Cara Membuat Lontong Pulen dan Enak Serta Hemat Gas, Dijamin Tak Gampang Basi

Temukan cara menyimpan lontong agar tetap awet dan tidak cepat basi dengan tips praktis yang mudah diterapkan.

Dwi Zain Musofa
Oleh Dwi Zain Musofa - Reporter
Cara Membuat Lontong Pulen dan Enak Serta Hemat Gas, Dijamin Tak Gampang Basi
Cara Membuat Lontong Pulen dan Enak Serta Hemat Gas, Dijamin Tak Gampang Basi (Merdeka.com)

Lontong adalah hidangan yang sangat populer di Indonesia, sering disajikan dalam berbagai acara, mulai dari perayaan hingga santapan sehari-hari. Dengan teksturnya yang kenyal dan kemudahan dalam menyajikannya, lontong menjadi pilihan yang tepat untuk melengkapi hidangan seperti sate, opor, atau gulai. 

Namun, banyak orang merasa kesulitan saat membuat lontong sendiri karena proses memasaknya yang cukup lama dan boros gas. Artikel ini akan membahas resep lontong yang pulen dan enak, sekaligus memberikan tips agar lebih hemat gas dan tahan lama alias tidak cepat basi. Berikut ulasan selengkapnya.

Resep Lontong Pulen

Cara Bikin Lontong Cepat dan Hemat Gas, Cuma Butuh Waktu 12 Menit
Ilustrasi lontong. (Instagram.com/sukmawati_rs) © 2025 Liputan6.com

Lontong yang ideal memiliki tekstur pulen, tidak terlalu keras, dan tetap lembut saat dipotong. Untuk mendapatkan hasil seperti ini, pemilihan beras yang tepat dan teknik memasak yang benar sangat diperlukan.

Bahan-bahan yang Diperlukan

Sebelum memulai proses pembuatan lontong, pastikan Anda telah menyiapkan bahan-bahan berikut:

  1. 500 gram beras berkualitas baik (disarankan menggunakan beras pera agar lontong tidak terlalu lembek)
  2. Daun pisang secukupnya untuk membungkus lontong
  3. Lidi atau staples untuk menyemat ujung daun pisang
  4. Air secukupnya untuk merebus lontong
  5. Garam (opsional) untuk menambah rasa

Cara Memasak Lontong yang Hemat Gas

Salah satu tantangan dalam membuat lontong adalah proses memasaknya yang memakan waktu lama. Berikut adalah cara memasak lontong yang lebih hemat gas namun tetap menghasilkan lontong yang enak dan tahan lama:

1. Mencuci dan Merendam Beras

Cuci beras hingga bersih, lalu rendam selama 1–2 jam. Proses perendaman ini bertujuan untuk mempercepat pemasakan karena beras telah menyerap air lebih banyak sehingga lebih cepat matang.

2. Menyiapkan Daun Pisang

Layukan daun pisang terlebih dahulu dengan cara dijemur sebentar atau dipanaskan di atas api kecil. Hal ini akan membuat daun pisang lebih lentur dan tidak mudah robek saat digunakan untuk membungkus lontong.

3. Mengisi dan Membungkus Lontong

Ambil selembar daun pisang, lalu bentuk menjadi tabung. Isi dengan beras hingga 2/3 bagian agar masih ada ruang untuk pemuaian. Sematkan kedua ujungnya dengan lidi atau staples agar tidak bocor saat direbus.

4. Merebus dengan Teknik Hemat Gas

Gunakan panci besar dan susun lontong secara vertikal agar lebih banyak yang bisa dimasak sekaligus. Rebus dengan api besar hingga mendidih, kemudian kecilkan api dan biarkan lontong tetap dalam air panas dengan api kecil selama 1–2 jam.

Jika ingin lebih hemat gas, setelah mendidih selama 30 menit, matikan api dan biarkan lontong tetap dalam air panas dengan panci tertutup selama satu jam. Setelah itu, nyalakan kembali api kecil selama 30 menit untuk memastikan lontong matang sempurna.

Jenis-Jenis Lontong yang Bisa Dibuat

Resep Lontong Kacau Padang Tanpa Kapur Sirih yang Kenyal dan Lezat
Resep lontong Cap Go Meh. (dok. Cookpad @tyas_yodha) © 2024 Liputan6.com

Lontong bisa dibuat dalam berbagai variasi tergantung kebutuhan dan selera. Berikut beberapa jenis lontong yang bisa Anda coba:

1. Lontong Daun Pisang

Ini adalah lontong tradisional yang dibungkus dengan daun pisang, menghasilkan aroma khas yang lebih lezat.

2. Lontong Plastik

Alternatif praktis jika tidak memiliki daun pisang. Lontong ini dibuat dengan membungkus beras dalam plastik tahan panas dan merebusnya hingga matang.

3. Lontong Ketan

Menggunakan beras ketan sebagai bahan utama, lontong ini biasanya lebih legit dan sering digunakan dalam hidangan manis.

4. Lontong Isi

Lontong ini berisi isian seperti oncom, ayam, atau abon yang memberikan cita rasa lebih kaya. 

Cara Menyimpan Lontong Agar Tidak Cepat Basi

Berikut adalah beberapa cara efektif untuk menyimpan lontong agar tidak cepat basi dan tetap enak hingga dua hari:

  1. Simpan di Kulkas: Setelah lontong selesai dimasak, biarkan dingin terlebih dahulu sebelum menyimpannya di dalam kulkas. Pastikan lontong dibungkus rapat agar tidak terpapar udara yang bisa membuatnya cepat basi.
  2. Hindari Freezer: Meskipun menyimpan lontong di freezer terdengar praktis, hal ini justru dapat membuat lontong menjadi lembek dan berair saat dikeluarkan. Sebaiknya simpan lontong di dalam kulkas saja.
  3. Kukus Kembali Sebelum Disajikan: Saat ingin menyajikan lontong yang telah disimpan, cukup kukus kembali hingga panas. Tidak perlu mengukus terlalu lama, karena dapat merusak tekstur lontong.

Ciri-Ciri Lontong yang Sudah Basi

Sebelum membahas cara menyimpan lontong, penting untuk mengenali tanda-tanda lontong yang sudah basi. Biasanya, lontong yang telah basi akan menunjukkan beberapa ciri sebagai berikut:

  1. Munculnya lendir di permukaan lontong.
  2. Tercium aroma tidak sedap.
  3. Rasa lontong menjadi agak kecut dan tidak enak.

Lontong biasanya hanya dapat bertahan dalam suhu ruangan selama 6-8 jam sebelum kualitasnya menurun. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara penyimpanan yang benar agar lontong tetap enak dan awet.

Pentingnya Penyimpanan yang Baik

Penyimpanan lontong yang baik sangat penting untuk menjaga kualitas dan cita rasanya. Lontong yang disimpan dengan benar tidak hanya akan lebih awet, tetapi juga tetap lezat saat disajikan. Dengan mengikuti tips di atas, Anda tidak perlu khawatir lontong akan cepat basi dan dapat menikmati hidangan ini kapan saja.

Dengan cara yang tepat, lontong dapat menjadi hidangan yang praktis dan lezat untuk berbagai kesempatan. Jadi, jangan ragu untuk menyimpan lontong yang lebih, dan nikmati kelezatannya lebih lama.

Rekomendasi