Sedang Tebang Pohon, Pekerja Temukan Piramida Misterius Berusia 3.800 Tahun, Tersembunyi di Bawah Rimbun Pepohonan
Ketika itu, para pekerja melihat ada beberapa batu bata unik yang tersembunyi di bawah rimbun pepohonan.
Para pekerja di Peru menemukan reruntuhan bangunan kuno mirip piramida ketika sedang menebang pohon yang tumbuh terlalu besar di sebuah situs arkeologi Chupacigarro. Ketika itu, para pekerja melihat ada beberapa batu bata unik yang tersembunyi di bawah rimbun pepohonan.
Proyek pembersihan di situs arkeologi Chupacigarro dimulai dengan menebang pohon dan semak-semak, namun dengan cepat berubah menjadi upaya penelitian yang lebih besar, kata Kementerian Kebudayaan Peru dalam rilis berita tanggal 30 Januari. Dedaunan yang ditumbuhi tanaman menyembunyikan bangunan kuno.
Para arkeolog mengidentifikasi reruntuhan itu sebagai bangunan mirip piramida yang berusia setidaknya berusia 3.800 tahun, seperti disampaikan kata para pejabat, dikutip dari Miami Herald, Senin (3/2). Bangunan ini memiliki tiga platform persegi panjang dengan tangga tengah yang menyediakan akses ke tingkat atas.
Para arkeolog mengatakan, reruntuhan Chupacigarro terdiri dari setidaknya 12 bangunan umum yang lebih besar di area tengah dan bangunan tempat tinggal yang lebih kecil di luarnya. Struktur ini terletak di jurang yang berfungsi sebagai jalur alami antara pantai terdekat dan pemukiman pedalaman lainnya.
Chupacigarro berada di kota modern Caral dan berjarak sekitar 177 km berkendara ke barat laut dari Lima, ibu kota Peru.