Kloset emas, sepotong kemewahan dengan harga rakyat di New York

Kloset emas, sepotong kemewahan dengan harga rakyat di New York. Sejak tanggal 15 September 2016, Guggenheim Museum membebaskan pengunjung untuk menggunakan kloset emas yang jadi koleksi mereka. Kloset merupakan karya Maurizio Cattelan, seniman yang merasa prihatin terhadap kesenjangan ekonomi.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Kloset emas, sepotong kemewahan dengan harga rakyat di New York
Kloset emas di Guggenheim Museum. ©2016 Twitter.com/Guggenheim

Solomon R. Guggenheim Museum, sebuah museum di New York, Amerika Serikat menawarkan sebuah pengalaman 'mewah' dengan harga terjangkau. Tetapi jangan mengharapkan yang muluk-muluk. Sebab yang mereka tawarkan cuma kesempatan untuk buang hajat di kloset yang terbuat dari emas.

Dilansir Mirror, Guggenheim Museum membebaskan pengunjung untuk mencoba kloset emas koleksi museum sejak tanggal 15 September 2016. Kloset dari emas 18 karat ini bisa digunakan dengan membayar biaya masuk museum saja.

Kloset mewah itu diberi nama America, simbol kapitalisme yang hanya memihak kaum minoritas. Pembuatnya adalah Maurizio Cattelan, seorang seniman asal Italia.

Cattelan, 55 tahun, adalah seniman yang lahir dan besar di antara masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah. Ayahnya adalah sopir truk dari Milan. Karya-karya Cattelan terinspirasi oleh kesenjangan ekonomi yang menjadi realitas sehari-hari dalam hidupnya.

Menurut Cattelan, tujuan dari pembukaan kloset emas tersebut adalah mengubah produk mewah yang biasanya hanya bisa diakses 1 persen golongan masyarakat menjadi milik umum.

Rekomendasi