Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Awas, kanker kulit juga bisa menyerang hewan peliharaan

Awas, kanker kulit juga bisa menyerang hewan peliharaan Anjing St. Bernard. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Tak banyak orang yang mengetahui bahwa kanker tak hanya menyerang manusia, tetapi juga hewan peliharaan. Hewan juga bisa terkena kanker kulit jika terlalu lama terkena sinar matahari. Berita bagusnya, kebanyakan kanker kulit pada hewan bisa diatasi, selama cepat diidentifikasi.

Berikut, Huffington Post memberikan lima fakta mengenai kanker kulit pada hewan peliharaan.

1. Hewan peliharaan juga bisa terkena kanker kulit

Pemilik hewan peliharaan biasanya terkejut dengan fakta bahwa hewan mereka memiliki kanker kulit. Anjing dan kucing bisa terkena kanker kulit, sama seperti yang menyerang manusia, yaitu melanoma, squamous cell carcinoma, dan basa cell carcinoma. Untungnya basal cell carcinoma jarang ditemukan pada hewan, hanya melanoma dan squamous cell saja yang sering menjangkiti anjing atau kucing.

2. Bercak merah yang gatal

Biasanya sel mast bekerja dalam merespon alergi dan membuat kulit merah, gatal, seperti ketika terkena alergi. Meskipun begitu, bisa saja mast cell yang ada pada hewan peliharaan Anda merupakan sel tumor. Bercak-bercak merah yang gatal, membengkak bisa jadi salah satu tanda adanya tumor. Namun ini juga bisa menghilang dengan cepat.

3. Melanoma pada mulut

Melanoma juga bisa terlihat pada anjing, sementara kemungkinan pada kucing hanya sedikit. Melanoma pada anjing yang berbulu lebat biasanya dimulai pada daerah mulut, gusi, pada daerah antara kuku dan jari-jari kaki. Biasanya kucing juga mengalami hal ini, namun ini tidak termasuk pada melanoma, melainkan penyakit pigmen biasa yang disebut lentigo simplex.

4. Mandi matahari tak bagus untuk hewan peliharaan

Biasanya, hewan peliharaan mempunyai bulu tebal yang berfungsi seperti tabis surya. Namun ini tidak berlaku pada anjing dan kucing yang berwarna putih. Jika mereka sering mandi matahari dengan punggung menghadap ke atas maka biasanya mereka rentan terkena squamous cell carcinoma. Ini bisa diatasi dengan operasi dan terapi radiasi jika ditemukan dalam waktu awal. Namun lebih baik jika Anda bisa mencegahnya dengan mengurangi paparan matahari pada hewan peliharaan Anda.

5. Injeksi bisa menyebabkan kanker pada kucing

Kanker yang jarang terjadi namun juga penting pada kucing biasanya disebabkan oleh injeksi yang berubah menjadi ganas. Dokter hewan menyarankan, jika Anda melihat benjolan setelah melakukan injeksi pada kucing selama tiga bulan setelah diinjeksi, dan lebih besar dari 2 cm, maka lebih baik Anda segera memeriksakan hewan Anda ke dokter.

Itulah hal-hal yang berkaitan dengan kanker pada hewan peliharaan. Jika Anda melihat benjolan atau luka yang mencurigakan pada kulit hewan Anda, maka ada baiknya Anda segera memeriksakannya ke dokter. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP