Geger Penalti Rp2,1 Triliun untuk Kim Soo Hyun! Proyek Drama Knock-Off Terancam Gagal Tayang
Aktor Kim Soo Hyun diterpa isu tak sedap! Benarkah ia didenda Rp2,1 Triliun dan drama terbarunya terancam batal tayang? Simak selengkapnya di sini!
Dunia hiburan Korea Selatan tengah diguncang isu besar yang menyeret aktor papan atas, Kim Soo Hyun, ke dalam pusaran kontroversi. Bintang drama It’s Okay to Not Be Okay itu kini dikabarkan menghadapi penalti fantastis sebesar Rp2,1 triliun akibat drama terbarunya, Knock-Off, yang tertunda tayang gara-gara kasus pribadi yang mencuat ke publik.
Penundaan Tayang Drama Knock-Off Picu Kerugian Besar
Drama Knock-Off yang diproduksi dengan anggaran fantastis sekitar 60 miliar won (sekitar Rp700 miliar) awalnya dijadwalkan tayang April lalu. Namun, rencana tersebut mendadak dibatalkan setelah aktor utama Kim Soo Hyun terseret kontroversi terkait hubungannya dengan mendiang mantan kekasihnya, Kim Sae Ron.
Akibat dari penundaan ini, proses syuting pun dihentikan tanpa kejelasan kapan akan dilanjutkan. Disney+, sebagai platform penayang yang terlibat dalam proyek tersebut, akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi. “Setelah pertimbangan yang matang, kami memutuskan untuk menunda rencana perilisan,” ungkap pihak Disney+, dikutip dari OSEN.
Penundaan ini tak hanya membuat penggemar kecewa, tapi juga memicu kerugian besar bagi pihak produksi, termasuk potensi tuntutan penalti terhadap sang aktor utama.
Ancaman Penalti Hingga 3 Kali Lipat Biaya Produksi
Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Kim Soo Hyun bisa saja dikenakan penalti sebesar 180 miliar won, atau tiga kali lipat dari total biaya produksi, sebagai bentuk kompensasi atas kerugian yang ditimbulkan. Jika dikonversikan, jumlah ini mencapai sekitar Rp2,1 triliun—angka yang luar biasa besar bahkan untuk kalangan selebritas Korea sekalipun.
Ketika isu ini dikonfirmasi kepada Choi Yeon-woo, Kepala Konten Lokal Walt Disney Company Korea, ia memberikan jawaban diplomatis tanpa membenarkan maupun membantah rumor tersebut. “Penundaan dilakukan setelah tinjauan yang cermat dari pihak Disney. Itulah posisi resmi Disney+,” ujar Choi di acara Disney+ Open House yang digelar di Gangnam Finance Center, Seoul, pagi tadi (23/5).
Namun saat diminta keterangan lebih lanjut terkait penalti fantastis itu, Choi enggan menjawab dengan rinci. “Saya merasa sulit memberikan jawaban lebih lanjut,” ujarnya singkat. Seorang pejabat lain dari Disney+ menambahkan bahwa belum ada perkembangan terbaru sejak pernyataan resmi sebelumnya dirilis.
Disney+ Tetap Hati-Hati Bahas Urusan Pribadi Aktor
Tak hanya Kim Soo Hyun, Disney+ juga mendapat pertanyaan terkait aktor Jung Woo Sung, yang membintangi drama orisinal mereka lainnya, Made in Korea, dan juga tengah menghadapi kontroversi. Namun, Choi menegaskan bahwa urusan pribadi aktor bukan ranah yang bisa dikomentari oleh perusahaan.
“Bagian itu termasuk dalam ranah kehidupan pribadi aktor, jadi sulit bagi kami untuk memberikan tanggapan,” tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan sikap berhati-hati dari Disney+ dalam menyikapi isu pribadi selebritas yang berpotensi memengaruhi proyek-proyek besar mereka.
Nasib Drama Knock-Off Masih Menggantung
Dengan proses syuting yang tertunda dan nasib tayang yang tidak pasti, masa depan Knock-Off kini berada di ujung tanduk. Apalagi jika rumor penalti terhadap Kim Soo Hyun terbukti benar, proyek ini bisa menjadi salah satu kegagalan produksi drama Korea termahal sepanjang sejarah.
Hingga kini, belum ada kejelasan apakah drama ini akan dilanjutkan dengan pemeran utama yang sama, diganti, atau dibatalkan total. Penggemar Kim Soo Hyun pun dibayangi rasa kecewa, mengingat drama ini sudah sangat dinanti karena menandai kembalinya sang aktor ke layar kaca dalam genre yang berbeda.
Disney+ Hadapi Tantangan di Korea Selatan
Kontroversi ini datang di saat Disney+ tengah berjuang meningkatkan daya saing di pasar Korea Selatan yang didominasi oleh platform raksasa seperti Netflix. Meski sudah memasuki tahun keempat operasionalnya di Negeri Ginseng, performa Disney+ disebut masih tertinggal dibanding para kompetitor.
Namun Choi Yeon-woo optimis dengan karakteristik konten Disney+ yang khas. “Disney memiliki karakteristik yang jelas dan khas. Kami terus menjaga hubungan kolaboratif sambil membentuk tone dan manner kami. Dalam konteks itu, ada karya-karya bagus yang telah dirilis dan sedang dipersiapkan,” kata Choi. Meski begitu, kejadian seperti yang menimpa Knock-Off bisa menjadi pukulan telak bagi reputasi dan keberlangsungan strategi lokal Disney+.
Tuntutan Penalti Jadi Preseden Baru di Industri?
Jika benar Kim Soo Hyun dikenai penalti senilai Rp2,1 triliun, maka ini bisa menjadi preseden penting dalam industri hiburan Korea. Selama ini, kontroversi pribadi selebritas sering berdampak besar pada proyek hiburan, tapi jarang berujung pada sanksi finansial sebesar ini.
Banyak yang bertanya-tanya, apakah aktor sekelas Kim Soo Hyun memang harus menanggung seluruh beban kerugian produksi? Ataukah ada faktor lain di balik keputusan pihak Disney+ menunda perilisan?Jawaban-jawaban itu mungkin baru akan terungkap seiring waktu. Untuk saat ini, satu hal yang pasti: drama Knock-Off dan sang aktor utama tengah menghadapi babak paling sulit dalam karier mereka.