Topi Hitler Jadi Barang Lelang, Tuai Protes dari Komunitas Yahudi

Topi Hitler dilelang, menuai protes dari komunitas Yahudi.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Topi Hitler Jadi Barang Lelang, Tuai Protes dari Komunitas Yahudi
Adolf Hitler. ©The Associated Press

Baru-baru ini sejumlah memorabilia peninggalan Nazi dilelang. Beberapa barang yang ditawarkan kepada kolektor antara lain topi model top hat milik Adolf Hitler dan gaun cocktail yang pernah dikenakan kekasih Hitler, Eva Braun.

Pelelangan ini mendapat kritik keras dari komunitas Yahudi yang menilainya sebagai tindakan tak bermoral.

Memorabilia Peninggalan Nazi

Selain top hat milik Hitler dan gaun Eva Braun, lelang juga menawarkan sejumlah barang peninggalan Nazi yang lain.

Beberapa di antaranya adalah kotak cerutu laksamana udara Hermann Goering, penghargaan militer Nazi, satu set spanduk dan pisau, serta salinan risalah politik yang diambil dari Mein Kampf karangan Hitler.

Harga koleksi tersebut diperkirakan mencapai ratusan ribu Euro. Topi Hitler seharga 50 ribu Euro atau Rp780 juta, sementara salinan 'Mein Kampf' milik Goering seharga 130 ribu Euro atau Rp2 miliar.

Diprotes Komunitas Yahudi

Direktur Pelaksana Hermann Historica mengatakan kepada Reuters, rumah lelang dibanjiri surat elektronik dari para individu yang mengutuk penjualan tersebut. Menurutnya, 99 persen dari surat elektronik yang diterimanya berisi cercaan. Mulai dari tuduhan mereduksi sejarah sampai tudingan antek Neo-Nazi yang serakah.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Yahudi Eropa mendesak Pacher agar membatalkan pelelangan. Menurutnya artefak itu akan dibeli oleh individu yang ingin memuliakan Nazisme.

Pacher: "Sebagain besar pembeli dari museum."

Pacher menyebut sebagian besar pembeli dari rumah lelang biasanya dari museum, terutama di Asia dan Amerika Serikat yang didanai lembaga kebudayaan berkantung tebal.

"Sisa 20 persen adalah pelanggan, kolektor pribadi atau penulis buku sejarah yang membutuhkan benda itu untuk buku mereka," kata Pacher.

"Nasib setiap koleksi yang baik dalam jangka panjang berakhir di museum," lanjutnya.

Tiga tahun yang lalu, Hermann Historica juga menjual memorabilia celana panjang dengan kantong kulit yang dikenakan oleh Hitler. Dia juga berhasil melelang sebuah wadah kuningan penampung racun sianida yang digunakan oleh seorang pejabat tinggi Nazi untuk menghabisi nyawanya sendiri.

Reporter: Komarudin
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi