Seperti dikabarkan oleh VietnamNet Bridge, sebuah hotel mewah di Hanoi, Sofitel Hotel, berencana untuk membuka bungker bawah tanah yang digunakan selama masa perang pada tanggal 21 Mei mendatang.
Bungker yang ditemukan tahun lalu di Sofitel Metropole Hanoi ini dipercaya merupakan tempat berlindung dari serangan udara yang dibuat selama masa perang ketika salah seorang penyanyi Amerika, Joan Baez, pernah berlindung selama Christmas Bombings tahun 1972.
Bungker ini telah diawetkan dalam keadaannya yang sesungguhnya seperti saat pertama kali ditemukan. Hampir setahun yang lalu, pekerja konstruksi menemukan ruangan ini saat akan membangun pondasi untuk area kolam renang hotel. Setelah menggali sedalam tujuh kali, mereka mengebor tanah dan menemukan beton yang tebal.
"Mereka menemukan botol wine yang sudah tua, bola lampu yang masih bisa menyala, coretan dinding, dan gema dari peperangan yang telah berakhir empat dekade yang lalu," kata mereka, seperti dilansir oleh USA Today.
Petugas hotel, Andrean Augustin, berencana untuk melatih enam orang Vietnam untuk menjadi pemandu wisatawan saat mengunjungi bungker tersebut. Dalam pembukaannya, hotel ini mengundang banyak orang yang pernah berlindung di bungker tersebut.
Ini bukanlah hotel biasa. Sofitel adalah hotel tertua di Hanoi yang dibangun pada tahun 1901. Selama beberapa dekade, hotel ini telah menerima banyak tamu yang tak biasa seperti Charlie Chaplin, Jane Fonda, dan penulis Somerset Maugham dan Graham Greene.