Penampakan bangkai ikan menyelimuti permukaan air di Sungai Xiria, dekat Kota Volos, Yunani, pada Rabu (28/8/2024). Berton-ton bangkai ikan ditemukan mati mengambang dari Sungai Xiria hingga perairan Teluk Volos serta menyelimuti pelabuhan wisata yang populer di kota tersebut. Foto: REUTERS/Alexandros Avramidis
Bangkai-bangkai yang mengapung tersebut menciptakan lapisan perak di seluruh pelabuhan dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Kondisi ini pun dikhawatirkan menganggu pariwisata di dekat pelabuhan. Foto: REUTERS/Alexandros Avramidis
Pihak berwenang pun berjibaku mengangkut ratusan bangkai ikan tersebut sebelum bau busuk semakin menyebar ke restoran-restoran hingga hotel yang menjadi daya tarik wisatawan. Foto: REUTERS/Alexandros Avramidis
Advertisement
Pada Rabu (28/8), kapal pukat menyeret jaring untuk mengumpulkan ikan yang kemudian dibuang ke bak truk. Menurut pihak berwenang, lebih dari 40 ton telah dikumpulkan dalam 24 jam terakhir. Demikian dilaporkan Reuters (28/8). Foto: REUTERS/Alexandros Avramidis
Wali Kota Volos, Achilleas Beos, mengatakan baunya tak tertahankan. Dalam konferensi pers pada Rabu, dia menyalahkan pemerintah karena tidak menangani masalah tersebut sebelum mencapai kotanya. Foto: REUTERS/Alexandros Avramidis
Achilleas Beos juga mengatakan bahwa ikan yang membusuk dapat menimbulkan bencana lingkungan bagi spesies lain di daerah tersebut. Foto: REUTERS/Alexandros Avramidis
Advertisement
Ahl mengungkapkan, matinya berton-ton ikan ini diduga disebabkan oleh banjir besar tahun lalu. Ikan-ikan itu tersapu dari sungai dan danau hingga ke lautan. Foto: REUTERS/Alexandros Avramidis
Mereka kemungkinan langsung mati ketika menyentuh air asin.
Pekerja menggunakan ekskavator saat mengangkut ribuan bangkai ikan yang menyelimuti pelabuhan wisata di Kota Volos, Yunani, pada 28 Agustus 2024. Foto: REUTERS/Alexandros Avramidis
Advertisement