Korban Gempa Kolombia Terus Bertambah, 281 Tewas dan 379 Orang Masih Hilang

Korban tewas Gempa Kolombia bertambah, sementara ribuan luka-luka dan ratusan orang belum ditemukan. Otoritas memperbarui data pada Jumat.

Septian Deny
Oleh Septian Deny - Reporter
Korban Gempa Kolombia Terus Bertambah, 281 Tewas dan 379 Orang Masih Hilang
Warga dan petugas penyelamat mencari di antara reruntuhan bangunan yang runtuh setelah gempa bumi melanda Cali, Kolombia, Senin, 10 Agustus 2026. (AP Photo/Santiago Saldarriaga)

Jumlah korban tewas akibat Gempa Kolombia berkekuatan 7,4 magnitudo bertambah menjadi 281 orang. Pembaruan data ini disampaikan pada Jumat pagi, menurut kantor berita EFE.

Selain korban jiwa, sebanyak 3.971 orang dilaporkan mengalami luka-luka, dikutip dari Anadolu yang merujuk informasi otoritas setempat.

Guncangan hebat pada awal pekan itu melanda wilayah barat Kolombia pada Senin dan memicu kerusakan luas di sejumlah kota.

Pusat Gempa Kolombia di Choco

Pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar, di Departemen Choco.

Getarannya dirasakan di berbagai wilayah lain di Kolombia, termasuk ibu kota Bogota.

Sejumlah negara tetangga juga merasakan guncangan dari peristiwa tersebut.

Pencarian Korban Berkejaran Dengan Waktu

Tim penyelamat terus menyisir bangunan-bangunan yang runtuh untuk menemukan korban yang masih bertahan hidup.

Pihak berwenang memperingatkan bahwa peluang untuk menemukan penyintas di bawah reruntuhan semakin menipis seiring berjalannya waktu.

Dikutip dari Anadolu, 379 orang masih dinyatakan hilang.

Kerusakan Meluas Pada Fasilitas Umum

Rumah-rumah warga mengalami kerusakan setelah guncangan besar menggoyang wilayah barat negara itu.

Sarana pendidikan seperti sekolah serta fasilitas kesehatan termasuk rumah sakit terdampak.

Berbagai infrastruktur penting lainnya juga dilaporkan rusak akibat gempa.

Rekomendasi