FOTO: Topan Yagi Amuk Thailand hingga Sebabkan Banjir Dahsyat, Longsor dan Korban Jiwa

Setelah menghantam Vietnam, Topan Yagi bergerak ke negeri tetangga hingga mengirimkan angin kecang, banjir dan tanah longsor.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Topan Yagi Amuk Thailand hingga Sebabkan Banjir Dahsyat, Longsor dan Korban Jiwa
FOTO: Topan Yagi Amuk Thailand hingga Sebabkan Banjir Dahsyat, Longsor dan Korban Jiwa (Merdeka.com)

Terjangan Topan Yagi yang menghantam Thailand telah menyebabkan banjir dan tanah longsor hingga empat orang tewas.

Hujan lebat yang dipicu oleh Topan Yagi telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah Thailand utara. Bencana ini dilaporkan telah merendam ribuan rumah dan menewaskan empat orang. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS

Hujan lebat yang dipicu oleh Topan Yagi telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah Thailand utara. Bencana ini dilaporkan telah merendam ribuan rumah dan menewaskan empat orang. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemerintah Thailand mengumumkan pada Rabu (11/9/2024) bahwa mereka telah memobilisasi tentara untuk membantu ribuan keluarga yang terdampak bencana ini. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, menyatakan bahwa bantuan segera dikirimkan ke 9.000 kepala keluarga terdampak di dua provinsi terparah yakni Chiang Mai dan Chiang Rai. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kementerian Kesehatan Thailand juga mengerahkan staf medis, relawan, dan petugas penyelamat untuk memindahkan lansia dan warga yang membutuhkan ke lokasi yang lebih aman. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand mengonfirmasi bahwa ada dua korban tewas akibat tanah longsor di Chiang Mai dan dua lainnya di Chiang Rai, yang berbatasan langsung dengan Myanmar. Laporan kematian ini menjadi yang pertama dilaporkan terkait dengan Topan Yagi di Thailand. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara itu, Departemen Meteorologi Thailand mengeluarkan peringatan mengenai potensi hujan lebat hingga sepekan ke depan, yang diperkirakan dapat memperburuk situasi dengan risiko banjir bandang baru. "Antara 13 hingga 17 September, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap bahaya hujan lebat hingga sangat lebat," bunyi peringatan tersebut. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Thailand memang rutin mengalami musim hujan monsun setiap tahunnya, namun para pakar menyebut perubahan iklim akibat ulah manusia sebagai penyebab pola cuaca yang semakin ekstrem, sehingga meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS

Menurut data dari pusat operasi darurat kerajaan, mengatakan sejak awal musim hujan, ada sebanyak 29 orang telah dilaporkan tewas akibat bencana terkait hujan lebat di Thailand. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS

Menurut data dari pusat operasi darurat kerajaan, mengatakan sejak awal musim hujan, ada sebanyak 29 orang telah dilaporkan tewas akibat bencana terkait hujan lebat di Thailand. Foto: Tubjaotak Task Force, Pha Muang Force/Handout via REUTERS
Dok. Istimewa
Rekomendasi