbeda. Lokasinya yang berada di depan Batik Ria membuatnya sangat mudah dijangkau dan menjadi pilihan yang tepat untuk wisatawan yang ingin berbelanja batik sambil menikmati kuliner lokal.
Advertisement
4. Dawet Bu Watik (Pasar Gede)
Dawet Bu Watik merupakan salah satu penjual Dawet Telasih yang dapat dijumpai di Pasar Gede Solo. Tempatnya terletak di Gedung Timur, Jl. Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Jebres, Kota Surakarta. Keberadaan Dawet Bu Watik di dalam pasar ini menambah kekayaan kuliner tradisional Solo yang wajib dicicipi. Dawet ini buka setiap hari dari pagi hingga sore, dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Cita rasa yang ditawarkan oleh Dawet Bu Watik memiliki karakteristik unik. Rasanya cenderung manis dengan tambahan sedikit asam dari tape hijau, memberikan sensasi yang enak dan gurih. Kombinasi rasa ini menciptakan pengalaman berbeda bagi para penikmat Dawet Telasih, serta menawarkan variasi yang menarik dibandingkan dengan resep tradisional lainnya. Selain itu, Dawet Bu Watik menjadi rekomendasi bagi pengunjung Pasar Gede, sebagai alternatif pilihan selain Dawet Bu Dermi, sehingga pengunjung bisa mengeksplorasi lebih banyak variasi dawet autentik yang ada.
Advertisement
5. Dawet Ayu Solo Balapan
Di sekitar Stasiun Solo Balapan, terdapat beberapa penjual dawet telasih yang siap melayani pelancong yang baru datang atau akan berangkat. Salah satunya adalah Dawet Ayu Solo Balapan, yang menawarkan kesegaran praktis dan rasa otentik, sangat cocok untuk menghilangkan dahaga setelah perjalanan panjang.
Cita rasa tradisional dari dawet ini berasal dari kombinasi santan kelapa yang kaya, gula merah asli, dan biji selasih yang memberikan sensasi tekstur unik. Minuman ini menjadi sambutan manis atau perpisahan yang berkesan bagi para pengunjung yang singgah di Solo. Dawet ini terletak di Jl. Walter Monginsidi, Kestalan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, dan biasanya buka dari pagi hingga malam, sekitar pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Advertisement
6. Dawet Mbak Genduk (Pasar Gede)
Dawet Mbak Genduk adalah alternatif menarik untuk menikmati Dawet Telasih di Pasar Gede Solo. Terletak di Jl. Timur Ps. Gede, Sudiroprajan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah, lokasi ini memudahkan pengunjung pasar untuk mencapainya. Jam buka tempat ini adalah dari pukul 06.00 hingga 17.30 WIB. Salah satu hal yang membuat Dawet Mbak Genduk istimewa adalah isiannya yang lebih beragam. Keunikan yang paling menonjol adalah tambahan potongan nangka kecil, yang memberikan aroma khas dan rasa gurih yang lebih kuat dalam setiap sajian.
Variasi isian yang lebih lengkap ini menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang ingin merasakan Dawet Telasih dengan nuansa yang berbeda. Tempat ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang mencari dawet dengan isian yang lebih komprehensif dan suasana yang lebih luas di dalam Pasar Gede. Dengan menawarkan pengalaman kuliner yang kaya rasa, Dawet Mbak Genduk siap memanjakan lidah pengunjung yang datang.
Advertisement
7. Dawet Khas Solo Bang Jeks (Pasar Klewer)
Dawet Telasih yang terletak di kawasan Pasar Klewer memberikan pengalaman kuliner yang unik dengan suasana pasar tradisional yang penuh kehidupan. Meskipun tidak memiliki penjual terkenal seperti Bu Dermi, beberapa pedagang di sekitar Pasar Klewer menawarkan dawet telasih dengan resep tradisional yang autentik.
Ciri khas dari minuman ini adalah kesegaran santan dan gula merah yang dicampur dengan cara sederhana, tetapi menghasilkan rasa yang sangat memuaskan, ideal untuk menghilangkan dahaga setelah berbelanja. Menikmati dawet di tengah keramaian pasar memberikan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Dawet ini dapat ditemukan di Pasar Klewer Timur, yang terletak di Jl. DR. Radjiman, Kauman, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Kios ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.