Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe

Sebuah museum bertemakan 'lorong waktu' membawa pengunjungnya untuk mengenal sejarah kota Malang.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Editor
Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Salah satu lorong di Museum Malang MTD yang di dindingnya tertempel banyak foto-foto zaman dahulu. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
1 dari 8 halaman
Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Replika Bung Hatta ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
2 dari 8 halaman
Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Bung Karno datang ke Malang untuk meresmikan tugu di depan Balai Kota yang dulu pernah hancur dan kemudian di bangun kembali. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
3 dari 8 halaman
Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Pengunjung yang mendapatkan penjelasan dari tour guide. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
4 dari 8 halaman
Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Mesin faks di zaman Jepang. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
5 dari 8 halaman
Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Selain benda-benda pra sejarah, di Museum Malang MTD juga menyimpan beberapa benda lain di era perjuangan. Salah satunya adalah deretan helm besi yang pernah digunakan oleh arek-arek Malang ketika mengusir penjajah. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
6 dari 8 halaman
Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Salah satu helm besi yang pernah digunakan oleh pejuang dalam mengusir penjajah. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
7 dari 8 halaman
Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Selain itu, di museum ini juga menyimpan beberapa benda lain seperti baju, celana, ikat pinggang, sampai peluru yang digunakan di era perjuangan. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
8 dari 8 halaman
Perjalanan menyingkap sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Museum Malang Tempo Doeloe dibangun untuk memperkenalkan sejarah kota Malang dari zaman pra-sejarah sampai era perjuangan. Museum ini dibangun oleh seseorang bernama Dwi Cahyono yang juga sebagai kado hadiah ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya. Museum Malang Tempo Doeloe resmi dibuka pada tanggal 22 Oktober 2012 lalu. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
Rekomendasi