Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor

Rumah Gudang berbentuk mirip piramida yang dibangun Suku Abui menggunakan material kayu putih, bambu, dan alang-alang.

Iqbal Nugroho
Oleh Iqbal Nugroho - Editor
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Sebuah 'Rumah Gudang' atau Fala, hunian adat Suku Abui di Desa Luba, Alor, NTT (4/10). Rumah adat suku pedalaman Alor ini selain sebagai hunian juga berfungsi tempat pertemuan, urusan adat, tempat simpan makanan dan bibit, hingga tempat menyimpan benda-benda pusaka. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
1 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Secara vertikal, Rumah Gudang berbentuk panggung dan terdiri dari 3-4 tingkat yang setiap ruang memiliki fungsi masing-masing. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
2 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Di ruang paling dasar disebut Siwo atau kolong berfungsi untuk memelihara binatang ternak. Di atasnya disebut Liktaha, berupa ruangan terbuka berfungsi sebagai tempat berkumpul atau acara adat. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
3 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Hasil kebun dan peralatan digantung di bambu penyangga rumah. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
4 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Seorang warga duduk di pelataran yang disebut Likhabang. Selain tempat berkumpul kaum lelaki, Likhabang juga biasa digunakan untuk tempat tidur tamu laki-laki. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
5 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Peralatan masak tersusun rapi di sisi samping Rumah Gudang. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
6 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Untuk konstruksi, pondasi rumah ini terdiri atas empat tiang induk terbuat dari kayu ampupu atau kayu putih berukuran sebesar pelukan orang dewasa. Material bangunan Rumah Gudang lainnya adalah bambu untuk penyangga atap dan alang-alang berfungsi sebagai atap. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
7 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Di lantai kedua atau disebut Falah Omi yang berfungsi sebagai tempat tidur dan lokasi menyimpan perabotan rumah tangga. Ruangan paling atas disebut Akui Taha, berfungsi menyimpan hasil pertanian dan barang berharga. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
8 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Kaum perempuan Suku Abui saat mengupas buah pinang. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
9 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Anak-anak Suku Abui sedang bermain di sekitar rumah. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
10 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Kaum perempuan Suku Abui saat mengupas buah pinang. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
11 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Anak-anak Suku Abui sedang bermain di sekitar rumah. ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
12 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Kaum perempuan Suku Abui saat ditemui di Desa Luba (4/10). ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
13 dari 13 halaman
Melihat lebih dekat Rumah Gudang, hunian suku pedalaman Alor
Sebuah 'Rumah Gudang' atau Fala, hunian adat Suku Abui di Desa Luba, Alor, NTT (4/10). ©2015 Merdeka.com/iqbal s nugroho
Rekomendasi