Sidang Putusan Penembakan Masjid Selandia Baru, Pelaku Terancam Penjara Seumur Hidup

Senin, 24 Agustus 2020 10:11 Reporter : Hari Ariyanti
Sidang Putusan Penembakan Masjid Selandia Baru, Pelaku Terancam Penjara Seumur Hidup Brenton Tarrant. ©Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERS

Merdeka.com - Pria bersenjata yang menewaskan 51 jemaah Muslim dalam penembakan massal terburuk di Selandia Baru pada 2019 lalu terancam hukuman penjara seumur hidup, kemungkinan tanpa pembebasan bersyarat. Pelaku menjalani sidang putusan pada Senin (24/8) ini di Christchurch, kota tempat serangan itu terjadi.

Brenton Tarrant, seorang warga Australia, mengaku bersalah atas 51 dakwaan pembunuhan, 40 dakwaan percobaan pembunuhan, dan satu dakwaan melakukan aksi teroris.

Serangan pada 15 Maret 2019, memicu curahan kesedihan dan kecaman dunia. Sejumlah peraturan diberlakukan pada platform online setelah pria berusia 28 tahun itu menyiarkan langsung penembakan di masjid tak lama setelah mengunggah manifesto.

Dikutip dari Alarabiya, Senin (24/8), beberapa korban penembakan yang selamat akan diizinkan hadir di ruang sidang, menjadi pertemuan pertama mereka dengan Tarrant sejak penembakan tersebut.

Baca Selanjutnya: Menurut pengadilan hakim Pengadilan Tinggi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini