Kulit berminyak kadang membuat kita tidak percaya diri. Selain ketika berswafoto akan terlihat mengkilap, dengan perawatan yang salah, kulit wajah yang berminyak malahan akan menimbulkan jerawat serta wajah yang kusam. Minyak sebenarnya memang diproduksi oleh kulit. Namun pada beberapa orang, ada yang produksi minyak pada kulit berlebihan sehingga wajah terus terlihat berminyak.
Apa yang perlu diketahui tentang kulit berminyak? Bagaimana cara menghilangkan minyak di wajah? Perawatan seperti apa yang paling cocok untuk kulit berminyak? Berikut ini informasi selengkapnya yang dihimpun Merdeka.com.
- Mengenal 8 Jenis Kulit Berminyak (OSPW--OSNT)
- Mengenal 8 Jenis Kulit Berminyak (ORPW--ORNT)
- Penyebab Kulit Wajah Berminyak Selain Faktor Genetik
- Cara Merawat Kulit Berminyak
- Rangkaian Skincare Esensial Harian untuk Kulit Berminyak
- Bahan Alami yang Bermanfaat untuk Kulit Berminyak
- Serum untuk Kulit Berminyak
- Rekomendasi Produk Skincare untuk Kulit Berminyak
- Minyak Esensial yang Bagus untuk Kulit Berminyak
- Makanan yang Bagus untuk Pemilik Kulit Berminyak
Mengenal 8 Jenis Kulit Berminyak
Dr. Leslie Baumann, M.D., seorang ahli dermatologi di balik brand Baumann Cosmetic Dermatology memperkenalkan 16 jenis kulit yang masing-masing ditandai empat ciri.
Menurut Baumann, kulit berminyak pun banyak jenisnya. Berikut ini penjelasan selengkapnya.
1. OSPW (Oily - Pigmented - Sensitive - Wrinkled)
Jenis kulit yang pertama ini ditandai dengan jerawat, kemerahan, dan kecenderungan untuk mengalami ruam. Warna kulit tidak merata dengan penggelapan (pigmentasi) dan kerutan halus di bagian-bagian yang sering mengalami inflamasi.
Jenis kulit ini rentan penuaan dini. Penyebab utamanya adalah paparan sinar matahari berlebih dan kebiasaan merokok.
2. OSPT (Oily - Sensitive - Pigmented - Tight)
Tipe kulit yang ini ditandai dengan kemerahan, jerawat, minyak berlebih di area tertentu, penggelapan, namun tidak mudah berkerut. Jumlah garis halus di dahi, sudut mulut, dan mata tampak lebih samar daripada pemilik jenis kulit OSPW. Namun pigmentasi cenderung lebih parah.
3. OSNW (Oily - Sensitive - Non-pigmented - Wrinkled)
Jenis kulit sensitif, berjerawat, dan berminyak yang mudah mengalami penuaan dini. Pasalnya, tipe kulit ini tidak terlindung dari pigmentasi yang sebenarnya berfungsi untuk melindungi kulit dari efek merusak sinar matahari berlebih.
4. OSNT (Oily - Sensitive - Non-pigmented - Tight)
Ini adalah tipe kulit sensitif yang lebih ringan jika dibandingkan OSNW, OSPT, dan OSPW. Meskipun mudah berjerawat dan iritasi, jenis kulit sensitif ini tidak mudah mengalami penggelapan atau gejala penuaan dini lainnya. Anda hanya menerapkan gaya hidup yang sehat dan kulit sensitif Anda akan lebih 'ramah' setelah melewati masa remaja.
Advertisement
Mengenal 8 Jenis Kulit Berminyak (ORPW--ORNT)
5. ORPW (Oily - Resistant - Pigmented - Wrinkled)
Jenis kulit yang satu ini tidak terlalu rentan iritasi atau kemerahan, namun cukup berminyak, mudah mengalami penggelapan, keriput, flek, dan bercak yang menjadikan warna kulit tidak merata.
6. ORPT (Oily - Resistant - Pigmented - Tight (non-wrinkled))
Ini adalah tipe kulit berminyak yang tidak mudah berjerawat dan iritasi. Namun rentan penggelapan, meskipun tidak mudah berkerut.
7. ORNW (Oily - Resistant - Non-pigmented - Wrinkled)
Jenis kulit berminyak ini cukup rentan penuaan dini, karena tidak dilindungi pigmen yang memadai. Namun tipe kulit ini memiliki lapisan pelindung yang cukup kuat. Jadi, produk yang Anda butuhkan adalah yang mengandung bahan aktif dengan konsentrasi tinggi
8. ORNT (Oily - Resistant - Non-pigmented - Tight)
Tidak mudah iritasi, memerah, keriput, atau mengalami penggelapan. Satu-satunya masalah jenis kulit yang satu ini adalah minyak berlebih. Selalu gunakan pelembap yang 'ramah' untuk kulit berminyak agar kulit tidak memproduksi sebum semakin banyak dan rajin bersihkan wajah setiap hari.
Advertisement
Penyebab Kulit Wajah Berminyak Selain Faktor Genetik
Mengapa kulit wajah bisa berminyak? Umumnya seseorang memiliki kulit berminyak sejak lahir. Namun jika Anda terbiasa memiliki kulit kering atau normal yang tiba-tiba menjadi berminyak, maka beberapa faktor berikut bisa menjadi penyebabnya.
1. Perubahan Hormon
Ketika kulit wajah Anda berminyak dari yang biasanya kering atau normal, bisa jadi sedang terjadi perubahan hormon dalam tubuh Anda. Bisa saja karena Anda sedang stres atau bagi perempuan sedang dalam masa pra menstruasi.
2. Memakai Produk Kecantikan yang Salah
Penggunaan produk kecantikan yang tidak sesuai untuk kulit berminyak bisa membuat kondisi kulit berminyak semakin buruk. Mulai dari cleanser, pelembap, foundation, sampai bedak sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit wajah Anda.
3. Konsumsi Makanan Berlemak
Mengonsumsi makanan berlemak berlebihan akan menimbulkan dampak di mana produksi minyak pada kulit akan terganggu hingga bisa jadi menyebabkan produksi minyak yang berlebihan sehingga kulit wajah Anda menjadi berminyak
4. Perubahan Cuaca
Pergantian cuaca juga bisa mengakibatkan kulit wajah berminyak. Bisa saja pada musim kemarau karena cuaca yang panas, kulit jadi memproduksi minyak berlebihan.
Advertisement
Cara Merawat Kulit Berminyak
Kulit berminyak memerlukan perawatan yang berbeda dari jenis kulit lainnya. Pastikan Anda memperhatikan produk apa saja yang Anda gunakan setiap hari. Asupan makanan sehari-hari juga bisa berpengaruh.
1. Bersihkan Wajah Minimal Dua Kali Sehari
Apapun jenis kulit Anda, cleansing merupakan ritual kecantikan wajib setiap hari. Terutama jika Anda memiliki kulit berminyak. Jika tidak dibersihkan secara teratur, minyak akan menumpuk, menyumbat pori-pori, menjadi tempat berkembang biak bakteri, dan muncullah jerawat.
2. Jangan Terlalu Sering Mencuci Muka dengan Sabun
Cleansing memang penting, namun terlalu sering mencuci muka dengan sabun, face wash, atau bahkan cleansing foam lembut pun bisa membuat kulit kering. Kalau sudah begitu, kulit akan memproduksi lebih banyak minyak untuk mengembalikan kelembapan yang hilang. Jadi, mencuci muka sering-sering memang tidak menyelesaikan masalah.
3. Hindari Produk Kecantikan Komedogenik
Pemilik kulit berminyak memang sebaiknya menghindari produk skincare dan kosmetik yang bersifat komedogenik atau menyumbat pori.
4. Gunakan Produk Skincare Khusus Kulit Berminyak
Krim dengan konsistensi tinggi (thick), oil-based serum, dan face oil yang pekat bukan 'sahabat' kulit berminyak Anda. Gunakan produk skincare yang memang diformulasikan untuk kulit berminyak. Misalnya oil-controlling face wash, toner dengan kandungan tea tree oil, water-based serum, dan pelembap berbasis gel.
5. Konsumsi Makanan Sehat dan Bergizi Seimbang
Makanan dengan kandungan lemak tak sehat, olahan susu, gorengan, makanan bersodium tinggi, dan makanan berindeks glikemik tinggi yang dikonsumsi berlebihan bisa membuat kondisi kulit berminyak semakin buruk. Pilihlah makanan sehat dengan gizi seimbang seperti sayuran hijau, alpukat, ikan-ikanan, dan kacang-kacangan untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.
6. Aplikasi Ulang Pelembap atau Face Mist saat Beraktivitas di Ruangan Ber-AC
Beraktivitas di ruangan ber-AC terlalu lama akan menjadikan kulit kering. Karena itu, pastikan Anda selalu siap sedia dengan moisturizer atau face mist untuk aplikasi ulang setiap beberapa jam sekali.
Advertisement
Rangkaian Skincare Esensial Harian untuk Kulit Berminyak
Produk skincare apa saja yang diperlukan kulit berminyak untuk perawatan sehari-hari? Berikut ini beberapa diantaranya.
1. Acne Face Wash
Menurut hasil penelitian, cuci muka minimal dua kali sehari efektif untuk mengurangi jerawat. Agar sisa minyak dan sebum di malam hari bersih, cuci muka di pagi hari dengan face wash atau facial foam khusus kulit berjerawat. Biasanya produk seperti ini mengandung asam salisilat atau zat antijerawat lainnya.
2. Serum Vitamin C
Jika Anda tak perlu toner dan esens, nutrisi kulit dengan serum yang memiliki kandungan vitamin C. Vitamin yang satu ini cukup efektif untuk melindungi kulit dari jerawat. Lebih bagus lagi jika serum yang Anda pilih berjenis water-based, bukan oil-based.
3. Oil-Free Moisturizer
Kulit yang berminyak juga tetap butuh pelembap. Jika tidak, kulit akan terangsang untuk memproduksi minyak lebih banyak. Akibatnya terbentuklah sebum yang menyumbat pori-pori. Pilih pelembap oil free agar wajah tidak berminyak.
4. Tabir Surya
Sinar matahari juga bisa membuat kondisi kulit berjerawat semakin parah. Karena itu Anda perlu menggunakan tabir surya sebelum keluar rumah. Kalau pelembap yang kamu gunakan sudah mengandung SPF, perlindungannya sudah cukup, kok.
5. Bedak Khusus Kulit Berjerawat
Sekarang ini banyak bedak tabur dan compact powder yang diformulasikan khusus untuk kulit berjerawat. Biasanya produk seperti ini dilengkapi asam salisilat juga.
6. Micellar water atau Cleansing Oil
Setelah beraktivitas seharian, wajah perlu cleansing lagi. Gunakan micellar water atau cleansing oil untuk membersihkan sisa bedak, pelembap, dan polutan yang menempel di permukaan kulit. Boleh juga disempurnakan dengan double cleansing menggunakan face wash.
7. Acne Spot Treatment
Salep atau krim antijerawat jelas perlu ada di beauty case untuk berjaga-jaga jika jerawat baru nongol di pipi. Pasalnya, jerawat memang kerap sepaket dengan kulit berminyak. Pakai acne spot treatment di daerah yang berjerawat saja, ya! Jadi kulit tidak kering.
Demikian rangkaian skincare esensial untuk kulit berminyak dan mudah berjerawat.
Advertisement
Bahan Alami yang Bermanfaat untuk Kulit Berminyak
Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk merawat kulit berminyak. Cukup gunakan bahan-bahan di sekitar Anda.
1. Lemon
Keasaman lemon membuatnya efektif untuk membersihkan minyak berlebih dari permukaan kulit wajah.
2. Jeruk Nipis
Sama seperti lemon, air perasan jeruk nipis juga bisa membantu mengontrol minyak berlebih di permukaan kulit wajah.
3. Clay
Anda mungkin sudah tidak asing dengan clay mask. Dilansir SheKnows, ini adalah masker wajah yang dibuat dengan campuran clay atau tanah liat. Tidak sembarang tanah liat, karena hanya clay jenis tertentu yang biasa digunakan untuk perawatan kecantikan. Misalnya bentonite, french green clay, zeolite, sea clay, dan multani mitti (fuller's earth).
4. Mint
Dilansir StyleCraze, vitamin A di dalam daun mint efektif untuk mengatasi minyak berlebih di kulit wajah. Masker yang terbuat dari daun mint tumbuk akan menyerap kelebihan minyak sekaligus menyejukkan wajah.
5. Mentimun
Ketimun atau mentimun merupakan astringent alami. Sayur dengan kandungan air tinggi ini bisa membantu membersihkan pori-pori dan melembapkannya tanpa menjadikan berminyak.
6. Tomat
Sari tomat yang kaya vitamin A dan vitamin C sangat baik untuk kulit berminyak. Tomat juga bisa mendinginkan serta membantu membersihkan minyak berlebih pada kulit wajah.
7. Cuka Apel
Kulit berminyak dan berjerawat juga bisa mendapatkan manfaat dari cuka apel. Asamnya cuka bisa membantu membersihkan minyak berlebih dan bakteri penyebab jerawat. Walaupun begitu, cuka apel juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit sensitif. Jadi, pastikan Anda melarutkan cuka apel dengan air matang pada perbandingan 1:1 sebelum menggunakannya pada wajah.
8. Apel
Parutan apel merah atau hijau bisa difungsikan sebagai masker untuk kulit berminyak, kombinasi, dan berjerawat. Jangan lupa sertakan kulitnya. Pasalnya, kulit apel mengandung lebih banyak nutrisi daripada daging buahnya.
9. Teh Hijau
Sudah sejak lama teh hijau dipercaya sebagai bahan alami yang baik untuk kulit berminyak dan berjerawat. Anda bisa menggunakan seduhan matcha atau teh hijau celup sebagai toner atau masker setidaknya seminggu dua kali.
10. Lidah Buaya
Aloe vera atau lidah buaya juga baik untuk kulit berminyak. Anda bisa menggunakannya sebagai masker. Namun lakukan tes alergi terlebih dahulu. Tak sedikit orang Indonesia yang alergi terhadap getah lidah buaya.
Advertisement
Serum untuk Kulit Berminyak
Selama ini banyak yang berpikir kalau serum hanya cocok untuk kulit kering dan normal saja. Pasalnya serum yang memiliki banyak bahan aktif diduga bakal menyumbat pori dan menjadikan kulit semakin berminyak. Dilansir Boldsky, serum justru lebih cepat diserap kulit daripada lotion yang dikenal lebih ringan daripada krim.
Buat mereka yang memiliki kulit berminyak, tersedia water-based serum atau serum yang berbasis air. Tidak seperti oil-based serum yang berfungsi menjaga kelembapan dari krim dan lotion agar lebih tahan lama, water based serum lebih berfungsi untuk menutrisi wajah lebih dalam. Serum seperti ini cenderung ringan dan memiliki sifat menyerap minyak. Jadi cocok pula untuk kulit berminyak.
Karena kulit berminyak rentan terhadap jerawat, sebaiknya pilih serum yang mengandung vitamin C dan dapat mengelupas permukaan kulit mati dan residu kotoran. Carilah bahan-bahan seperti asam salisilat dan asam glikolat. Kandungan-kandungan ini juga dapat mengurangi produksi sebum.
Advertisement