5 Langkah Mudah Merawat Kulit yang Terbakar Sinar Matahari
Merdeka.com - Punya aktivitas yang padat di luar ruangan, salah satu risiko yang bisa dialami adalah kulit terbakar sinar matahari atau yang dikenal dengan istilah sunburn. Biarpun tampak sepele, tapi efek sunburn pada kenyataannya nggak pernah sesederhana itu.
Kulit yang terbakar sinar matahari bisa memberikan efek kemerahan hingga rasa perih yang tidak nyaman. Lalu, gimana sih melakukan perawatan kulit sunburn yang tepat? Ini beberapa hal yang bisa dilakukan di rumah.
Kompres Area yang Terbakar Sinar Matahari
©Shutterstock
Kulit yang terbakar sinar matahari sebenarnya mengalami peradangan di area tersebut. Nah, salah satu cara untuk meminimalisir efeknya adalah dengan melakukan kompres dingin di area yang mengalami sunburn. Siapkan handuk kecil dan rendam di air es. Angkat dan peras airnya, lalu gunakan untuk mengompres area kulit yang terbakar sinar matahari.
Mengompres ini merupakan pertolongan pertama yang penting dilakukan agar kulit tidak mengalami kondisi panas terlalu lama. Jika tidak langsung dikompres, maka efek yang bisa dirasakan bukan hanya kemerahan tapi juga iritasi.
Manfaatkan Lidah Buaya
©Shutterstock
Untuk meredakan gejala sunburn secara alami, mengoleskan lidah buaya bisa jadi salah satu solusinya, lho. Gel lidah buaya dikenal memiliki kandungan yang dapat menenangkan gejala peradangan dan iritasi kulit. Selain itu, sensasi dinginnya dapat meredakan gejala kulit yang iritasi dan kemerahan. Jika tidak memiliki gel lidah buaya asli, kamu bisa menggunakan produk dengan kandungan aloe vera. Namun, pastikan gunakan yang memiliki formula lidah buaya setinggi mungkin dan tanpa kandungan alkohol.
Jaga Hidrasi Tubuh
©Shutterstock
Langkah selanjutnya yang penting untuk merawat kulit yang terbakar sinar matahari atau sunburn adalah menjaga hidrasi tubuh. Perhatikan asupan air putih harian, karena saat kulit terbakar sinar matahari, cairan yang ada di dalam tubuh akan tertarik ke permukaan dan menguap. Hal inilah yang kemudian memicu kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan.Jadi, sangat penting memperhatikan asupan air putih sehari-hari demi mempercepat penyembuhan sunburn.
Hindari Menyentuh Kulit yang Mengalami Sunburn
©Shutterstock
Salah satu cara merawat kulit yang mengalami sunburn adalah dengan menghindari untuk sering-sering menyentuhnya. Hal ini disebabkan tangan dapat membawa kuman atau bakteri yang jika berpindah di kulit yang sunburn, maka bisa menyebabkan iritasi dan masalah kulit lain.
Selain itu, sunburn adalah kondisi kulit yang paling sensitif. Jika terlalu sering disentuh bisa membuat kulit terlihat mudah terkelupas. Hal ini juga dapat mempengaruhi proses penyembuhan yang semakin lama, lho.
Lindungi Kulit Saat Beraktivitas di Luar Ruangan
©Shutterstock
Setelah mengalami sunburn, tandanya kamu wajib memberikan perlindungan lebih maksimal kepada kulit saat beraktivitas di luar ruangan. Jangan skip penggunaan sunscreen dan gunakan pakaian yang bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.
Jangan lupa untuk selalu menggunakan sunscreen dan aplikasikan ulang setiap 2 jam sekali meskipun dalam kondisi mendung. Walaupun sinar matahari tampak meredup, tapi efek radiasinya tetap sama seperti kondisi biasa, lho.
Itu tadi beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan saat kulit mengalami sunburn. Jangan sepelekan kondisi tersebut karena bukan hanya bisa mengganggu penampilan, tapi juga mempengaruhi kesehatan kulitmu. Selamat mencoba! (mdk/wri)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya