Agar Lebih Khusyuk! Ini Tata Cara Sholat Idul Fitri 1446 H yang Benar agar Meraih Rahmat Allah SWT

Menyambut Hari Kemenangan dengan sholat Idul Fitri, begini tata cara agar khusyuk!

adinda nur shyavira
Oleh adinda nur shyavira - Reporter
Agar Lebih Khusyuk! Ini Tata Cara Sholat Idul Fitri 1446 H yang Benar agar Meraih Rahmat Allah SWT
Ilustrasi Sholat Idhul Fitri (Pexels/Kafeel Ahmed)

Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang sangat dinanti oleh umat Muslim di seluruh dunia. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, Idul Fitri menjadi hari kemenangan yang disambut dengan penuh suka cita.

Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada pagi hari Idul Fitri adalah menunaikan sholat Idul Fitri. Sholat ini menjadi simbol syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT setelah sebulan berpuasa.

Sholat Idul Fitri memiliki keutamaan besar dalam Islam. Dalam berbagai riwayat hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu menunaikan sholat Idul Fitri secara berjamaah dan mengajak seluruh umat Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, untuk turut serta dalam pelaksanaannya.

Oleh karena itu, memahami tata cara sholat Idul Fitri dengan benar akan membantu meningkatkan kekhusyukan serta kesempurnaan ibadah di hari yang penuh berkah ini.

Berikut ini adalah tata cara sholat Idul Fitri yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, termasuk bacaan niat, jumlah takbir, serta anjuran-anjuran lainnya yang penting untuk diperhatikan.

Sholat Idul Fitri terdiri dari dua rakaat dengan beberapa takbir tambahan pada setiap rakaatnya. Berikut tata cara pelaksanaannya:

Rakaat Pertama

1. Niat sholat Idul Fitri

"Ushalli sunnata li ‘idil fitri rak‘ataini mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta‘ala."

(Aku niat melaksanakan sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.)

2. Takbiratul ihram diikuti dengan doa iftitah.

3. Takbir tambahan sebanyak 7 kali, di antara setiap takbir dianjurkan membaca: "Subhanallah walhamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar."

4. Membaca Surat Al-Fatihah.

5. Membaca Surat Al-A'la (disunnahkan, boleh diganti dengan surat lain).

6. Rukuk dengan membaca tasbih tiga kali.

7. I’tidal dengan membaca doa i’tidal.

8. Sujud pertama dengan membaca tasbih tiga kali.

9. Duduk di antara dua sujud sambil membaca doa.

10. Sujud kedua dengan membaca tasbih tiga kali.

11. Bangkit untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua

1. Takbir tambahan sebanyak 5 kali, di antara setiap takbir dianjurkan membaca: "Subhanallah walhamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar."

2. Membaca Surat Al-Fatihah.

3. Membaca Surat Al-Ghasyiyah (disunnahkan, boleh diganti dengan surat lain).

4. Rukuk dengan membaca tasbih tiga kali.

5. I’tidal dengan membaca doa i’tidal.

6. Sujud pertama dengan membaca tasbih tiga kali.

7. Duduk di antara dua sujud sambil membaca doa.

8. Sujud kedua dengan membaca tasbih tiga kali.

9. Duduk tasyahhud akhir sambil membaca doa tasyahhud.

10. Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

Sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri, terdapat beberapa sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan agar ibadah semakin sempurna, di antaranya:

  1. Mandi sunnah Idul Fitri sebelum berangkat ke tempat sholat.
  2. Memakai pakaian terbaik dan mengenakan wewangian.
  3. Makan terlebih dahulu sebelum sholat Idul Fitri, sebagaimana sunnah Rasulullah SAW yang menganjurkan makan beberapa butir kurma sebelum berangkat sholat.
  4. Berjalan kaki ke tempat sholat jika memungkinkan, serta menggunakan rute yang berbeda saat pergi dan pulang.
  5. Mengumandangkan takbir dari malam hingga sebelum sholat dimulai.

Setelah sholat Idul Fitri, umat Muslim dianjurkan untuk:

  1. Mendengarkan khutbah Idul Fitri yang disampaikan oleh imam.
  2. Saling bermaaf-maafan dengan keluarga, teman, dan kerabat.
  3. Melanjutkan silaturahmi serta berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Menunaikan sholat Idul Fitri bukan hanya sekadar menjalankan sunnah, tetapi juga memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

  1. Sebagai bentuk syukur atas nikmat Ramadan yang telah dijalani dengan penuh keimanan dan ketakwaan.
  2. Menguatkan ukhuwah Islamiyah dengan berkumpul bersama umat Muslim lainnya dalam satu tempat ibadah.
  3. Mendapatkan pahala berlipat ganda karena mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
  4. Menjaga tradisi Islam yang telah berlangsung sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Sholat Idul Fitri adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari 1 Syawal. Dengan memahami tata cara yang benar, umat Muslim dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan. Selain itu, sunnah-sunnah sebelum dan sesudah sholat juga dapat menambah kesempurnaan ibadah serta memperkuat hubungan dengan sesama Muslim.

Rekomendasi