Cumi asin menjadi salah satu bahan makanan yang banyak digemari karena kelezatan rasanya. Proses pengawetan dengan garam membuat cumi asin memiliki umur simpan yang lebih lama, sehingga tetap bisa dinikmati meskipun tidak langsung diolah.
Namun, proses pengawetan ini juga meninggalkan efek samping, yakni rasa asin yang terlalu pekat. Hal ini sering membuat orang ragu untuk mengolahnya. Tapi jangan khawatir! Ada berbagai cara sederhana untuk mengurangi rasa asin pada cumi agar olahan Anda tetap lezat.
Advertisement
Mengapa Cumi Asin Sangat Asin?
Proses pengasinan pada cumi dilakukan dengan menambahkan garam dalam jumlah besar untuk mengurangi kadar air. Hal ini bertujuan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang menyebabkan pembusukan. Teknik ini memang membuat cumi tahan lebih lama, namun juga menghasilkan rasa asin yang sangat kuat.
Sayangnya, rasa asin berlebih pada cumi kerap menjadi tantangan saat memasaknya. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah khusus agar rasa asin ini dapat dikurangi tanpa menghilangkan cita rasa khas dari cumi asin itu sendiri.
Advertisement
Langkah-Langkah Mengurangi Rasa Asin pada Cumi
Berikut beberapa cara cepat dan mudah untuk mengurangi rasa asin berlebih pada cumi asin:
1. Mencuci Cumi di Bawah Air Mengalir
Langkah pertama adalah mencuci cumi asin di bawah air mengalir. Cara ini tidak hanya membantu mengurangi kadar garam, tetapi juga membersihkan kotoran atau sisa pengawetan yang menempel. Sebelum mencuci, rendam cumi dalam air panas selama kurang lebih 10 menit. Proses ini juga membantu melunakkan tekstur cumi sehingga lebih mudah diolah. Setelah selesai, bilas di bawah air mengalir dan tiriskan.
Advertisement
2. Merendam dengan Air Kapur atau Jeruk Nipis
Setelah dicuci, Anda bisa merendam cumi asin dalam air kapur bening selama 20 menit atau dalam air perasan jeruk nipis selama 15 menit. Larutan ini efektif mengurangi kadar garam sekaligus menghilangkan bau amis. Jika tidak memiliki air kapur atau jeruk nipis, air panas juga bisa digunakan. Rendam selama 15 menit untuk hasil yang optimal.
3. Teknik Perebusan untuk Mengurangi Garam
Metode perebusan juga sangat efektif untuk mengurangi rasa asin pada cumi. Seperti yang diungkapkan oleh YouTuber Aisha_cooking dalam salah satu videonya, langkah ini sederhana dan mudah dilakukan.
1. Siapkan air dalam panci dan didihkan.
2. Masukkan cumi asin ke dalam air mendidih dan rebus selama 3 menit.
3. Jangan merebus terlalu lama karena dapat membuat tekstur cumi menjadi alot.
4. Setelah direbus, angkat cumi dan bilas dengan air bersih suhu ruang hingga air rendamannya jernih. Ulangi proses ini hingga tiga kali untuk hasil yang maksimal.
“Kenapa aku bilang mengurangi? Karena kita nggak menghilangkan semua rasa asinnya, kita hanya mengurangi saja. Jadi rasa cumi asinnya tetap dapat,” jelas Aisha_cooking.
4. Memasak dengan Sedikit Garam
Saat memasak cumi yang telah melalui proses di atas, hindari menambahkan terlalu banyak garam. Proses pengawetan sudah memberikan rasa asin yang cukup kuat, sehingga tambahan garam bisa membuat rasa masakan terlalu tajam.
Advertisement
Tips agar Cumi Tidak Alot
Selain rasa, tekstur cumi juga perlu diperhatikan. Memasak cumi terlalu lama dapat membuatnya menjadi kenyal dan sulit dikunyah. Gunakan api sedang dan masak dalam waktu singkat agar teksturnya tetap empuk. Dengan cara ini, cumi asin Anda akan lebih nikmat dan mudah disantap.
Setelah rasa asinnya berkurang, cumi asin bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Salah satu favorit banyak orang adalah oseng cumi asin pedas. Kombinasi rasa pedas, gurih, dan asin yang pas akan membuat Anda ketagihan.
Mengolah cumi asin sebenarnya tidak sulit jika Anda tahu cara yang tepat. Dengan langkah-langkah sederhana seperti mencuci, merendam, merebus, dan memasak dengan benar, rasa asin pada cumi bisa dikurangi tanpa menghilangkan cita rasa khasnya. Yuk, coba praktikkan di rumah dan nikmati olahan cumi asin yang lebih lezat!