Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nagashi-somen, Tradisi Unik Makan Mi Dingin Seluncur ala Jepang

Nagashi-somen, Tradisi Unik Makan Mi Dingin Seluncur ala Jepang Nagashi somen. ©2014 Merdeka.com/www.behance.net

Merdeka.com - Pernah mendengar tentang somen? Somen adalah sejenis mi tipis asal Jepang yang dibuat dari tepung terigu. Mi ini sangat tipis dan kenyal. Ketebalannya tak lebih dari 1,3 milimeter saja. Somen biasanya disajikan sebagai campuran salad, sup, atau disajikan dengan saus ringan. Saat musim panas, menurut situs Toyohara somen menjadi salah satu hidangan favorit warga Jepang. Disajikan dingin dengan direndam dalam air dan es batu, kemudian dimakan setelah dicelupkan ke dalam saus tsuyu segar yang terbuat dari kecap Jepang, rebusan ikan, mirin, bawang, dan myoga (sejenis jahe dari Jepang).

Kalau orang-orang dari daerah tropis seperti Indonesia mengonsumsi minuman dingin untuk menjaga agar suhu tubuh tidak naik, maka orang Jepang memakan somen untuk membantu agar tubuh tetap dingin.

tantri setyorini?20140901030150

Photo by konbini.com.br

Warga Jepang punya tradisi unik dalam menyantap somen di musim panas. Biasanya mereka mengolah mi pipih ini menjadi nagashi somen. Mie ditempatkan di atas bilah-bilah bambu yang telah dibelah dan dialiri air dingin. Kemudian di sepanjang batang bambu yang dialihfungsikan sebagai saluran ini berdiri orang-orang yang siap menyantap somen, lengkap dengan sumpit dan semangkuk saus tsuyu di kedua tangan.

Sebelum somen dialirkan di atas batang bambu, biasanya si penyaji akan berteriak "Ikuyo!" sebagai peringatan agar setiap orang bersiap-siap dengan mangkuk tsuyu mereka sebab somen akan segera dialirkan. Begitu somen mengalir di hadapan, mereka harus cepat-cepat menangkapnya dengan sumpit. Mengambil somen licin yang mengalir ini membutuhkan ketangkasan tersendiri. Namun justru di situlah letak keseruannya. Somen yang tidak berhasil diambil biasanya ditampung di ujung bilah bambu, kemudian dimakan ramai-ramai atau dialirkan kembali.

003 tantri setyorini?20140901030536

Photo by www.sakura-hostel.co.jp

Tak jarang warga Jepang membuat nagashi somen ini untuk dimakan bersama keluarga atau para tetangga saat siang hari yang gerah. Yang tinggal di rumah kecil di kota besar dan kesulitan mencari pohon bambu biasanya membeli mesin nagashi somen kecil untuk diletakkan di meja makan. Mesin ini dirancang untuk mensimulasikan pengalaman makan nagashi somen di rumah, jadi warga kota yang rumahnya kecil tak perlu repot-repot mencari batang bambu terlebih dahulu jika ingin makan somen.

001 tantri setyorini?20140901030002

Photo by www.flickr.com

Kedai mi dan restoran pun biasanya ikut menawarkan nagashi somen di musim panas. Bilah dari bambu atau batu tempat helai-helai somen dialirkan ditempatkan di sepanjang tempat makan. Di restoran-restoran mahal biasanya somen dialirkan ke dalam sungai buatan dari batu yang dibangun mengelilingi taman, sehingga pelanggan bisa menikmati mi dingin sambil menikmati keindahan taman ala Jepang.

004 tantri setyorini?20140901030708

Photo by yourshikoku.com

Cara makan yang cukup unik, bukan? Dan pastinya menghadirkan keceriaan tersendiri di tengah teriknya matahari musim panas. Anda juga tertarik untuk menyantap mi ala nagashi somen?

(mdk/tsr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Mengenal Tradisi Nyepuh Khas Warga Ciamis, Sambut Ramadan dengan Hias Kampung hingga Makan Nasi Kuning
Mengenal Tradisi Nyepuh Khas Warga Ciamis, Sambut Ramadan dengan Hias Kampung hingga Makan Nasi Kuning

Tradisi Nyepuh jadi cara warga di Ciamis untuk menyambut bulan Ramadan.

Baca Selengkapnya
Begini Awal Mula Tradisi Mudik Jelang Lebaran di Indonesia, Sudah Ada Sejak Kerajaaan Majapahit
Begini Awal Mula Tradisi Mudik Jelang Lebaran di Indonesia, Sudah Ada Sejak Kerajaaan Majapahit

Tradisi ini telah menjadi fenomena sosial yang besar di Indonesia, di mana jutaan orang memilih untuk meninggalkan kota.

Baca Selengkapnya
Mengenal Maapam, Tradisi Memasak Apam Khas Pasaman Barat Sambut Bulan Ramadan
Mengenal Maapam, Tradisi Memasak Apam Khas Pasaman Barat Sambut Bulan Ramadan

Dalam menyambut bulan penuh berkah, masyarakat Pasaman Barat memiliki salah satu tradisi unik yang sudah diwariskan secara turun-temurun.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
6 Tradisi Unik Iduladha di Indonesia, Mulai dari Manten Sapi hingga Ngejot
6 Tradisi Unik Iduladha di Indonesia, Mulai dari Manten Sapi hingga Ngejot

Di berbagai daerah, perayaan hari raya Idul Adha disambut meriah dengan berbagai tradisi.

Baca Selengkapnya
Melihat Tradisi Unik Sambut Lebaran di Indonesia, Masak Bareng hingga
Melihat Tradisi Unik Sambut Lebaran di Indonesia, Masak Bareng hingga "Perang Meriam"

Setiap wilayah di Indonesia punya caranya masing-masing dalam menyambut Hari Lebaran

Baca Selengkapnya
Serunya Nyawalan Kampung Khas Lebaran di Ciamis, Hadirkan Kuda Lumping sampai Reog Sunda
Serunya Nyawalan Kampung Khas Lebaran di Ciamis, Hadirkan Kuda Lumping sampai Reog Sunda

Nyawalan jadi ajang silaturahmi sekaligus melestarikan tradisi nenek moyang di Ciamis.

Baca Selengkapnya
Mengenal Kain Dagang Lingga, Aksesori Pelengkap Pakaian Tradisional Melayu di Riau
Mengenal Kain Dagang Lingga, Aksesori Pelengkap Pakaian Tradisional Melayu di Riau

Dalam tradisi Lingga-Riau, kain ini juga menjadi makna simbolis dari norma kesopanan dan kesantunan dalam berpakaian.

Baca Selengkapnya
Mitos Membatin Orang saat Hamil, Dipercaya Berdampak bagi Janin
Mitos Membatin Orang saat Hamil, Dipercaya Berdampak bagi Janin

Mitos tentang “membatin” atau memikirkan orang lain saat hamil adalah bagian dari kepercayaan dan tradisi yang beragam di Indonesia.

Baca Selengkapnya
Mencicipi Hidangan Gowi Nifufu, Makanan Tradisional Nias Pengganti Nasi yang Terbuat dari Ubi
Mencicipi Hidangan Gowi Nifufu, Makanan Tradisional Nias Pengganti Nasi yang Terbuat dari Ubi

Ubi merupakan salah satu sumber makanan pengganti nasi yang sampai saat ini masih dikonsumsi oleh masyarakat Nias.

Baca Selengkapnya