Kenali 17 Tindakan yang Termasuk 'Self-Sabotage' dalam Hubungan dan Penyebabnya

Cemburu berlebihan, menutup diri dari pasangan, dan suka mencari-cari kesalahan juga termasuk bentuk self-sabotage hubungan.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Kenali 17 Tindakan yang Termasuk 'Self-Sabotage' dalam Hubungan dan Penyebabnya
Marsha Timothy dan Oka Antara di film Noktah Merah Perkawinan. © dok. Netflix/Noktah Merah Perkawinan

Pernah bertanya-tanya kenapa hubungan asmaramu selalu gagal? Kalau tak kunjung ketemu alasannya, bisa jadi itu karena kamu melakukan self-sabotage setiap membangun hubungan.

Dilansir Psychology Today, Kari Rusnak, MA, LPC, penasihat hubungan berlisensi mendaftar sederet tindakan yang ternyata termasuk bentuk self-sabotage dalam hubungan. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Bentuk-Bentuk Tindakan Self-Sabotage dalam Hubungan

  1. Tidak membahas perasaanmu dengan pasangan
  2. Tidak mengkomunikasikan kebutuhanmu dengan baik
  3. Kerap berkata 'iya', padahal ingin berkata 'tidak'
  4. Tidak menerapkan batasan pribadi dalam hubungan
  5. Memanfaatkan kritik atau hinaan untuk menyakiti pasangan
  6. Selalu mencari atau membuat-buat masalah
  7. Sering ngambek dengan mendiamkan pasangan
  8. Sering ghosting pasangan
  9. Berbohong atau berselingkuh
  10. Mengonsumsi alkohol secara tidak bijak atau memakai narkoba
  11. Suka merendahkan diri atau berbicara jelek tentang diri sendiri kepada pasangan
  12. Menarik diri dari komunikasi atau bahkan hubungan itu sendiri
  13. Menutup diri dari pasangan
  14. Berusaha mengendalikan pasangan
  15. Cemburu berlebihan
  16. Suka mencari-cari kesalahan atau kekurangan pasangan dan membahasnya terus-menerus
  17. Berhubungan tanpa membuat komitmen apa pun.

Kemungkinan Penyebab Self-Sabotage dalam Hubungan

Apa yang membuat seseorang kerap melakukan sabotase terhadap hubungan asmaranya sendiri? Menurut Dr. Rusnak, ada tiga kemungkinan alasannya.

Hubungan yang gagal di masa lalu atau masa kecil yang kurang bahagia bisa menyebabkan seseorang memiliki trauma dan membawanya ke setiap hubungan yang dijalani. Tingkat kepercayaan diri yang rendah juga kerap menjadi biang keladi seseorang melakukan self-sabotage terhadap hubungan asmaranya.

Takut berkomitmen, takut berhubungan serius, atau malah takut disakiti bisa membuat seseorang melakukan hal-hal yang bisa merusak hubungan dengan pasangan. Ketakutan ditolak pun bisa mencegah seseorang memiliki hubungan asmara yang sehat dan membahagiakan.

Jika kamu merasa melakukan beberapa hal yang disebutkan di atas, ada baiknya kamu mulai melakukan evaluasi diri. Cari tahu penyebabnya dan sebisa mungkin temukan solusi untuk mengatasinya. Berkonsultasi dengan psikolog merupakan salah satu cara yang bisa ditempuh jika kamu kesulitan melakukannya sendiri.

Rekomendasi