Sebuah teater Romawi kuno atau odeon, secara tak terduga ditemukan di bawah Balai Kota Sisak, Kroasia. Penemuan ini terjadi saat renovasi balai kota yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,4 skala Richter pada tahun 2020. Renovasi ini bertujuan mengembalikan tampilan asli balai kota, mengungkap bagian dari struktur kuno di bawah fondasinya.
Odeon merupakan jenis teater Romawi yang lebih kecil dibandingkan amfiteater. Odeon digunakan khusus untuk pertunjukan musik dan pidato. Bentuknya yang lebih intim menciptakan suasana yang lebih dekat antara penampil dan penonton.
Para arkeolog menemukan area orkestra yang berbentuk setengah lingkaran di ruang bawah tanah bangunan. Sisa-sisa teater tersebut meliputi podium, orkestra, dan beberapa baris batu setengah lingkaran dengan diameter sekitar 20 meter. Bagian-bagian ini sebagian terawetkan dan dapat dilihat di bawah lantai kaca.
Penemuan teater Romawi kuno ini dianggap sangat berharga. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang kota Siscia Romawi kuno, yang kini dikenal sebagai Sisak. Balai kota yang dibangun pada tahun 1914 juga telah direstorasi sepenuhnya, mengembalikan tampilan aslinya termasuk pintu masuk utama, desain atap, dan elemen dekoratif.
Foto-foto yang dirilis Kementerian Kebudayaan dan Media Kroasia menunjukkan blok-blok batu pecah di bawah lantai kaca, yang disusun dalam bentuk setengah lingkaran. Menurut para pejabat, struktur tersebut terdiri dari tiga baris batu dan berukuran sekitar 20 meter, seperti dikutip dari Greek Reporter, Senin (19/5).
“Ini memberikan wawasan baru tentang ukuran kota kuno dan semakin melengkapi interpretasi urbanisme Sisak kuno,” kata kementerian dalam pernyataannya.
Para peneliti menyatakan, diperlukan penggalian lebih lanjut di halaman balai kota untuk memahami sejarah situs tersebut.
Kota Sisak pada zaman Romawi dikenal sebagai Siscia. Siscia merupakan pusat ekonomi, administrasi, dan budaya yang penting di Kekaisaran Romawi. Lokasinya yang strategis di tepi sungai menjadikannya pusat perdagangan yang ramai.