Lebih Berdaya di Masa PPKM Darurat, Pelaku UMKM Perlu Memanfaatkan Platform Ini

Senin, 19 Juli 2021 08:00 Reporter : Iwan Tantomi
Lebih Berdaya di Masa PPKM Darurat, Pelaku UMKM Perlu Memanfaatkan Platform Ini Lebih Berdaya di Masa PPKM Darurat, Pelaku UMKM Perlu Memanfaatkan Platform Ini. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi yang belum berakhir sepenuhnya, membuat pemerintah terus mengeluarkan beragam kebijakan untuk menekan laju pertambahan kasusnya. Salah satu langkah terbaru yang diterapkan adalah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung sejak 3 Juli 2021.

Walau disebut efektif untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, tetapi kebijakan PPKM Darurat ini juga turut memberikan dampak bagi para pelaku bisnis, termasuk UMKM. Banyak dari para pengusaha kecil yang harus menutup lapaknya untuk mengikuti arahan dari pemerintah. Untungnya, pemerintah tetap memberikan perhatian bagi para pelaku UMKM dengan serangkaian program dan insentif.

Selain itu, untuk membuat para pelaku UMKM lebih berdaya di masa PPKM Darurat ini, ada baiknya mulai beralih menggunakan Link UMKM. Berikut penjelasan lengkapnya.

Platform Online yang Bisa Membuat Pelaku UMKM Naik Kelas

lebih berdaya di masa ppkm darurat pelaku umkm perlu memanfaatkan platform ini
©2021 Shutterstock

Bagi yang belum tahu, Link UMKM merupakan platform online yang dapat diakses, baik lewat website maupun aplikasi pada smartphone. Platform ini dapat membantu UMKM Indonesia naik kelas lewat rangkaian program pemberdayaan terpadu. Sebab, UMKM di seluruh Indonesia yang memanfaatkan Link UMKM akan mendapatkan update informasi dengan membaca pada field UMKM Media; menggunakan menu pelatihan, konsultasi, dan literasi keuangan untuk mengembangkan usaha dalam menu UMKM Pedia; bergabung di komunitas untuk memperluas jaringan kerja, serta menampilkan produknya di Etalase digital.

Registrasinya Gampang, Siapapun Bisa Jadi Anggota

lebih berdaya di masa ppkm darurat pelaku umkm perlu memanfaatkan platform ini
©2021 Shutterstock

Menariknya lagi, Link UMKM ini menjadi platform yang mudah untuk dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM. Jadi, tak perlu khawatir sulit mengoperasikannya atau merasa gagap teknologi, karena cara registrasinya sangatlah mudah. Siapapun bisa langsung daftar lewat website Link UMKM dengan mengisi data diri secara lengkap pada setiap kolom yang tersedia.

Dapatkan Kartu Anggota Setelah Sukses Mendaftar

lebih berdaya di masa ppkm darurat pelaku umkm perlu memanfaatkan platform ini
©2021 Shutterstock

Apabila proses registrasi sukses dilakukan, maka para pelaku UMKM akan mendapakan kartu anggota Link UMKM. Bentuknya sangat modern dan menarik. Selain itu, kartu anggota ini juga tak bisa dipalsukan, karena tertera Logo BUMN dan nama bank utama, seperti BRI. Identitas pemiliknya jelas tertulis nama lengkap disertai sektor usaha dan lokasi provinsi. Kartu anggota ini juga disertai nomor ID serta QR Code.

Program Terpadu yang Bakal Didapatkan

lebih berdaya di masa ppkm darurat pelaku umkm perlu memanfaatkan platform ini
©2021 Shutterstock

Lebih lanjut, anggota Link UMKM akan mendapatkan beberapa program terpadu, seperti bisa bergabung di komunitas untuk membangun jejaring dengan UMKM di seluruh Indonesia. Kesempatan mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kapasitas juga akan didapatkan oleh anggota Link UMKM. Menariknya, para pelaku UMKM bisa mendapatkan informasi tentang pelatihan lewat Rumah BUMN, dimana lokasi, data, produk unggulan maupun jadwal pelatihan dapat didapatkan secara mudah lewat platform Link UMKM.

Bisa Terus Update Informasi Terkini Seputar Kewirausahaan

lebih berdaya di masa ppkm darurat pelaku umkm perlu memanfaatkan platform ini
©2021 Shutterstock

Bukan itu saja, Link UMKM juga menghadirkan UMKM Media untuk mempermudah para pelaku UMKM update informasi terkini seputar kewirausahaan, inovasi, pengembangan produk, kondisi ekonomi, program pemerintah, hingga cerita sukses UMKM yang inspiratif. Di samping itu, para pelaku UMKM juga bisa menampilkan produknya lewat menu Etalase UMKM.

Tak hanya itu, UMKM yang menjadi anggota Link UMKM juga dilatih melakukan self-assessment dengan mengisi survey scoring, agar bisa mengetahui kategori kelas usaha. Apakah masuk kelas tradisional, berkembang atau sudah modern? Scoring assessment UMKM Naik Kelas ini sendiri telah dilengkapi sertifikasi Hard Competency bagi UMKM. Scoring dilakukan secara periodik selama 3 bulanan untuk melihat perkembangan usahanya. Hasil assessment akan tersimpan dalam profil, sehingga datanya dapat dijadikan bahan evaluasi.

Hanya itu? Tentu saja tidak. Sebab, platform Link UMKM ini juga menghadirkan konsultasi berupa chat-room, literasi keuangan untuk menyusun laporan keuangan usaha, serta simulasi kredit untuk mendapatkan estimasi cicilan bulanan berdasarkan jumlah pinjaman, suku bunga dan jangka waktu yang dipilih.

Dapatkan Reward Poinnya

lebih berdaya di masa ppkm darurat pelaku umkm perlu memanfaatkan platform ini
©2021 Shutterstock

Kerennya lagi penggunaan menu pada Link UMKM memiliki perhitungan poin tertentu. Kumpulkan terus untuk mendapatkan Pin Poin yang kemudian dapat ditukarkan dengan beragam reward, seperti kesempatan partisipasi pada pameran atau expo BRI, program pendampingan selanjutnya semacam persiapan untuk ekspor, modul pelatihan spesial dan banyak reward lainnya. Makanya langsung daftarkan diri sekarang sebagai anggota Link UMKM di website linkumkm.id.

Supaya reward yang didapatkan dobel, pilihlah BRI sebagai bank utama saat mendaftar sebagai anggota Link UMKM. Sebab, ada Panen Hadiah Simpedes 2021 yang memberikan kesempatan nabung dari sekarang panen kemudian. Setelah membuka Tabungan BRI Simpedes, nasabah dapat meningkatkan saldo selama Maret-Agustus 2021. Pastikan saldo minimal Rp100 ribu per bulannya untuk mendapatkan kesempatan ikutan undian ini. Semakin banyak saldonya semakin besar kesempatan memenangkan banyak hadiahnya. Adapun pengundian Panen Hadiah Simpedes Periode 1 Tahun 2021 sendiri akan dilangsungkan mulai September 2021 – Februari 2022. Cek langsung informasinya lengkapnya di sini. [jfw]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Advertorial

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini