Deretan Kue Tradisional Berbahan Tepung Beras yang Lezat dan Bebas Gluten, Pemula Dijamin Sukses

Tepung beras telah lama menjadi bahan utama dalam berbagai kuliner tradisional di Indonesia.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Deretan Kue Tradisional Berbahan Tepung Beras yang Lezat dan Bebas Gluten, Pemula Dijamin Sukses
Resep Kue dengan Bahan Tepung Beras (© 2023 merdeka.com)

Selain lebih sehat dibandingkan tepung terigu, tepung beras juga dikenal lebih ramah terhadap mereka yang intoleran terhadap gluten. Dengan tekstur yang lembut dan rasa yang khas, tak heran jika tepung ini menjadi pilihan untuk berbagai jenis kue tradisional yang nikmat. Bagi pemula, mencoba membuat kue dari tepung beras bisa jadi tantangan yang menarik, terutama karena bahan ini sangat fleksibel dan mudah diolah.

Berikut adalah beberapa resep kue tradisional berbahan tepung beras yang lezat dan pastinya bebas gluten. Dengan panduan yang mudah diikuti, siapa pun bisa mencoba membuatnya di rumah.

Kue mangkok dikenal dengan bentuknya yang mengembang cantik dan cita rasa manis yang lembut. Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan-bahan:

100 gram tape singkong, haluskan

125 gram tepung beras

25 gram terigu

150 gram gula merah, serut

250 ml air

1 sendok teh ragi instan

Garam secukupnya

1 lembar daun pandan

1 sendok teh baking powder

Cara membuat:

  1. Rebus air, gula merah, dan daun pandan hingga gula larut, lalu angkat dan dinginkan.
  2. Campur tepung beras, terigu, dan tape singkong halus, aduk rata. Tuangi air gula merah sambil diaduk hingga adonan halus dan encer. Uleni selama 5-10 menit.
  3. Masukkan ragi instan, aduk hingga tercampur rata. Tutup dan diamkan selama 30-60 menit.
  4. Aduk adonan hingga busanya hilang, kemudian tambahkan baking powder, aduk rata.
  5. Tuang adonan ke dalam cetakan dan kukus selama 20 menit. Sajikan dengan parutan kelapa.

Klepon adalah salah satu kue tradisional yang paling dikenal, dengan sensasi gula jawa yang meleleh di mulut saat digigit.

Bahan-bahan:

200 gram tepung ketan putih

190-200 ml air hangat + pasta pandan

Gula jawa serut halus secukupnya

Bahan Kelapa Parut:

50 gram kelapa parut kering

10 ml santan kara

Sejumput garam

40 ml air panas

Cara membuat:

  1. Campur tepung ketan dengan air hangat yang telah dicampur pasta pandan, aduk hingga rata. Uleni hingga adonan bisa dipulung.
  2. Ambil sedikit adonan, bulatkan, lubangi, dan isi dengan gula merah, lalu bulatkan kembali.
  3. Rebus dalam air mendidih hingga klepon mengapung, biarkan selama 3 menit agar matang sempurna.
  4. Campur kelapa parut, santan, dan garam, kukus selama 10 menit.
  5. Gulingkan klepon ke dalam kelapa parut yang telah dikukus, dan sajikan.

Nagasari lapis hunkwe adalah kombinasi sempurna antara kelembutan nagasari dan keharuman hunkwe. Ini adalah camilan yang cocok untuk segala suasana.

Bahan Nagasari:

5 buah pisang raja, iris tipis

75 gram tepung beras

25 gram tepung tapioka

250 ml santan

¼ sendok teh garam

90 gram gula

Bahan Hunkwe Pandan:

25 gram tepung hunkwe plain

1 sendok makan tepung maizena

250 ml santan

1 sachet susu kental manis

50 gram gula pasir

1 tetes pasta pandan

Sejumput garam

Cara membuat:

  1. Rebus santan, gula, dan garam hingga mendidih, lalu dinginkan.
  2. Tuang sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung beras dan tapioka, aduk rata, lalu saring.
  3. Panaskan kukusan dan siapkan loyang yang telah diolesi minyak.
  4. Tuang satu sendok sayur adonan ke loyang, kukus selama 5 menit. Tata pisang di atasnya, kemudian siram lagi dengan adonan, kukus kembali selama 5 menit. Lakukan hingga adonan habis, lalu kukus selama 25 menit.
  5. Campur semua bahan hunkwe pandan, masak hingga mendidih dan mengental, lalu tuang di atas adonan nagasari. Dinginkan dan potong-potong sebelum disajikan.

Kue cucur adalah salah satu jajanan pasar yang populer, terutama di kalangan anak-anak era 90-an. Kue ini memiliki tekstur berserat yang unik dan rasa manis yang menggugah selera. Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan-bahan:

250 gram gula merah

420 ml air

100 gram tepung terigu

200 gram tepung beras

¼ sendok teh garam

3 lembar daun pandan

Cara membuat:

  1. Rebus gula merah, daun pandan, dan air hingga mendidih dan gula larut. Saring dan biarkan hingga hangat.
  2. Campur tepung terigu, tepung beras, dan garam, lalu aduk rata.
  3. Tuang air gula ke dalam campuran tepung sambil diaduk perlahan hingga adonan halus. Gunakan whisk untuk hasil yang lebih rata, kemudian mixer dengan kecepatan sedang selama 5 menit.
  4. Diamkan adonan selama 30 menit pada suhu ruang.
  5. Tuang satu sendok adonan ke minyak yang sudah dipanaskan, biarkan hingga seratnya keluar.
  6. Siram-siram bagian atasnya dengan minyak yang ada di penggorengan, angkat, dan dinginkan.

Bahan:

- 175 gram tepung beras

- 2 sendok makan tapioka

- 75 gram gula pasir

- 500 ml santan kental

- 1/2 sendok teh garam

- 1/4 sendok teh vanili

- Pewarna ungu dan merah muda secukupnya

Cara membuat:

1. Buat biang dulu, masak 125 ml santan dengan 2 sendok tepung beras, aduk hingga kental seperti bubur sumsum, angkat. Sisihkan.

2. Campur sisa tepung beras, tepung tapioka, garam, vanili

3. Tambahkan adonan biang, dan sisa santan. Aduk rata hingga licin, sambil dikeplok-keplok pakai tangan. Diamkan adonan selama 1 jam.

4. Panaskan cetakan kira-kira 30 menit hingga panas, masukkan sedikit adonan pink tunggu sampai berbuih agak matang masukkan adonan putih, setelah berbuih dan agak matang masukkan adonan ungu.

5. Kemudian tunggu hingga matang, congkel kue yang udah matang. Sajikan.

Lapisan gula jawa:

- 250-300 gr gula jawa

- 65-80 ml air

Lapisan hijau:

- 400 ml santan kara

- 400 ml air pandan

- 65 gr tepung beras

- 13 gr tepung tapioka

- 1 sdt garam

- 2,5 sdm gula pasir

Lapisan putih:

- 800 ml santan kara

- 25 gr tepung tapioka

- 1,5 sdt garam

- 2 sdt gula pasir

- 1/2 sdt vanilla/ daun pandan disimpul

Cara membuat:

1. Siapkan gelas plastik.

2. Masak bahan gula jawa sampai larut dan agak mengental, lalu tuang bagi rata di gelas yang sudah disiapkan.

3. Campur adonan hijau lalu saring. Masak adonan hijau sampai matang dan mengental banget. Lalu panas-panas bagi rata, masukkan di gelas pelan-pelan menggunakan sendok.

4. Campur adonan putih lalu saring. Masak adonan putih sampai matang dan mengental mirip bubur sumsum. Lalu panas-panas tuang bagi rata di atas adonan hijau.

5. Tunggu dingin baru dihidangkan. Bila ada lebih simpan di kulkas tambah enak.

Kue-kue tradisional berbahan tepung beras ini tidak hanya lezat dan bebas gluten, tetapi juga mudah dibuat. Bahkan bagi pemula, resep-resep ini dirancang agar dapat diikuti dengan mudah, sehingga dijamin sukses dalam mencoba. Selamat mencoba dan nikmati kelezatan kue tradisional Indonesia di rumah Anda!

Rekomendasi