Sambut Idul Adha, Ketahui 5 Cara Ampuh Hilangkan Bau Prengus pada Daging Kambing saat Hendak Diolah

Aroma prengus pada daging kambing kurban dapat dihilangkan sepenuhnya jika dilakukan dengan cara yang tepat sejak awal proses pengolahan.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
Sambut Idul Adha, Ketahui 5 Cara Ampuh Hilangkan Bau Prengus pada Daging Kambing saat Hendak Diolah
Daging Kambing Goreng Bawang. Foto: Gemini (Daging Kambing Goreng Bawang. Foto: Gemini)

Menjelang perayaan Iduladha, daging kambing menjadi salah satu jenis makanan yang paling banyak tersedia dan sering dibagikan kepada masyarakat. Namun, tantangan utama dalam mengolah daging kambing adalah bau prengus yang khas, yang sering kali membuat sebagian orang enggan untuk mengonsumsinya. Aroma tersebut tidak hanya memengaruhi rasa, tetapi juga dapat menurunkan selera makan secara signifikan. Sebenarnya, bau prengus pada daging kambing dapat dihilangkan sepenuhnya jika penanganannya dilakukan dengan benar sejak awal.

Banyak orang tidak menyadari bahwa kesalahan dalam proses pemotongan, penyimpanan, hingga pengolahan daging adalah penyebab utama mengapa aroma tak sedap ini tetap ada. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menerapkan langkah-langkah yang terbukti efektif dalam mengurangi atau bahkan menghilangkan bau tersebut sebelum daging kambing diolah menjadi hidangan.

Agar daging kambing tidak mengeluarkan aroma prengus saat disantap, berikut adalah langkah-langkah yang dirangkum oleh Liputan6.com. Mulai dari teknik penyembelihan yang benar, pemisahan lemak, hingga penggunaan bumbu dan metode memasak yang tepat. Simak informasi lebih lanjutnya tentang cara menghilangkan bau prengus pada daging kambing berikut ini, Senin (02/6).

1. Proses Penyembelihan yang Bersih Menentukan Bau Daging

Bau prengus yang sering tercium pada daging kambing umumnya disebabkan oleh proses penyembelihan yang kurang bersih serta tidak dilakukan dengan segera dan tepat. Ketika darah kambing tidak sepenuhnya keluar dari tubuh hewan, sisa darah dapat tertinggal di dalam otot dan jaringan lemak, sehingga menimbulkan bau yang menyengat saat daging dimasak. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa penyembelihan dilakukan oleh tenaga ahli menggunakan peralatan yang tajam agar darah dapat mengalir dengan maksimal dan tidak mengendap di dalam tubuh hewan.

Selain itu, proses penyembelihan yang dilakukan secara higienis akan mencegah daging dari kontaminasi bakteri yang dapat memperburuk aroma. Daging yang tercemar oleh tanah, bulu, atau kotoran hewan sangat rentan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab bau. Dalam hal ini, menjaga kebersihan area pemotongan, alat yang digunakan, serta air yang dipakai sangat berpengaruh terhadap kualitas daging, sehingga tidak menimbulkan aroma yang tidak sedap. Memastikan kebersihan dari tahap pengulitan hingga pemotongan daging adalah langkah awal yang sangat penting untuk diperhatikan.

2. Hilangkan Lemak Kambing yang Jadi Sumber Bau Khas

Bau prengus yang sering muncul pada daging kambing berasal dari lapisan lemak yang terdapat di permukaan dan di dalam daging itu sendiri. Lemak kambing memiliki senyawa volatil yang dapat berinteraksi saat dipanaskan, sehingga menghasilkan aroma yang menyengat. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk memisahkan dan membuang semua bagian lemak sebelum memasak daging kambing. Dengan cara ini, masakan akan lebih bersih dan tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Proses pemisahan lemak dapat dilakukan dengan menggunakan pisau tajam ketika daging masih dalam keadaan segar. Anda perlu memotong tipis bagian lemak yang berwarna putih susu dan memastikan untuk menghilangkan sisa-sisa lemak yang mungkin masih menempel di antara serat otot. Meskipun langkah ini mungkin memerlukan waktu, hasilnya akan sangat membantu dalam mengurangi bau prengus yang muncul selama proses memasak.

3. Rebus Daging Dua Kali dan Buang Air Pertama

Langkah efektif untuk menghilangkan bau prengus pada daging kambing adalah dengan merebusnya dua kali, serta membuang air rebusan yang pertama. Air rebusan pertama ini berfungsi untuk mengangkat sisa darah, lendir, dan zat kimia yang dapat menyebabkan aroma tidak sedap yang terperangkap dalam jaringan daging. Oleh karena itu, penting untuk tidak melewatkan tahap ini agar daging kambing yang akan dinikmati menjadi bersih dan lezat.

Cara melakukannya cukup sederhana. Anda hanya perlu merebus daging kambing selama 10 hingga 15 menit sampai air rebusan berubah warna menjadi kecokelatan dan mengeluarkan aroma khas. Setelah itu, buang air rebusan tersebut dan bilas daging dengan air bersih sebelum melanjutkan ke proses rebusan kedua atau pengolahan lebih lanjut. Rebusan yang kedua ini akan menghasilkan aroma yang lebih ringan, serta daging yang lebih empuk dan sehat untuk dikonsumsi.

4. Rendam Daging dengan Bahan Alami Anti-Bau

Merendam daging kambing menggunakan bahan alami seperti air jeruk nipis, cuka, atau larutan garam merupakan cara tradisional yang sangat ampuh untuk menghilangkan bau prengus. Asam yang terdapat dalam jeruk nipis atau cuka dapat memecah senyawa lemak dan protein yang menjadi penyebab aroma tidak sedap pada daging. Selain itu, proses perendaman ini juga berfungsi untuk melunakkan tekstur daging serta memberikan rasa segar saat dimasak. Anda hanya perlu merendam daging kambing yang telah dibersihkan dalam campuran air perasan jeruk nipis atau cuka selama 30 hingga 60 menit.

Selain itu, menambahkan sedikit garam atau parutan jahe dapat memberikan efek anti-bakteri alami dan menambah aroma yang lebih harum. Setelah proses perendaman selesai, pastikan untuk membilas daging hingga bersih sebelum memasaknya agar rasa asam yang dihasilkan tidak terlalu kuat. Dengan cara ini, Anda dapat menikmati daging kambing yang lebih lezat dan bebas dari bau prengus yang mengganggu.

5. Gunakan Bumbu Rempah Kuat agar Aroma Tersamarkan

Pemilihan bumbu yang tepat merupakan langkah akhir yang sangat krusial untuk memastikan tidak ada lagi bau prengus pada olahan daging kambing. Rempah-rempah yang memiliki aroma kuat seperti jahe, kunyit, serai, lengkuas, kayu manis, dan daun jeruk berfungsi sebagai aromaterapi alami yang dapat menyamarkan bau serta memberikan cita rasa khas Nusantara yang menggugah selera.

Semakin beragam bumbu yang digunakan, semakin kecil kemungkinan bau prengus akan tercium. Dalam proses memasak, daging kambing sebaiknya dimasak dalam waktu yang cukup lama dengan bumbu yang ditumis terlebih dahulu agar minyak atsiri dari rempah dapat keluar dengan sempurna.

Proses ini memungkinkan aroma rempah meresap ke dalam daging, sehingga dapat menutupi bau alami kambing yang masih tersisa meskipun sudah dibersihkan. Selain itu, penggunaan santan atau air asam dapat menambah kedalaman rasa dan aroma pada masakan.

Rekomendasi