8 Barang Termewah yang Terlihat di Met Gala: Kalung Mencengangkan Milik Anne Hathaway hingga Payung Bertahtakan Berlian Milik A$AP Rocky
Delapan barang termewah di Met Gala 2025, dari kalung Bulgari Anne Hathaway hingga payung berlian A$AP Rocky, tampil mencuri perhatian.
Met Gala 2025 kembali menjadi panggung glamor paling dinanti di dunia mode, dengan tema “Superfine: Tailoring Black Style” yang merayakan keanggunan, identitas, dan warisan budaya melalui busana dan aksesori.
Namun tahun ini, kemewahan bukan hanya hadir lewat desain pakaian, perhiasan, dan aksesori megah dari para selebriti justru mencuri perhatian dan menjadi sorotan utama. Mulai dari kalung zamrud seberat 241 karat hingga payung eksklusif bertabur berlian, setiap detail yang dibawa para bintang mengandung cerita, simbol, dan kekuatan personal.
Penampilan para selebriti papan atas seperti Anne Hathaway, Priyanka Chopra, Shah Rukh Khan, hingga A$AP Rocky membuktikan bahwa mode tidak hanya tentang pakaian, tetapi juga pernyataan gaya hidup dan status. Dilansir dari Hindustan Times, inilah delapan barang termewah di Met Gala 2025.
1. Payung Berlian A$AP Rocky: Simbol Kemewahan dan Pernyataan Pribadi
Rapper kenamaan A$AP Rocky tampil penuh gaya di karpet biru Met Gala dengan setelan jas hitam klasik. Namun, bukan pakaiannya yang menjadi sorotan utama, melainkan payung hitam yang ia genggam.
Payung tersebut bukan sembarang aksesori, melainkan hasil rancangan Briony Raymond yang dihiasi dengan 90 karat berlian menjadikannya salah satu barang paling mencolok malam itu.
Gagangnya bahkan berbentuk pistol, menambah nuansa simbolik terhadap perjalanan hukum dan sorotan media yang dihadapinya baru-baru ini. Aksesori ini bukan hanya simbol kekayaan, tetapi juga pernyataan pribadi yang berani.
Dengan sentuhan mewah dan pesan tersirat, A$AP Rocky berhasil memadukan fesyen dan keberanian dalam satu penampilan yang sulit dilupakan di Met Gala tahun ini.
2. Kalung Zamrud 241 Karat Priyanka Chopra: Keanggunan yang Menghipnotis
Priyanka Chopra membuat dunia terdiam sesaat ketika ia muncul dengan gaun polka-dot eksentrik rancangan Olivier Rousteing. Namun pesonanya semakin sempurna saat kamera menangkap detail kalung megah yang menggantung di lehernya.
Kalung tersebut merupakan karya terbaru dari koleksi Polychroma Bvlgari, menampilkan batu zamrud berukuran luar biasa 241,06 karat dikelilingi oleh berlian yang memantulkan cahaya dari segala arah.
Zamrud ini bukan hanya besar, tetapi juga merupakan salah satu yang paling langka di dunia. Perpaduan antara busana eksperimental dan perhiasan klasik membuat penampilan Priyanka tidak hanya berani, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai ikon mode global yang tahu cara membuat pernyataan visual yang elegan sekaligus mencengangkan.
3. Kalung Berlian dan Safir Anne Hathaway: Sentuhan Elegan yang Mempesona
Anne Hathaway selalu dikenal sebagai ikon keanggunan di setiap acara karpet merah, dan Met Gala 2025 tidak terkecuali. Mengenakan gaun elegan rancangan Carolina Herrera yang didominasi warna putih gading, Anne melengkapi penampilannya dengan kalung dari Bvlgari yang menampilkan batu safir berbentuk sugarloaf yang dikelilingi berlian di atas rangka emas putih. Kalung ini menghadirkan sentuhan klasik yang berpadu harmonis dengan tampilan modern dari gaunnya, menghasilkan kesan glamor yang bersahaja.
Safir berpotongan unik tersebut tampak memancarkan cahaya biru lembut yang menonjol di bawah sorotan kamera. Penampilan Anne menjadi bukti bahwa kemewahan tidak selalu harus mencolok, kadang keindahan sejati terletak pada detail yang dipilih dengan cermat.
4. Kalung 'K' dan 'SRK' Shah Rukh Khan: Simbol Kejayaan dan Identitas
Sang legenda Bollywood, Shah Rukh Khan, akhirnya mencatat debutnya di Met Gala dengan penampilan megah khas kerajaan. Mengenakan busana bernuansa keemasan rancangan Sabyasachi, SRK melengkapi tampilannya dengan dua kalung mencolok: satu berbentuk huruf 'K', dan satu lagi berupa choker berinisial 'SRK'.
Keduanya bertaburkan kristal yang memantulkan cahaya di setiap langkahnya. Perhiasan ini bukan hanya simbol kemewahan, tetapi juga representasi kuat akan identitas dan kebanggaan personal. Lapel jasnya yang dihiasi pin berbentuk bintang bertatahkan berlian turut menambah kesan mewah dan heroik.
Penampilan ini menunjukkan bagaimana seorang bintang internasional memanfaatkan momen Met Gala untuk menyampaikan narasi visual tentang kejayaan, asal-usul, dan pengaruh yang tidak lekang oleh waktu.
5. Gaun Arsitektural Demi Moore: Interpretasi Unik dari Dasi Pria
Demi Moore membuktikan bahwa di usia yang matang, ia masih dapat menjadi pusat perhatian di dunia mode. Ia mengenakan gaun hitam dengan garis-garis putih vertikal karya Thom Browne yang mengambil bentuk seperti dasi raksasa, sebuah siluet arsitektural yang belum pernah terlihat sebelumnya di Met Gala. Gaun tersebut dihiasi dengan lebih dari 1,4 juta manik-manik kecil yang dijahit secara presisi, menciptakan tekstur dan bentuk yang kompleks.
Dengan padanan rambut sleek dan riasan minimalis, Demi menjadikan desain mencolok ini tetap terasa elegan. Karya ini bukan sekadar busana, melainkan interpretasi mode sebagai seni rupa. Penampilannya memberi pesan bahwa keberanian dalam bereksperimen dengan bentuk dapat menghasilkan hasil yang spektakuler dan mendalam secara estetika.
6. Kalung Toussaint Isha Ambani: Warisan Sejarah yang Berkilau
Isha Ambani, pewaris konglomerat Reliance Industries, tampil bak bangsawan modern di Met Gala 2025. Ia mengenakan kalung berlian dan mutiara berlapis yang dikenal sebagai Toussaint Necklace, replika dari kalung milik Maharaja Nawanagar yang pernah ditampilkan dalam film Ocean's 8. Kalung ini merupakan reimajinasi karya Cartier yang legendaris, terdiri dari lapisan mutiara putih yang dikombinasikan dengan berlian besar berbentuk cushion cut.
Kalung tersebut kini menjadi bagian dari koleksi ibunya, Nita Ambani, menjadikannya tidak hanya mewah tetapi juga sarat nilai emosional dan sejarah. Dengan gaun warna pastel yang lembut, Isha menampilkan perpaduan sempurna antara kemewahan masa lalu dan gaya modern, menjadikannya salah satu penampilan paling anggun malam itu.
7. Kalung Patiala Diljit Dosanjh: Perpaduan Sejarah dan Gaya Modern
Diljit Dosanjh membawa budaya Punjabi ke panggung internasional melalui pilihan busana dan aksesori yang penuh makna. Ia mengenakan setelan tradisional lengkap dengan turban dan dihiasi kalung replika dari Patiala Necklace, perhiasan legendaris buatan Cartier pada tahun 1928 untuk Maharaja Bhupinder Singh dari Patiala. Meskipun versi aslinya tak dapat dipinjam, Diljit menampilkan versi modern yang tak kalah mencolok.
Kalung tersebut dipadukan dengan lapisan mutiara dan zamrud, menciptakan tampilan yang tidak hanya mewah tetapi juga simbolik terhadap warisan budaya yang ia banggakan. Penampilannya menjadi pengingat bahwa Met Gala juga merupakan ruang untuk memperkenalkan budaya lokal dalam kemasan global yang glamor dan penuh respek terhadap sejarah.
8. Setelan Biru Muda Lupita Nyong'o: Elegansi dalam Gaya Maskulin
Lupita Nyong'o memberikan makna baru pada elegansi lewat setelan Chanel berwarna biru pucat yang ia kenakan. Tidak seperti gaun-gaun menjuntai lainnya, Lupita memilih setelan jas yang dilengkapi dengan cape transparan yang mengambang di belakangnya, serta topi serasi yang mempertegas nuansa maskulin-feminin.
Penampilannya menangkap esensi tema tahun ini, "Superfine: Tailoring Black Style", dengan mencerminkan kemewahan dalam gaya jahitan dan siluet rapi. Cape transparan menambah efek dramatis tanpa kehilangan kesan ringan dan anggun.
Pilihan ini menunjukkan bagaimana Lupita dengan cerdas menyeimbangkan antara kekuatan dan kelembutan, maskulinitas dan feminitas, menjadikannya salah satu ikon mode paling disegani malam itu.
Met Gala 2025 bukan sekadar pesta mode, ini adalah panggung budaya, sejarah, dan identitas yang disampaikan melalui setiap potongan busana dan aksesori. Dari kilau berlian A$AP Rocky hingga kalung zamrud Priyanka Chopra yang mencengangkan, masing-masing barang menunjukkan lebih dari sekadar kemewahan; mereka bercerita tentang kebanggaan, warisan, dan ekspresi diri. Para selebriti tidak hanya tampil memukau, tetapi juga menghidupkan narasi visual yang kuat dan personal.
Delapan penampilan ikonik ini membuktikan bahwa di tengah gemerlapnya Met Gala, kekuatan sejati fesyen terletak pada kemampuan untuk menyampaikan pesan tanpa perlu berkata-kata. Dan tahun ini, pesan itu sangat jelas: kemewahan bukan hanya soal harga, tetapi tentang cerita yang dikandungnya.