Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe

Sebuah museum bertemakan 'lorong waktu' membawa pengunjungnya untuk mengenal sejarah kota Malang.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Editor
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Menurut guide yang bertugas untuk memberikan informasi di Museum Malang Tempo Doeloe atau Museum Malang MTD, pada zaman pra sejarah, kota Malang ini adalah sebuah danau purba yang dikelilingi beberapa gunung seperti Gunung Semeru, Kelud, Tengger dan Bromo. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
1 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Fosil dari zaman pra sejarah yang pernah ditemukan di daerah Malang. ©2012 Merdeka.com
2 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Fosil dari zaman pra sejarah yang pernah ditemukan di daerah Malang. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
3 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Tumbuh-tumbuhan dari zaman pra sejarah yang membatu dan ditemukan di daerah Malang. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
4 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
batu bata berpahat yang berasal dari zaman atau era kerajaan. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
5 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Ini adalah replika atau patung Ken Arok, Raja Singosari. Dia adalah sosok sakti yang membunuh Empu Gandring. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
6 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Ini adalah replika atau patung Ken Arok, Raja Singosari. Dia adalah sosok sakti yang membunuh Empu Gandring. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
7 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Beberapa peninggalan dari zaman kerajaan yang berhasil ditemukan dan sekarang tersimpan rapi di rak-rak kaca di Museum Malang MTD. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
8 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Buku berjudul Tjandi Djago ini berisikan sejarah dari candi yang berada di daerah Tumpang, Kabupaten malang. Buku ini ditulis oleh seorang arkeolog dari Belanda. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
9 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Patung Kendedes. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
10 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
kedua patung ini menceritakan ketika arkeolog menggali dan menemukan arca Kendedes. ©2012 Merdeka.com
11 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Beberapa tembikar dari zaman kerajaan juga banyak ditemukan di kota Malang ini. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
12 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Alat yang nampak tersebut adalah sebuah batu bertumpuk yang berfungsi sebagai penghancur dan penghalus jagung. Selain beras, jagung juga banyak dikonsumsi masyarakat Malang. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
13 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Karena berhawa dingin dan subur, banyak tanaman yang menghasilkan rempah-rempah tumbuh di Malang. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
14 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Tidak dapat dipungkiri, kamera serta foto adalah salah satu perekam sejarah yang sangat berguna. Gambar tersebut adalah kumpulan kamera dan beberapa lembar foto dari Alibari. ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
15 dari 15 halaman
Menelusuri sejarah di Museum Malang Tempo Doeloe
Gambar di samping ini adalah lambang pertama dari kota Malang. Logo singa ini dibuat dari kayu pada tahun 1938. "Malang nominor, Sursum moveor" ©2012 Merdeka.com/Dwi Andi Susanto
Rekomendasi