Industri mode Indonesia semakin berkembang dan mulai menembus pasar internasional. Beberapa brand fashion lokal kini sudah dikenal luas di dunia, namun uniknya, banyak dari merek-merek ini justru sering dianggap sebagai brand asing. Kualitas yang tinggi, desain yang trendi, serta inovasi yang terus dilakukan oleh para desainer lokal telah membawa nama-nama ini melintasi batas-batas negara.
Advertisement
Erigo
Erigo, brand yang sudah sangat akrab di kalangan anak muda, berdiri pada tahun 2010 dengan nama awal "Selected and Co" dan awalnya hanya memproduksi pakaian batik kasual. Pada tahun 2013, pendiri Erigo, Muhammad Sadar, merubah konsep brand ini menjadi street style yang lebih modern dan kekinian. Erigo pun semakin dikenal secara internasional ketika tampil di New York Fashion Week 2022. Saat ini, Erigo menjadi salah satu brand fashion Indonesia yang diakui secara global.
Advertisement
Eiger
Eiger, brand yang fokus pada peralatan outdoor, didirikan pada tahun 1979. Brand ini menawarkan berbagai perlengkapan seperti sepatu, sandal, celana, baju, jaket, tas, dan topi yang cocok untuk kegiatan outdoor. Eiger juga mendapatkan penghargaan dari pemerintah pada tahun 1992 atas kualitas produknya. Saat ini, produk Eiger bisa ditemukan di Jepang, Lebanon, Malaysia, dan Filipina, menunjukkan bahwa produk ini mampu bersaing dengan brand luar.
Advertisement
Buccheri
Buccheri adalah brand sepatu dan sandal yang didirikan oleh tiga bersaudara dari Makassar pada tahun 1980. Nama Buccheri terdengar seperti nama Eropa, yang membuat banyak orang mengira brand ini berasal dari luar negeri. Meskipun begitu, Buccheri tetap menjadi salah satu brand lokal yang mampu bertahan di tengah persaingan industri mode internasional.
Advertisement
The Executive
Brand The Executive diproduksi oleh PT Selama Garment Industries di Bandung, Jawa Barat. Kualitas produk ini bisa disandingkan dengan brand internasional, membuat masyarakat sering mengira bahwa The Executive adalah merek luar negeri. Dengan desain yang formal dan modern, The Executive berhasil menarik perhatian konsumen Indonesia dan internasional.
Advertisement
Alexandre Christie
Bukan hanya di bidang pakaian, Indonesia juga memiliki brand aksesori yang mendunia, seperti Alexandre Christie yang terkenal dengan koleksi jam tangan berkualitas tinggi. Meski banyak orang tidak menyadari bahwa brand ini berasal dari Indonesia, jam tangan Alexandre Christie telah menjadi pilihan bagi banyak orang baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Advertisement
Cotton Ink
Cotton Ink, didirikan oleh Ria Sarwono dan Carline Darjanto, adalah brand t-shirt custom yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Cotton Ink telah menembus pasar internasional, dengan distribusi di Malaysia, Singapura, Australia, dan beberapa negara Eropa. Brand ini bahkan memenangkan penghargaan The Most Innovative Brand di Jakarta Fashion Week.
Advertisement
Wakai
Meski namanya terdengar seperti brand Jepang, Wakai sebenarnya adalah produk asli Indonesia yang diproduksi oleh PT Metrox Global. Brand ini menawarkan sepatu dengan desain yang stylish dan nyaman. Produk Wakai juga telah memasuki pasar internasional di Malaysia dan Singapura.
Advertisement
3second
Brand 3second, yang berada di bawah naungan Biensi, telah eksis sejak 1997. Brand ini mencakup beberapa sub-brand seperti Greenlight, Moutley, Famo, dan FMC Speed Supply. Pada 2022, 3second berhasil tampil di Paris Fashion Show, membuktikan bahwa brand asal Bandung ini telah diakui di kancah internasional.
Advertisement
Lanccelot
Lanccelot adalah brand jam tangan yang berdiri sejak 2013. Nama brand ini diambil dari karakter legenda Arthurian, Sir Lancelot du Lac, menciptakan nuansa internasional pada produknya. Produk Lanccelot yang berkonsep timeless telah meraih kesuksesan tidak hanya di Indonesia tetapi juga di pasar luar negeri.
Advertisement
Terry Palmer
Terry Palmer adalah salah satu brand terkenal dalam industri handuk. Produk-produk Terry Palmer memiliki kualitas premium, sehingga seringkali dianggap sebagai merek luar negeri. Namun, Terry Palmer sebenarnya adalah merek asli Indonesia yang diproduksi oleh PT. Indah Jaya, perusahaan yang didirikan pada tahun 1962. Nama "Palmer" berasal dari singkatan "Pal Merah," lokasi awal pabrik tersebut.
Pada awalnya, merek ini hanya berfokus memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. Namun, seiring berkembangnya perusahaan, Terry Palmer berhasil memasuki pasar Eropa pada tahun 1988 dan mulai mengekspor produknya ke Jepang pada tahun 1992.
Dengan kreativitas dan kualitas yang tak kalah dari brand internasional, berbagai brand fashion asli Indonesia telah membuktikan diri mampu bersaing di pasar global. Kehadiran mereka di berbagai negara membawa kebanggaan bagi Indonesia sekaligus memperkenalkan keunikan budaya lokal yang dikemas dalam gaya modern dan stylish. Brand-brand ini adalah bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri fashion dunia, dan karya anak bangsa dapat terus mendunia.4o